Connect with us

Empat Lawang

Kejari Empat Lawang Didemo LSM

Published

on

DEMO : Personil Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam NGO Revolutioner Kabupaten Empat Lawang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam NGO Revolutioner Kabupaten Empat Lawang, Selasa (1/10).

REL, Empat Lawang – Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam NGO Revolutioner Kabupaten Empat Lawang, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam NGO Revolutioner Kabupaten Empat Lawang

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan bermacam tuntutan, para pendemo ini juga menyampaikan aspirasi mereka itu dengan cara berorasi.
Pantauan, puluhan anggota Polisi dari Polsek Tebing Tinggi dan Polres Empat Lawang berjaga mengawal aksi di Halaman Kejari Empat Lawang. Kedatangan massa tersebut menyampaikan tuntutan sekaligus menyerahkan berkas.

Dadang Batra Sunda selaku penanggung jawab aksi menyampaikan, ada beberapa item dugaan korupsi proyek irigasi diantaranya belanja modal pengadaan peningkatan jaringan irigasi di Air Betung Kecil Kecamatan Ulu Musi dengan pagu Anggaran sekitar Rp4 Miliar.

“Kami selaku penanggung jawab LSM NGO Revolutioner meminta usut tuntas indikasi dugaan korupsi proyek irigasi di Empat Lawang,” ujarnya saat menyampaikan orasinya di depan Kantor Kejari Empat Lawang, Selasa (1/10).

Tidak hanya itu, belanja modal kontruksi peningkatan jaringan irigasi di Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang tahun anggaran 2018 dengan pagu di angka Rp3,8 Miliar dan belanja modal kontruksi peningkatan irigasi di Air Betung Besar di Desa Galang Kecamatan Ulu Musi dengan pagu Rp3,8 Miliar.

“Kami juga meminta agar Kejari Empat Lawang menuntaskan kasus korupsi dana BTT APBD Empat Lawang Tahun 2013, mengingat pada tahun 2015 sudah ada proses penyidikan dan penggeledahan bahkan kejaksaan sendiri sudha menyebut inisial namun sampai sekarang belum ada perkembangan dan kelanjutannya,” jelasnya.

Masih dijelaskan Dadang irigasi Betung Besar yang menelan dana Rp3,8 Miliar berdasarkan investigasi hanya 600 meter bahkan jembatan Air sudah roboh dan tidak direhab dan akhirnya warga secara swadaya membangun jembatan air darurat.

“Irigasi di Lubuk Buntak, Pembangunan peningkatan, dari segi pembangunan sudah bermasalah. Indikasi sudah kami kemas dalam bentuk laporan. Selain itu juga dana BOS yang jadi perhatian. Agar transparansi penggunaan dana BOS. Kami sangat mendorong pemberantasan korupsi,” ungkapnya.

Di tempat sama, Yamin mewakili masyarakat Kecamatan Ulu Musi, menyampaikan bahwa irigasi Betung besar dampaknya ke pangan, air bersih, sehingga mengalami krisis.

“Kami masyarakat sangat dirugikan, siring tersebut tidak berfungsi sama sekali, Kami mohon pedulilah dengan nasib kami, permintaan kami mohon di-clear-kan agar proyek tersebut bisa berfungsi kembali. Sebab tidak ada bedanya debit air sebelum ada proyek tersebut bahkan airnya sendiri tidak mengalir sama sekali,” jelasnya.
Menanggapi aksi damai tersebut, Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH mengatakan, terkait kasus BTT atau bantuan tidak terduga yang dipertanyakan, kasus tersebut terjadi pada 2013 silam. Saat itu dirinya belumenjabat Kajari Empat Lawang.

Namun demikian, pihaknya mengaku perlu menjelaskan bahwa dalam penangganan perkara, Kejaksaan tidak bisa berdiri sendiri, karena tetap merlukan ahli untuk menghitung kerugian negara dari kasus tersebut.

“Dalam hal ini kita memerlukan hasil pemeriksaan dari BPKP untuk menentukan kerugian negara pada kasus itu,” akunya.

Karena tidak berhasil mendapatkan bukti kerugian negara itu dari BPKP, sementara kasus ini sudah terlalu lama dan butuh kepastian hukum yang salah satunya berkaitan dengan hak azazi manusia, kasus ini akhirnya di-SP3-kan, namun tetap dengan catatan, apa bila ada ditemukan bukti baru kasus ini akan kembali akan dijalankan proses hukumnya kembali.

“Meski di-SP3-kan, di bawah permukaan kami terus melakukan pengusutan, hingga sampai ada bukti baru kami akan buka kembali kasus ini,” tegasnya. (12)

Empat Lawang

Mobil Box Dimodifikasi,Angkut 748 Ganja Kering

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption: Kapolres Memperlihatkan Bungkusan Ganja Kering yang telah dikemas.

REL,Empat Lawang – Kurang lebih 748 kilogram narkoba jenis Ganja Kering (Golongan I) yang diselundupkan dalam Mobil Box yang bernopol B 9877 FCK yang telah dimodifikasi berhasil diamankan satuan polres Empat Lawang sekitar pukul 13 : 00 wib disimpang tiga Talang Gunung Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (28/09/2020).

