Connect with us

Empat Lawang

Kondisi Jembatan Air Viaduck Banyak Lobang

Published

on

REL, Saling – Kondisi jembatan Air Viaduck yang berada di Desa Suka Kaye Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang sangat memprihatinkan. Jembatan yang dibuat oleh Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumsel ini sudah rusak dan berlobang, kondisi diperparah mengingat intensitas hujan sejak beberapa hari terakhir cukup tinggi. Akibatnya, jalan yang berlobang tersebut digenangi air.

Pantauan di lokasi, Senin (12/3), kendaraan baik motor dan mobil dari arah Lahat menunju Lubuklinggau  kadang engan melewati jembatan tersebut, kendaraan malah memilih jembatan disebelahnya karena kondisi jembatan disamping cukup baik.

Jun (36), warga Saling, yang serin melintas mengungkap, kerusakan jembatan sudah terbilang lama. “Kalau rusak sudah lama mungkin sudah berbulan-bulan,” akunya

Dikatakan Jun, memang sejak jembatan itu rusak dan berlobang, kendaraan malah lebih memilih lewat jembatan disebelahnya. “Saya sering melihat sejumlah mobil  malah lewat jembatan satunya, karena kalau lewat jembatan yang rusak itu mereka harus ekstra hati-hati,” akunya

Senada diunkap Madi, warga lainnya, kiranya pihak pemerintah ataupun terkait dapat mengecek dan memperbaiki jembatan yang rusak ini. “Khwatir kalau malah hari, kondisi gelap sedangkan lampu jalan tidak ada, takut nanti ada hal-hal yang tidak diinginkan. Mestinya pihak pemerintah harus memperbaiki jembatan ini,” sarannya

Sementara, Pihak PUPR Kabupaten Empat Lawang, hinga berita ini dimuat belum bisa dikonfirmasi.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang, Darli, menyebut, kendati jembatan tersebut bukan milik daerah, sejatinya dinas terkait harus proaktif melaporkan ke pihak provinsi. “Baik itu jembatan, jalan, dan infrasturktur lainnya. Minimal dinas terkait harus memberika laporan sehingga ada tindak lanjut dari pihak provinsi,” tukasnya (13)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending