Connect with us

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Bisnis

Objek Wisata Bukit Batu Butuh Perhatian Pemerintah

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Kadis pariwisata dan masyarakat berpose bersama di pintu masuk destinasi wisata Bukit Batu desa Kota Gading

Dinas pariwisata (Dispar) Kabupaten Empat Lawang meninjau lokasi destinasi wisata bukit batu di Desa Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.Rabu (16/12).

 

>>PADRI SATIAWAN<<<

 

REL,Empat Lawang – Kurang lebih 80 meter dari jalan dan pemukiman warga objek wisata bukit batu itu berada dengan jarak tempuh 5 menit perjalanan kaki.

Namun,saat ini objek wisata alam tersebut belum mempunyai akses jalan yang saat ini masih berupa tanah.

Komar (47) salah satu warga desa Kota Gading berharap agar destinasi wisata yang berada didesanya bisa dikembangkan dan bisa menjadi PAD desa.

“Di buatkan akses jalan menuju lokasi yang saat ini masih berupa tanah dan di buatkan tempat tempat santai agar pengunjung bisa menikmati pesona alam dengan santai,”Harapnya.

Masih dikatakan komar,mewakili warga desa kota gading mengatakan kalau tempat tersebut memang ada harga jualnya bisa menjadi PAD dan memajukan desa diharapkan bantuan dari pihak pihak terkait.

Ditempat yang sama Pj.Kepala Desa (Kades) Kota Gading Rita mengatakan objek wisata alam didesanya itu berupa bebatuan yang besar besar dan terdapat juga air terjun yang terbentuk oleh alam itu sendiri.

“Kalau bebatuan itu terbentuk oleh proses alamiah bukan dibentuk oleh campur tangan manusia,dan ia berharap kepada pemerintah agar memberikan bantuan untuk mengembangkan wisata tersebut dan bisa mengelolanya,”Ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar ) Empat Lawang Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan objek wisata di desa Kota Gading ini adalah destinasi wisata baru yang dikenal dengan sebutan wisata Bukit Batu,

“Ini baru dilaporkan masyarakar dan kepala desa bahwa di desa kota gading ada salah satu wisata yang unik dan sehat,”Katanya.

Dijelaskannya lebih lanjut,keunikan destinasi wisata bukit batu ini dipenuhi batu batu besar yang bentuk betul asli dan alami tanpa campur tangan dalam pengaturannya.

“Dan disini juga sehat karena masih alami dan juga dipenuhi pohon yang begitu alami dan juga di ikuti suasana yang begitu alami,”Jelasnya

Untuk kedepannya Sambung Nawawi,mungkin akan ikut membantu dalam menata destinasi wisata ini dan juga ikut memasarkan.

“Mudah mudahan kedepannya akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Empat Lawang,”Tukasnya.(*).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Dibuka Pemesanan Tiket Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru

Published

on

FOTO : RATI/REL CAPTION : Kepala Stasiun Tebing Tinggi, Septo.

Dibuka Pemesanan Tiket Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru

 

REL, EMPAT LAWANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka layanan pemesanan tiket kereta api untuk periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kini, masyarakat dapat memesan tiket itu melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, dan kanal penjualan daring resmi lainnya.

Kepala Stasiun Tebing Tinggi Septo, mengimbau agar masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan menggunakan moda kereta api, pada hari libur dan cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Di wilayah kita [Divre III Palembang], KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP) sudah bisa dipesan. Pemesanan tiket sudah dapat dilakukan masyarakat secara online,” kata Septo di Tebing Tinggi, Selasa (8/12).

Ia mengatakan, masyarakat tak perlu ragu dalam menggunakan angkutan kereta api. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan (prokes) di PT KAI dilakukan secara ketat dan disiplin pada setiap waktu sejak di stasiun dan di atas kereta api, serta selama dalam perjalanan.

Menurutnya, penerapan prokes tidak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk seluruh pegawai kereta api. Mulai dari melakukan self assesment, screening test secara berkala, pengecekan suhu tubuh, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), yakni sarung tangan, masker, serta faceshield.

Ia mengungkapkan, prokes yang wajib dilaksanakan pada pengguna jasa sesuai dengan arahan dari pemerintah dengan menunjukan hasil rapid test/swab/pcr menggunakan masker, faceshield, mencuci tangan sebelum masuk stasiun.

“Saat ini, fasilitas cuci tangan ditambah di area yang mudah dijangkau serta penyediaan handsanitaizer,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, untuk penerapan jaga jarak fisik, KAI memasang petunjuk jaga jarak di tempat-tempat yang memungkinkan terjadi antrean, mulai dari di depan loket, gate masuk, ataupun boarding.

“Konsistensi KAI dalam menerapkan prokes di lingkungan kereta api telah diakui. Ini dibuktikan dengan didapatkannya Safe Guard Label SIBV yang sudah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, WHO (World Health Organization), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ungkap septo.

Pada masa pandemi, sambung dia, pihaknya berkomitmen menjual tiket KA hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 14 Tahun 2020 pada 8 Juni 2020 lalu.

Ia menambahkan, sebagai upaya peningkatan pelayanan dalam menerapkan prokes, KAI Divre III Palembang menyediakan layanan rapid test dengan harga terjangkau sebesar Rp85.000/Orang.

“Layanan itu (rapid test) tersedia di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan Lubuk Linggau. Kalau dilakukan di stasiun, masyarakat diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean dan terburu-buru pada hari keberangkatan,” ucapnya (Mg24).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Dispar Bagikan 1500 Buah Masker Kepada Pelaku Usaha

Published

on

Foto : Pariwisata for REL Caption : Dinas pariwisata membagikan masker kepada sejumlah pelaku wisata dan pelaku usaha ekonomi kraatif di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Guna memutuskan penyebaran wabah covid-19 di era tantanan kebiasaan hidup baru (New Normal Life),

Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Empat Lawang membagikan masker secara gratis kepada pelaku wisata dan pelaku usaha Ekonomi kreatif di Kabupaten Empat Lawang

Pembagian masker dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan (Prokes),dengan menjaga jarak antara satu sama lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan,pembagikan masker ini ,bantuan dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif bagi pelaku wisata dan usaha ekonomi kreatif yang mendukung usaha kepariwisataan di kabupaten Empat Lawang.

“Ada sebanyak 1500 buah masker yang dibagikan secara gratis kepada pelaku wisata dan pelaku usaha ekonomi kreatif di Empat Lawang,”Ujarnya.Selasa (21/7)

Dan hari ini lanjutnya ,pembagian masker dibagikan secara keliling oleh staf pariwisata yang pembagiannya menyebar di bumi saling kruani sangi krawati.

“Terkhusus bagi pengelola pariwisata, usaha ekonomi kreatif dan pendukungnya,”Ucapnya.

Pembagian masker ini Sambungnya bertujuan, untuk mengantisipasi dan memutuskan penyebaran wabah covid-19,khususnya di kabupaten Empat Lawang serta memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk tetap memakai masker di era new normal life.Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending