Connect with us

Empat Lawang

Kebutuhan Merantau, Muda Mudi ‘Geruduk’ Kantor Disdukcapil

Published

on

PADAT : Suasana masyarakat yang hendak membuat e-KTP juga sebagian ada  pula yang hendak mengambilnya pasca perekaman.

REL, Empat Lawang – Meskipun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Empat Lawang sudah selesai, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Empat Lawang, tetap ramai didatangi warga.

Pemandangan seperti ini jelas menandakan bahwa masih banyaknya masyarakat Kabupaten Empat Lawang belum memiliki atau mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektrik (e-KTP) sebagai tanda identitas diri secara resmi warga negara Indonesia.

Dari pantauan wartawan REL saat berada dikantor Disdukcapil Empat Lawang, Senin (2/7), mayoritas warga yang mendatangi kantor tersebut, para pemuda pemudi yang notabennya baru lulus SMA, dan adapun juga sebagian merupakan warga hendak menanyakakan e-KTP miliknya dengan cara membawa surat keterangan dari Disdukcapil sebelumnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Disdukcapil Peterson Okky Bial melalui Kabis Siak Iskandar, ketika dibincangi pewarta mengenai hal tersebut.

“Iya, sampai sekarang ini masih ramai yang mau bikin e-KTP walaupun sudah selesai Pilkada, rata-rata yang datang para remaja baru lulus sekolah menengah atas kemarin,” imbuhnya.

Ada juga sebelumnya, sambung Iskandar, yang sudah melalukan perekaman e-KTP sebelum Pilkada yang kemarin dan baru mendapatkan Surat Keterangan (Suket) dari Kantor Disdukcapil Empat Lawang.

“Mereka ini sudah melakukan perekaman sebelum Pilkada tadi dan sudah mendapatkan Suket. Nah, sekarang kita cetakan KTP aslinya yang sudah ada datanya,” ungakapnya

Dirinya menjelaskan lebih jauh, para warga yang hendak laukukan proses perekaman ini sudah menurun dan tidak seramai sebelum Pilkada kemarin,” Sudah menurun kalau yang merekam, sekarang mereka ini mengambil KTP nya yang asli,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, sehari waraga yang mencetak e-KTP tersebut lebih kurang seratus orang, namun kadangkala terpaut dengan adanya signal dari jaringan juga. Oleh sebab itu jikalau jaringannya terganggu maka e-KTP tersebut tidak bisa dicetak. “Kurang lebih ada 100 orang yang datang per harinya, dan kita juga sangat berharap dengan signal dari jaringan,” terangnya

Mereka (pemuda/i, red) sangat membutuhkan sekali kepemilikan KTP ini, pasalnya hendak keluar (merantau, red) daerah Empat Lawang ini dan jelas sekali memerlukan kartu identitas diri. “Ada yang mau cari kerja di daerah lain, ada juga yang mau melanjutkan kuliah diperguruan tinggi,” tukasnya.(Mg14).

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Trending