Ratusan paket ganja kering tersebut telah dikemas rapi dan disusun didalam mobil yang sudah dimodifikasi dan dibelakangnya ada tumpukan karung yang berisi kunyit ,gabah dan buah lemon,namun usaha tersebut sia sia.

Berdasarkan keterangan dari tersangka Denny Febrianto (37) warga Semarang Mengaku kalau dirinya hanya mengantarkan barang seseorang ke kota Lampung, tepatnya di kota Bumi. Tersangka dibayar sebesar Rp 8 juta.

“Saya disuruh oleh sesorang bernama Haji dari Banda Aceh ke semarang setelah sampai diKota Bumi saya disuruh telpon lagi Pak Haji itu,”Lanjut Denny ( Tersangka ).

Mengaku bahwa dirinya tidak tahu kalau isi kendaraan tersebut adalah ganja.

“Saya cuman diberitahu kalau isi kendaraan yang akan dikirim itu,jenis tanaman kunyit,jeruk dan Gabah,”Kata tersangka.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu SIK mengatakan penangkapan kurir ganja ini berdasarkan informasi akan lewat satu buah truk dengan membawa ganja.

Setelah tiga hari dilakukan penyelidikan truk dengan nomor Polisi B 9877 FCK lewat dari Aceh melintas di kawasan Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang

Saat di stop tim Casper Sat Narkoba Polres Empat Lawang, kondisi bak truk sudah dimodifikasi dengan disekat – sekat.

“Didalam bak truk tertutup itu mengangkut belasan karung kunyit, jeruk lemon, dedak padi, dan 748 Kilo gram ganja sudah di pak rapi dengan di taburi serbuk kopi di sekitar tumpukan ganja didalam truk yang disekat untuk mengelabui agar tidak terendus,”Jelas Kapolres.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gagal Jambret ,Pelaku Nyaris Dimassa

Published

on

Caption : Kedua pelaku saat diamankan di mapolsek Ulu Musi

REL,Empat Lawang – Berta (19) bin Lailit dan Okinawa (18) bin Sesik warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang pelaku jambret nyaris dihakimi massa.

dari informasi yang didapat,pada hari minggu, 27 september 2020, sekira jam 14.30 Wib kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor metic, pelaku mengiringi korban yang mengendarai sepeda motor dari Desa Lingge sampai ke Desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat

Selanjutnya tersangka atas nama Oki langsung menarik Handphone milik Korban yang sedang di pegang,namun pelaku tidak berhasil mengambil Handphone korban sehingga kedua pelaku dan korban terjatuh

Setelah terjatuh,kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam,Namun pelaku langsung dihadang masa dan diamankan di rumah kepala Desa, namun kendaraan yang digunakan pelaku dibakar massa.

” Kalo pastinyo nian kaka idak nanyo tadi Tapi kakak dengar wong tadi,korban nyo lidia 35 tahun cewek warga Desa Tangga Rasa,dio di jamret di sekitaran pendopo pelaku langsung belari ke arah kecamatan sikap dalam terus korban menghubungi keluarga kalau dia dijambret kalo ado motor
Seperti ini tolong di hadang,”Kata Zulfikar Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Sikap Dalam,Minggu (27/9)

Lanjut Zulfikar ,berselang Selang waktu kurang lebih 15 menit pelaku lewat, dengan sigap masyarakat tangga rasa sudah siap menghadang pelaku.

“Pelaku 2 orang ,warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang,”Ungkapnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim Polres Empat Lawang AKP.Murshal membenarkan pelaku jambret sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang.

“Pelaku menjambret handphone warga Desa Tangga Rasa namun gagal dan kedua Pelaku sudah kita amankan di Mapores Empat Lawang,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kemenag Doa Bersama,Kesembuhan Menag

Published

on

Caption : Tampak suasana Dzikir dan Doa bersama kemenag Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Menteri agama indonesia,positif terpapar wabah covid -19.

Maka dari itu Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Empat Lawang bersama jemaah menggelar dzikir dan doa bersama,dimusholah al madani kemenag Empat Lawang.Selasa (22/9).

Dzikir dan Doa bersama ini di tujukan untuk kesembuhan menteri agama yang terpapar wabah covid-19.

“Doa bersama untuk kesembuhan menteri agama dari covid yang dilanjutkan dengan membaca yasin dan dzikir,”Kata H Muhammad Makki S. Ag, M. Pd. I Kakankemenag Empat Lawang.Kamis (24/9).

Dzikir dan doa bersama langsung di kordninatori oleh Kasubag T.U H.M Syaifullah M.M dilanjutkan dengan pembacaan surah yasin dan dzikir serta dilanjutkan dengan doa bersama

Dengan harapan,digelarnya dzikir dan doa bersama ini ,bisa memberikan kekuatan ilahi untuk kesembuhan kepada menteri agama.

“Semoga beliau diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi semua ujian ini,dan beliau segera sembuh dari wabah covid-19,”Ucapnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending