Connect with us

Kabar Sumsel

Kawasan Jalan Beringin Janggut Bakal Disulap

Published

on

RESMIKAN : Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meresmikan Toko Jaya Raya Solution 2 yang berlokasi di Jalan. Beringin Janggut Palembang, Selasa (15/1).

REL, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru  berkeinginan melakukan penataan dikawasan  Jalan   Beringin Janggut 17 Ilir Palembang menjadi  pasar kembaran China Town di Kuala Lumpur Malaysia. Hal tersebut diungkapkannya ketika meresmikan Toko Jaya Raya Solution 2  yang berlokasi di Jalan. Beringin Janggut Palembang, Selasa  (15/1).

Untuk melakukan  penataan kawasan pasar di sepanjang Jalan Beringin Janggut tersebut sebagai  kawasan perdagangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Gubernur H Herman Deru mengajak Pemerintah Kota Palembang untuk melakukan perencanaan  yang matang.

“Kita akan bicarakan  dengan pemerintah kota Pelembang untuk melakukan perencanaan  bagaimana nantinya pasar yang ada di sekitar kawasan  jalan  Beringin Janggut 17 Ilir Palembang ini, mirip dengan pasar China Town  yang ada di Kuala Lumpur Malaysia,” tegas Deru.

Herman Deru menuturkan,  sektor perdagangan khususnya pelaku UMKM membutuhkan kenyamanan dalam bertransaksi,  karena itu dirinya merasa  tidak salahnya, jika   kedepan dilakukan penataan secara terencana sehingga akan menjadi pasar seperti pasar yang ada diluar negeri  sebut saja misalnya Bugis Street Singapura dan China Town Kuala lumpur.

“Penataannya akan kita lakukan nanti bersama dengan pak walikota, sehingga pembeli dan pedagang nyaman dalam bertransaksi. Kita akan tata seperti luar negeri kalau di Singapura ada pasar Bugis, kalau di Kuala Lumpur ada China Town,” Terangnya.

Sedangkan menanggapi persoalan pedestrian Sudirman, Herman Deru menegaskan, kawasan pedestrian Sudirman saat ini sudah tertata dengan rapi dan indah. Dan  itu menjadi kebutuhan masyarakat dewasa ini sebagai warga kota Metropolis.

“Untuk urusan parkir, saya yakin Pemkot Palembang sudah memiliki solusi untuk segera membuat kantong-kantong parkir, masalah kemanan koordinasi dengan  TNI,Polri, Dishub dan Pol PP,” Imbuh Deru.

Dikesempatan ini Herman Deru mengucapkan selamat atas diresmikannya Toko Jaya Raya Solution 2,  dan dia berharap semoga Toko Jaya Raya Solution 2 tersebut, dapat menjadi tempat bagi masyarakat dalam memilih berbagai elektronik dan mendukung program Pemerintah dalam mengembangkan produk Indonesia.

Peresmian Toko Jaya Raya Solution 2 kali ini dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs. Denni Gapril, Dandim 04/8 Palembang Letkol Inf. Honi Havana, Danpomdam II Sriwijaya Kolonel CPM Sigian Donald, Owner Jaya Raya Solution Hermanto Wijaya, dan masyarakat umum di Kota Palembang. (reles)

Kabar Sumsel

448 Personil Polisi Mulai Divaksin

Published

on

Caption : Salah satu personil mapolres Empat Lawang saat divaksin

REL,Empat Lawang – Personil Polisi Resort (Polres) Kabupaten Empat Lawang secara bertahap divaksinisasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebing Tinggi, hari ini (4/3)

Tim Faskir (Fasilitator) RSUD Empat Lawang Ida Melisa mengatakan sebanyak 448 personil Polres Kabupaten Empat Lawang, menjadi sasaran pemberian vaksin covid 19.(Pad).

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

PC PMII Pagar Alam Berikan Bantuan ke Pada Penderita Tumor

Published

on

Caption : PC PMII Pagar Alam berpose bersama seusai memberikan bantuan

REL,PAGARALAM – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pagaralam melakukan penggalangan dana untuk membantu ibu Emilia Susanti, penderita penyakit tumor dalam usus yang bertempat tinggal di Desa Nusa Indah, Rt 03 Rw 04, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagaralam, Jum’at (19/02).

Ketua PC PMII Kota Pagar Alam Anwar melalui Sekretaris PC PMII Pagar Alam Wahyu Al Ichsan S,Psi mengatakan, alhamdulillah kita hari ini sudah melakukan penggalangan dana sekaligus sudah memberikan bantuan, dengan adanya bantuan ini kami berharap bisa meringankan beban Ibu Emilia, “semoga beliau diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menjalaninya,” tutur Wahyu.

“Ibu Emilia ini mempunyai anak 3 dan masih sekolah semua, suaminya sekarang sedang mengalami depresi,” jelas Wahyu.

Serta, lanjut Wahyu, kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat kota Pagar Alam yang telah menitipkan bantuannya kepada kami untuk disalurkan kepada beliau.

Wahyu juga menjelaskan penggalangan dana ini baru dilaksanakan tadi pagi, dan alhamdulillah dana yang terkumpul mencapai Rp, 1.300.000 sudah kami serahkan kepada beliau.

“Saya ucapkan ribuan terimakasih kepada adik-adik mahasiswa PMII kota Pagar Alam yang telah membantu. Semoga apa yang telah adik-adik lakukan hari ini akan diberikan pahala oleh Allah swt,”pungkasnya.

Sementara itu, penderita penyakit tumor mengatakan, terimakasih kepada adik-adik PC PMII Kota Pagar Alam yang telah membantu dengan cara menggalang dana, “semoga apa yang dilakukan adik-adik sekalian akan mendapatkan imbalanya di syurga nanti,” pungkasnya.(*)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jika Ada Jual Beli Dan Perburuan Hewan Langka Bisa di OTT

Published

on

Caption : Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Reskrim Polres Kota Pagar Alam Ipda Eka Herli saat berpose bersama

REL,Pagaralam – Polres Pagar Alam mengungkap bahwa hingga saat ini belum ada laporan ataupun temuan adanya kasus perdangangan (jual-beli) hewan langka atau hewan yang dilindungi di wilayah hukum Kota Pagar Alam.

Hal ini diungkapkan Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Reskrim Polres Kota Pagar Alam Ipda Eka Herli ketika dikonfirmasi, Jum’at (18/2).

Dirinya tak menampik, jika memang ada beberapa jenis hewan langka yang dulunya sempat booming lantaran memiliki harga jual yang cukup tinggi sehingga memicu terjadinya perburuan liar terhadap jenis hewan-hewan yang dilindungi tersebut.

“Contohnya teringgiling,yang dulu kulitnya sampai berharga jutaan rupiah,” tuturnya.

Namun, lanjut Eka, pihakanya belum menemukan atau menerima laporan adanya aksi jual beli segala macam hewan langka ini, dan kalaupun ada,jelas ada Undang-undang yang mengatur serta ada sanksi pidana baik itu penjual maupun penadah atau pembeli.

Eka juga menjelaskan, sebenarnya yang berkompeten dalam hal ini adalah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), karena Polres hanya menindak jika ada laporan, namun bisa menindak langsung jika kedapatan melakukan jual beli hewan langka tersebut.

“Artinya kita bisa menindak tanpa harus ada delik aduan jika memang itu ada di wilayah hukum Kota Pagar Alam,” cetusnya.

Dikatakanya, begitu juga dengan hewan langka yang dirumahkan atau dipelihara,harus mengantongi izin dari BKSDA dan izin itu juga diteruskan ke Polres Pagar Alam.

“Jadi kalau hewan itu sudah ada izin dari pihak yang berkompeten ada semacam sertifikat yang dipegang oleh pemilik atau pemelihara,”ujarnya.

Sementara Kepala UPTD KPH X Dempo Heryy Mulyono menambahkan, apapun namanya hewan atau binatang yang ada didalam kawasan hutan lindung (Hutlin) semuanya termasuk hewan yang dilindungi.

Sehingga, lanjut Herry, jika terjadi adanya perburuan didalam kawasan hutlin mau itu burung atau sejenis lainya tetap tidak diperkenankan sesuai dengan Undang-undang BKSD nomor 5 tahun 1990 tentang Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya.

“Dan kita bisa melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) jika memang ada yang kedapatan melakukan perburuan didalan kawasan Hutlin,” jelas Hery.

Lebih jelas Herry, untuk itu mengantisipasi terjadinya perdagangan bebas hewan-hewan dilindungi ini, pihaknya selalu memaksimalkan personel seperti Polisi Hutan (Polhut) untuk mencegah adanya aksi perburuan di hutan lindung termasuk dititik rawan terjadinya aksi perburuan seperti di kawasan kampung IV Gunung Dempo.

“Kalau memang ada dan tidak bisa lagi diberikan teguran maka kita bisa menindak langsung sesuai dengan SOP,”pungkas Herry

Sementara Ketua LSM Jaga Rawat Lingkungan (Jaring) Jefriadi mengatakan, bahwa mendukung sepenuhnya pihak berkompeten untuk menindak siapa saja yang kedapatan melakukan perburuan atau sampai memperjual belikan hewan-hewan yang dilindungi sesusai dengan UU.

“Hal ini tak lain untuk tetap menjaga ekosistem hutan, khususnya Kota Pagar Alam yang 80 persen adalah kawsan hutan lindung,”pungkasnya.(*)

Baca Selengkapnya

Trending