Connect with us

Empat Lawang

Kejari Tingkatkan Status dari Lidik ke Sidik

Published

on

Caption : Kasi Pidsus Kejari Empat Lawang, Ahmad Sazili SH.

 

 

 

REL,Empat Lawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, meningkatkan status dugaan penyelewengan Dana Desa yang terjadi di Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, dari sebelumnya berstatus Penyelidikan (Lidik) menjadi Penyidikan (Sidik).

Kepala Kejari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Pidsus, Ahmad Sazili SH saat ditemui di ruang tugasnya mengatakan, masuknya status dugaan penyelewengan Dana Desa ini, dari Penyelidikan ke Penyidikan, karena pihaknya secara meyakinkan telah menemukan dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa, di Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, saat dilakukan penyelidikan lalu.

“Kami menemukan ada kejadian tindak pidana korupsi di Desa Sugiwaras Kecamatan Tebihg Tinggi, saat melakukan penyelidikan pada desa itu,” kata Sazili, Selasa (4/2).

Meski telah meningkatkan status dari Penyelidikan ke Penyidikan, kata Sazili, pihaknya belum menentukan tersangka atas kejadian korupsi di Desa Sugiwaras, tersebut. “Kasus itu terjadi pada dua tahun anggaran, yakni 2017 dan 2018. Kita masih mendalami siapa yang mesti bertanggungjawab pada kejadian dugaan korupsi pada dua tahun anggaran di Desa Sugiwaras tersebut,” ujar Sazili.

Diceritakan Sazili, awal bermula dilakukannya penyelidikan hingga akhirnya ditingkatkannya status kasus ini menjadi Penyidikan oleh pihaknya, berawal pelimpahan kasus dugaan korupsi dari Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) ke Kejari Empat Lawang.

“Awalnya laporan yang kita terima dari APIP, itu hanya untuk tahun anggaran 2017. Seiring berjalan waktu saat kita lakukan penyelidikan, kami juga menemukan indikasi korupsi di Dana Desa 2018, selain Dana Desa 2017, dan karena kami telah yakin ada kejadian indikasi korupsi di sana, makanya kami tingkatkatkan statusnya,” jelas dia.

Saat disinggung kerugian negara pada indikasi kasus korupsi Dana Desa tersebut, Sazili menyebut belum dapat mengetahui angka pasti. Hanya saja pihaknya menduga kerugian negara yang telah terjadi sekitar Rp 450 juta.

“Totalnya segitu, dari dua tahun anggaran terindikasi terjadi kasus pidana korupsi di desa itu,” imbuhnya.

Sazili menyebut, terkait orang yang berpotensi tersangka dalam kasus ini, bisa saja lebih dari dua orang. Namun yang pasti, pihaknya melihat terlebih dahulu perkembangan dalam proses penyidikan yang dilakukan pihaknya.

“Kita tunggu perkembangannya saja, untuk jumlah tersangka, bisa satu atau dua orang bahkan lebih, tergantung perkembangan penyidikan,” terangnya.

Sazili pun berharap, kedepan kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi Kades lain di Kabupaten Empat Lawang, agar dapat menggunakan Dana Desa dengan bijak dan dengan sebaik-baiknya, agar tidak ada lagi Kades yang tersangkut masalah hukum akibat menyalahgunakan Dana Desa.

“Kuncinya hanya satu, pelajari Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan mejalankan Undang-Undang itu dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, harus mengikuti Juklak dan Juknis penggunaan Dana Desa dengan benar, agar terhindar dari masalah hukum terkait Dana Desa,” urainya. (12).

Empat Lawang

Murni Kecelakaan,Bustari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Published

on

Caption : Korban (Bustari) saat di rumah duka.

REL,Empat Lawang – Sesosok lelaki paruh bayah ditemukan sudah tak bernyawa lagi di sungai Lubuk Lanting Desa Muara Pinang Baru Kecamatan Muara Pinang.

Diketahui indentitas Korban yakni
Bustari (68) Warga Desa Talang Baru kecamatan Muara Pinang

Dari informasi yang didapat,koronolgis hilangnya Bustari (68) sekira kurang lebih pukul 10 : 00 wib,pada saat itu korban berangkat dari rumah dengan tujuan Mengambil bambu untuk membuat bahan pembuat lemang,

Namun sampai pukul 16.00 wib Bustari masih belum pulang kerumah,

Melihat Bustari tak kunjung pulang,
Keluarga berusaha mencari koran akan tetapi korban masih juga tidak ditemukan, namun keluarga menemukan sendal dan parang korban,

Sehingga keluarga korban pulang,lalu meminta bantuan masyarakat dan pihak TNI-Polri untuk mencari korban.

