Connect with us

Empat Lawang

KPK Akan Berkunjung ke Empat Lawang

Published

on

M Daud

REL, Empat Lawang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) kabarnya oktober mendatang akan berkunjung ke Empat Lawang,

kedatangan KPK ini dalam agenda positif yakni monitoring evaluasi (Monev) realisasi aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi (Renaksi) sampai triwulan tiga tahun 2019.

Hal itu diungkapkan Inspektur Inspektorat Empat Lawang, M Daud didampingi Auditor, Darwin saat ditemui di Kantor Inspektorat, Rabu (11/9).

“Aksi KPK ini merupakan program nasional. Rencananya oktober ini giliran Empat Lawang di datangi KPK. Tapi untuk tanggal pastinya belum kita ketahui, masih flexibel menyesuaikan jadwal mereka (KPK),” ujarnya.

Dijelaskannya, KPK nanti akan mengecek sejauh mana tindak lanjut Kegiatan Aksi KPK di Empat Lawang sesuai memorandum of understanding (MoU) yang telah ditandatangani Bupati dan KPK. serta implementasi aksi dilapangan MoU kepala OPD dan Bupati.

“KPK menginstruksikan seluruh Pemda Seindonesia merencanakan aksi pencegahan korupsi. Bentuknya dengan meminta komitmen kepala daerah dan OPD untuk mencegah sedini mungkin terjadinya praktek praktek nakal korupsi,” jelasnya.

Inspektur menyebutkan, ada delapan area yang yang ditetapkan KPK menjadi area pencegahan korupsi. Diantaranya yakni wilayah pengadaan barang dan jasa, manajemen aset daerah, tatakelola dana desa, perencanaan dan penganggaran, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilutas APIP, manajemen ASN, dan optimalisasi pendapatan daerah.

Beradasarkan area yang sudah ditetapkan KPK tersebut, Daud menuturkan, ada delapan Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi percontohan untuk pelaksanaan aksi KPK itu.

Diantaranya, OPD BPKAD, BPPRD, BPPD, DPMPTSP, DPMDP3A, BKPSDM, INSPEKTORAT dan Bagian Unit Layanan Pengadaan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa.

“Pihak kami akan terlebih daluhu nanti melakukan Monev ke OPD yang jadi percontohan. Sehingga saat dilakukan monev oleh KPK, OPD memang sudah benar benar siap,” pungkasnya. (Mg23)

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Trending