Connect with us

Empat Lawang

Kenaikan Harga Bahan Pokok Sudah Tradisi Jelang Lebaran

Published

on

PANTAU : Tim Pantau Pasar Disperindag Kabupaten Empat Lawang, saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang H-7 Idul Fitri 1439 H, baru-baru ini.

REL, Empat Lawang – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri, sudah menjadi suatu tradisi. Meski demikian, kenaikan harga menjelang Idul Fitri 1439 H/2018 M, terpantau masih wajar dan tidak terdeteksi adanya keganjilan. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Empat Lawang, Rudianto SP saat dibincangi di ruang tugasnya, Jum’at (8/6).

Dikatakannya, dari pantauan terakhir yang dilakukan tim pantau pasar Disperindag Empat Lawang baru-baru ini, dapat disimpulkan kenaikan harga masih tergolong wajar dan tidak ada indikasi adanya permainan harga yang dilakukan oknum-oknum nakal.

“Kalau sejauh ini harga kebutuhan pokok masih stabil, kalaupun ada keanikan, itu masih tergolong wajar dan masih seperti pada mekanisme pasar pada umumnya,” kata Rudi.

Seperti pada harga beras, papar Rudi, kenaikan harga hanya bekisar antara Rp1.000-Rp2.000 saja. Dan sejauh ini, stok beras di Kabupaten Empat Lawang, hingga pasca lebaran, dipastikan masih cukup. “Demikian barang-barang kebutuhan pokok lainnya, seperti telur, daging, sayur-mayur, gula, tepung terigu dan sebagainya, di Kabupaten kita masih cukup dan harganya masih stabil,” terangnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Musiraya Bungsu Mandiri, Syaiful Zuhri mengatakan, selaku pihak agen LPG di wilayah Kabupaten Empat Lawang dan sekitarnya, dia memastikan stok LPG aman menjelang atau pasca lebaran. “Stok LPG aman dan saya pastikan 7 hari menjelang lebaran dan 7 hari pasca lebaran, stok tetap aman,” katanya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hamdan mengatakan, kondisi stok pangan di Kabupaten Empat Lawang, masih aman hingga saat ini. “Kebutuhan beras di wilayah kita, itu cukup. Andai saja tidak ada beras dari luar daerah masuk ke darah kita, produksi padi kita masih tetap mampu memenuhi kebutuhan beras dalam daerah,” kata Hamdan, baru-baru ini.

Diapun memaparkan, saat ini produksi beras yang terbesar di Kabupaten Empat Lawang, ada di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) dan produksi beras di sana, kata dia, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan beras dalam daerah, namun juga kebutuhan beras di wilayah kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Kepahyang.

“Demikian juga di Kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo. Termasuk di Kecamatana Saling, produksi beras kita sudah berlebih dari kebutuhan masyarakat di daerah kita,” ujarnya

Salah seorang warga di Kecamatan Tebing Tinggi, Tina mengatakan, dia mengaku cukup hapal dengan kondisi harga kebutuhan pokok di pasaran Kabupaten Empat Lawang, menjelang lebaran seperti saat ini.

“Tiap tahun begini, kalau mau lebaran pasti ada kenaikan imbas dari tingginya permintaan atas bahan pokok itu. Biasannya, seminggu setelah lebaran pasti normal lagi, namun saya berharap jangan sampai harganya tidak terkendali, itu saja,” tandasnya. (12)

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending