Connect with us

Kabar Sumsel

Kepala Daerah Terpilih Siap Jalankan Amanah

Published

on

GLADI : Suasana gladi resik pelantikan tujuh kepala daerah terpilih di Sumsel, yang dilakukan di gedung PSCC jelang pelantikan besok, Senin (17/9)

REL, Palembang – Sebanyak tujuh kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak 27 Juli lalu, akan mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kepala Daerah, yang berlangsung di Palembang Sport Convention Center (PSCC) pada Selasa (18/9).

Seluruh kepala daerah terpilih ini mengaku sudah siap, bahkan ada yang menganggap pengambilan sumpah tidak lagi menjadi hal yang baru, tetapi sudah menjadi hal yang biasa saja, karena dari ke tujuh Kepala Daerah terpilih itu, ada beberapa yang memang sudah pernah disumpah sebagai Kepala Daerah.

Memaknai pelantikan tersebut, menurut Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, bahwa saat ini bukan pelantikan saja yang dipikirkan karena dirinya sudah tiga kali dilantik dan pengambilan sumpah serupa, tetapi yang lebih penting adalah rasa tanggung jawab serta apa yang diamanahkan masyarakat.

“Sekarang ini yang dipikirkan itu lebih ke masyarakat apalagi sudah dua periode terobosan baru yang ditunggu masyarakat serta mau dibawa kemana Kota Lubuklinggau ke depan. Karena sudah dua periode, biasa saja balik lagi ke tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom masyarakat,” katanya di sela-sela gladi resik yang dilakukan di gedung PSCC jelang pelantikan, Senin (17/9).

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pelantikan yang akan dilakukannya dianggap biasa-biasa saja, karena sebelumnya juga pernah pengambilan sumpah serupa pada periode sebelumnya.

“Ya, biasa saja, yang penting itu melaksanakan tugas serta menjalankan amanah yang diberikan kepada kami untuk memimpin Palembang lima tahun kedepan,” ujar Harnojoyo.

Harnojoyo menjelaskan, habis di lantik besok dirinya akan langsung bekerja memberikan pelayanan ke pada masyarakat yang sebelumnya tertunda selama pilkada. Selain itu juga, akan membuat perwali setiap SKPD yang ada itu agar menjalankan program subuh berjamaah, serta kegiatan gotong royong akan terus digalangkan.

“Jadi sebagai walikota dan wakil walikota itu menjadi pengayom masyarakat dengan baik, tentunya setelah dilantik ini akan kembali bekerja lagi,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan, walikota Prabumulih, Ridho Yahya pelantikan besok biasa saja, karena sebelumnya kita sudah pernah dilantik dan pengambilan sumpah serupa pada periode sebelumnya.

“Yang dipikirkan itu bukan pelantikan besok saja tetapi sebenernya pelayanan masyarakat yang harus difokuskan atau dinormalkan, pasca pilkada lalu. Karena menurut saya menjadi kepala daerah ini sebagai pelayan masyarakat yang melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Ketujuh pasang pemenang pilkada serentak yang akan dilatik itu, sedikitnya ada tiga kepala daerah yang menjabat dua periode yakni, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda (Walikota dan wakil Walikota Palembang), Prana Putra Sohe – Sulaiman Kohar (Kota Lubuk Linggau), Ridho Yahya dan Andriansyah Fikri (Kota Prabumulih).

Kemudian Walikota/wakil Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli (AlFad). Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim, Ahmad Yani/Ishak Juarsah. Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin, Askolani/Slamet. Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang, Joncik Muhamad/Yulius Maulana.(*)

Empat Lawang

RSUD Jadi Klaster Baru Corona

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Sebelumnya kasus positif corona di Empat Lawang berjumlah 8 orang dan 7 diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

Namun,terhitung mulai tanggal (31 /8/2020 ) kasus positif corona bertambah satu orang ,

Penambahan satu kasus dari kluster RSUD. yang berinisial CDJ seorang perempuan ( 23 ) salah satu tenaga kesehatan RSUD, warga Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi.

Dari informasi yang didapat pasien 09 yang sebelumnya berstatus suspek dan setelah dilakukan swab 2 kali yang mana swab pertama negatif dan swab kedua positif dan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri sejak timbul gejala.

“Pasien 09 itu salah satu perawat bangsal (Perawat ruangan ) Honorer di RSUD Empat Lawang dan yang bersangkutan sudah melakukan swab,
swab dilakukan pada tanggal 24 dan 26 agustus kemarin,”Kata Jubir Gugus tugas Covid-19 dr.Arga Sena Setiawan.Senin (31/8).

Masih dikatakan Arga,pasien 09 itu mempunyai riwayat perjalanan ke luar kota.

“Riwayat pasien 09 pernah berpergian ke palembang,namun saat ini masih dalam proses tracking yang kontak erat dengan pasien,”Jelasnya.

Sementara dirut RSUD Empat Lawang dr.Devi Andriyanti saat dikompirmasi melalui via pesan singkat whatsapp terkait dominan positif covid-19 banyak dari pegawai RSUD,tidak merespon pertanyaan dari awak media melainkan whatsapp awak media yang ingin kompirmasi tersebut diblokir oleh direktur RSUD.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gempa Bumi Goncang Bengkulu,Empat Lawang Juga Rasakan Gocangannya

Published

on

Caption : Peta titik koordinat gempa bumi

REL,Empat Lawang – Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 magnitudo menggoncang Provinsi Bengkulu juga dirasakan oleh masyarakat Empat Lawang.

Gempa Bumi yang terjadi dua kali itu terjadi pada pukul 05 : 23 wib dan 05 : 29 wib,bukan hanya provinsi bengkulu yang merasakan namun provinsi Sumsel dan kabupaten kabupaten tetangga juga ikut merasakan goncangan itu.

“Subuh tadi,badan teraso bergoyang waktu jingok lampu,lampu jugo begerak,gempa pertamo dak terlalu teraso tapi gempa yang keduo yang teraso nian,”Kata Meli Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Sedangkan Ririn warga Bengkulu saat di dihubungi melalui pesan singkat whatsapp mengatakan ditempatnya yang paling kuat gonyangan.

“Kuat disini goncangannya,dua kali sampai sampai terbangun dari tidur,kalau ada gempa siap siap kami keluar rumah,”Jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengatakan menurut dari situs www.bmkg.go.id (BMKG) Kejadian hari Rabu, 19 Agustus 2020 pukul 05.23.56 WIB dan pukul 05.29.35 WIB wilayah Bengkulu diguncang gempa tektonik.

Dengan Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.9 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.6 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 24 km.

Sedangkan gempa bumi kedua memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.8 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.7 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 km.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,”Kata Kuswinarto.

Namun demikian,kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Reskrimum Polda Sumsel Datangi PUPR Empat Lawang,Hanya Berkunjung dengan Kerabat

Published

on

Caption : Suarno Reskrimum Polda Sumsel saat di wawancarai sejumlah awak media di depan Kantor PUPR Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang kedatangan tamu dari Reskrimum Polda Sumsel.

Dari pantauan dilapangan,kedatangan anggota Rekrimum Polda tersebut diketahui berjumlah empat orang (Laki laki ) dan belum diketahui tujuan maksud kedatangannya.

Sebab disaat awak media ingin mengambil gambar,pintu ruangan Kabid Sumber daya air tempat bertemunya anggota Reskrimum polda bersama pegawai PUPR dikunci dan dilarang untuk mengambil gambar.

Entah apa yang menjadi pembahasan mereka sehingga pintu ruangan itu pun dikunci dan di jaga oleh pegawai PUPR dan mengatakan kepada awak media yang sedang mengambil gambar untuk tidak mefoto “Jangan di Poto,tidak boleh di poto”kata salah satu pegawai yang ada di dalam ruangan tersebut.

Setelah berjelang beberapa menit kemudian rombongan Reskrimum Polda keluar dan pintu utama kantor PUPR pun dikunci sehingga awak media tidak dapat masuk.

Pada saat anggota Reskrimum Polda dimintai keterangan oleh sejumlah awak media ,ia pun mengatakan kunjungannya itu hanya sekedar mengunjungi kerabatnya.

“Tujuan saya mau ke lubuk linggau dan saya mampir kesini untuk mengunjungi kerabat saya (Sekretaris PUPR) ,tidak ada untuk memeriksa karena saya bukan Tipidkor,saya Reskrimum tidak ada kaitannya dengan Tipidkor,”Kata Suarno yang mengaku dari Reskrimum Polda Sumsel.Rabu (5/8).

Sementara sejumlah awak media yang ingin mengkompirmasi ke Dinas PUPR terkait kedatangan dari Reskrimum Polda, tidak ada satu pun yang mau dikompirmasi seakan akan menghindar dari awak media,sampai berita ini masuk dapur redaksi pihak PUPR Empat Lawang tidak dapat dikompirmasi

Diketahui belakangan ini kepala PUPR Empat Lawang (SR) sedang dalam penyidikan oleh kejati Sumsel terkait fee proyek.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending