Connect with us

Empat Lawang

Puskesmas Bantah Menutupi Penyakit Azzam

Published

on

Wahid Kepala Puskesmas Pendopo Barat

#Kami sudah berikan bantuan berupa roti dan susu

 

REL, Empat Lawang – Kepala Puskesmas Pendopo Barat, Wahid, pada hari Rabu (22/1/2020) melakukan klarifikasi ke kantor Surat Kabar Rakyat Empat Lawang (REL) mengenai issue ketidakpedulian Puskesmas Pendopo Barat terhadap seorang anak kecil bernama Azzam yang menderita anemia, gizi buruk, dan hydrosefalus.

Wahid mengatakan bahwa ia baru 7 bulan menjabat sebagai Kepala Puskesmas Pendopo Barat. Ia mengaku baru mengetahui perihal penyakit yang diderita Azzam. Lalu ia langsung mengunjungi rumah orangtua pasien.

Setelah itu, segera menghubungi Kepala Puskesmas sebelumnya bernama Dian untuk mengkonfirmasi perihal issue yang sudah beredar.

“Saya konfirmasi ke ibu Dian dan katanya perihal penyakit Azzam ini sudah diketahui sejak lama. Pasien sudah dirawat di RS Tebing Tinggi dan dibawa ke RS palembang. Dan berdasarkan keterangan dari staf saya bahwa pihak Puskesmas juga sudah berempati memberikan makanan seperti roti dan susu. Kalau untuk perhatian yang berupa bantuan uang, ya kita juga Puskeskmas kecil, jadi belum bisa bantu. Kalau untuk pengajuan bantuan yang lebih besar mungkin bisa ke Kades atau yang lainnya” ujar Wahid.

Serta Wahid juga membantah issue pihak Puskesmas yang sengaja menutupi perihal penyakit Azzam dari awak media.

“Tidak benar kalau kami menutupi ini dari media dan bersikap tidak peduli kepada Azzam. Kalau kami tidak peduli, mana mungkin kami turun langsung untuk memberikan makanan,” bela Wahid.

Ke depannya, pihak Puskesmas Pendopo Barat akan rutin berkunjung untuk memonitor perkembangan kesehatan Azzam.

“Nanti dibuat list kunjungan, monitor perkembangan dia seminggu sekali (kontrol), sekalian pemberian stok makanan tambahan yang dibutuhkan,” ujarnya. (Mg15)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending