oleh

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan

 

 

REL,Empat Lawang – Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan disambut baik oleh masyarakat Empat Lawang.

Seperti halnya Taswin warga Desa Canggu Kecamatan Talang Padang, mengatakan dirinya merupakan peserta mandiri BPJS Kesehatan yang awal kelas 2 , namun sekarang menjadi peserta kelas 3 karena iuran yang mengalami kenaikan 100 persen pada awal Januari 2020.

“Alhamdulillah, kalau memang benar iuran BPJS sekarang sudah turun kembali normal,”kata Taswin , selasa (10/3)

Dikatakan Taslim , dirinya sejak iuran naik terpaksa mengeluarkan dana Rp.300 ribu lebih setiap bulannya sedangkan mata pencarian hanya petani Kopi.

Senada, Ujang Warga Tebing Tinggi juga mengaku senang karena uang iuran bisa di alih fungsikan untuk menambah memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Sudah seharusnya pemerintah itu mengutamakan kepentingan rakyat, kalau apa – apa mahal kasian kami rakyat kecil, untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari saja susah apalagi untuk membayar iuran yang mahal,”katanya.

Sementara, Kepala BPJS Empat Lawang Jery Ardhan, mengaku dirinya belum bisa berbicara banyak karena belum menerima salinan keputusan resmi pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan.

Dirinya menghimbau agar masyarakat tidak khawatir apalagi sampai panik karena telah membayar lebih selama tiga bulan terakhir, karena kalau memang benar nantinya iuran kembali normal maka uang masyarakat tersebut akan menjadi saldo .

“Uang masyarakat yang sudah di bayar tidak akan hilang jadi masyarakat di harapkan tetap tenang ,sebab kemungkinan besar kelebihan bayar itu akan otomatis menjadi saldo,”katanya.(Mg20).

BACA JUGA