Sekira pukul 20.50 Wib korban ditemukan sudah keadan meninggal dunia di Sungai Lubuk Lanting di Desa Muara Pinang Baru dan korban langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kapolsek Muara Pinang IPTU Gunawan membenarkan adanya penemuan mayat laki laki

“Ya benar ,korban Jatuh saat mengambil bambu,korban warga Desa Muara Pinang Baru,”Jelasnya Kapolsek.Sabtu (11/7).

Dari info keluarga lanjutnya Kapolsek dan barang barang di Tkp diduga korban mengalami kecelakaan.

“Menurut keterangan Keluarga,korban murni kecelakaan saat mengambil bambu dan korban akan dikebumikan besok pagi,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Ratusan Pemuda, Siswa, dan Mahasiswa Ikuti Pembukaan Jelajah Paiker

Published

on

FOTO: ANITA/REL LAPORAN : Ketua panitia, Fajri Kurniawan sedang menyampaikan laporan kegiatan, Sabtu (11/7).

REL, Empat Lawang – Ratusan Pemuda Siswa, dan Mahasiswa mengikuti acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh (Paiker) Bersama Pesona Empat Lawang di Aula Kantor Camat Kecamatan Paiker Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (11/7).

Acara pembukaan berlangsung dari jam 14.30 WIB sampai dengan selesai. Kemudian disusul dengan acara jelajah alam Curug Embun Kecamatan Paiker pada tanggal 12 Juli 2020.

Ketua Pelaksana, Fajri Kurniawan yang saat ini menjadi salah seorang mahasiswa di Universitas Bengkulu (UNIB) dalam sambutanya menyampaikan acara jelejah alam dan pertemuan pemuda diharapkan tidak hanya ada di Paiker saja, namun juga bisa dilaksanakan di Kecamatan lainnya.

“Ke depannya kami berharap pelaksanaan acara seperti ini juga bisa diadakan di Kecamatan lainnya yang ada di Empat Lawang,” kata Fajri, Sabtu (11/7).

Fajri menambahkan ada tiga pemateri yang dihadirkan dalam acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh Bersama Pesona Empat Lawang yakni Sadirman dari Dinas Pariwisata Empat Lawang, Supriyadi koordinator dari Pesona Empat Lawang, dan Jon Kenedi ketua dari Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang.

Di tempat yang sama, Camat Paiker, Noperman Subhi melalui Sekcam, Walisa mengatakan semua kegiatan pemuda pemudi ialah untuk kemajuan Empat Lawang dari bidang kesenian, pariwisata alam, dan bidang-bidang lainnya.

“Semoga acara ini berlangsung sukses dan aman,” ucap Walisa. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pasien 02 Masih Menunggu Hasil Swab

Published

on

Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Hasil swab tes ke tiga untuk pasien 02 Covid -19 Kabupaten Empat Lawang saat ini belum keluar sehingga masih diisolasi.

Jubir Covid 19 Empat Lawang Arga Sena dikonfirmasi mengatakan, untuk pasien 02 swab tes ke tiganya memang belum keluar masih menunggu hasil dari laboratorium litbangkes di Palembang.

“Iya,pasien 02 swabtes ketiganya belum keluar kita masih menunggu hasilnya,” kata Arga, Jumat (10/7).

Ia menuturkan, hingga saat ini, pasien 02 beserta empat OTG kerabatnya itu  masih diisolasi di rumah karantina jalan lingkar Kota Tebing Tinggi.

“Pasien masih diisolasi, dia akan dinyatakan sembuh setalah Dua kali Swab Negatif,” ucapnya

Juga, OTG yang dari Saling, yang kontak sama pasien asal Palembang masih menunggu hasil swab tes keduanya.

“Tanggal 8 Juli kemarin kita ambil swab tes kedua untuk empat OTG itu, kita berharap mudah – mudahan hasilnya kembali Negatif, jadi selesai pemantauan untuk mereka,” ungkapnya

Untuk diketahui, kata Arga, saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Empat Lawang ada 2 orang, 1 sudah dinyatakan sembuh. Sedang untuk PDP ada 4 orang semuanya sudah selesai dalam pengawasan.

“ODP 107 orang selesai pemantauan 107 orang, OTG 165 yang di swab 121 orang. Proses 1 kali Swab 61 orang, selesai 2 kali Swab 60 orang. Nah untuk PJ ada 4095 senuanya selesai pemantauan 4069,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending