Connect with us

Pagaralam

Kasus Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap

Published

on

UNGKAP : Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji, SIK MH saat melihat kondisi bayi laki laki yang di buang orang tua kandungnya beberapa waktu lalu.
  • Hasil Hubungan Terlarang Siswi SMA dan Mahasiswa

 

REL, Pagaralam – Sempat menghebohkan masyarakat Pagaralam tentang penemuan bayi laki laki didalam kantong kresek tanpa sehelai benangpun oleh warga Gunung Agung Pauh Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam beberapa waktu lalu akhirnya  terungkap.

Dari kerja keras yang dilakukan Polres Pagaralam dalam menyelidiki kasus pembuangan bayi tersebut, mengungkap bahwa pembuang bayi tersebut merupakan ibu kandungnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Lelakinya seorang seorang Mahasiswa disalah satu Perguruan Tinggi di Kota Pagaralam. Diduga Motif pembuangan bayi tersebut karena sang ibu malu karena hasil dari hubungan diluar nikah.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK MSi, melalui Kasat Reskrim Polres Kota Pagaralam AKP Asep Yulisahara SH membenarkan pengungkapan Kasus Pembuang bayi tersebut.

“Ya sudah diketahui pelakunya Ibu kandung bayi sendiri yang masih berstatus sebagai Siswi SMA. Pelaku merupakan warga Gunung Agung Pauh yang tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi” ungkapnya

Selain itu, Pihaknya juga sudah mengamankan laki laki nya berinisial JCOS (19) Warga Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam, yang merupakan ayah kandung dari bayi tersebut, yang berstatus sebagai salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi di Kota Pagaralam.

Ia mengatakan Untuk Pelaku Laki Laki JCOS (19) akan dijerat Pasal 81 ayat (2) No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan untuk Ibu bayi akan dijerat Pasal 77 B No 35 Tahun 2014 juga tentang perlindungan anak.

Seperi yang diberitakan sebelumnya, bahwa telah ditemukan bahwa Warga Gunung Agung Pauh RT 5 RW 2 Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam sempat dihebohkan, oleh penemuan Bayi Laki laki yang dibuang orang tuanya di dekat sungai Kecil yang dimasukan didalam kantong plastik hitam tanpa sehelai benangpun. Selasa (19/3)

Bayi ini pertama sekali ditemukan warga setempat Erlan (48) petani yang hendak buang air besar sekitar pukul 05.30 WIB. Kemudian Erlan sangat terkejut mendengar suara tangis bayi dipinggir sungai, didalam kantong plastik hitam.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK Msi melalui Plt Kapolsek Dempo Uatara Ipda Dian Rana PU S Trk didampingi melalui Paur Humas Bripka Paino mengatakan memang saat ini sudah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi hidup dan masih dilakukan penyelidiki siapa orang yang tega membuang bayi malang ini.

“Memang ada warga Dusun Gunung Agung Paoh temukan bayi dan saat ini dalam perawatan Bidan Desa serta dalam keadaan sehat,” kata dia.

Dia mengatakan, saat ini bayi laki- laki tersebut sudah dibawa dan ditangani langsung untuk diperiksa kesehatannya serta mendapatkan perawatan medis oleh Bidan Diana.

“Kita sedang periksa saksi dan melakukan penyelidikan terhadap bayi tersebut, untuk mengetahui motif dan orang tua membuangnya,” kata dia lagi.

Sementara Bidan Diana menuturkan saat ini kondisi bayi laki laki tersebut dalam keadaan baik dan sudah mendapatkan perawatan, bahkan bayi tersebut sudah diberi nama oleh Masyarakat Gunung Agung Pauh dengan nama Rizki Raga Anugrah.

“Saat di bawa warga kesini, (klinik red) bayi tersebut masih memiliki pusar yang masih melilit ditubuh sang bayi, sehingga langsung dilakukan tindakan medis untuk menyelamatkan bayi tersebut. Diperkirakan bayi tersebut lahir antara jam 4 hingga 5 subuh,” katanya (17).

Pagaralam

Peserta JPD Dipersilahkan Nikmati Keindahan Kota

Published

on

By

TINJAU : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, SH saat meninjau salah satu Stand peserta JPD 2019, Kemarin.

REL, Pagaralam – Peserta Jambore Pemuda Daerah (JPD) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang berasal dari 15 Kabupaten / Kota se Sumsel di persilahkan menikmati keindahan Alam dan Wisata Kota Pagaralam. Hal ini di sampaikan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni saat membuka kegiatan tersebut yang di gelar di kawasan Eks Villa MTQ Gunung Gare, Rabu (19/6)

Dari 17 Kabupaten / Kota se Sumatera Selatan hanya 15 Kabupaten / Kota yang mengirim utusan. Sedangkan 2 Kabupaten Kota yang tidak mengirim utusan adalah Kota Lubuk Linggau dan Ogan Ilir.

Walikota Alpian Maskoni saat mewakili Gubernur Sumatera Selatan membuka kegiatan JPD Sumsel, mengatakan, peran pemuda ini sangat penting, bahkan kemerdekaan Indonesia pun tidak lepas dari peran pemuda. Untuk itulah kegiatan JPD ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda Sumsel dalam berkompetisi dan berkreativitas.

“Sebagai tuan rumah kegiatan JPD 2019, saya minta peserta JPD untuk bisa menikmati suasana alam yang ada di Pagaralam, dan mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada,” pungkasnya

Walikota juga berpesan kepada para peserta JPD untuk berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tempat transformasi budaya antar sesama peserta yang berasal dari kabupaten/kota yang ada di Sumsel,” katanya (17).

Baca Selengkapnya

Pagaralam

Stop Wahana Hiburan Tidak Kantongi Izin

Published

on

By

STOP : Kepolisian Resort (Polres), Kota Pagaralam, menghentikan paksa wahana hiburan dan permainan rakyat di arena Besemah Expo.

REL, Pagaralam  – Kepolisian Resort (Polres), Kota Pagaralam, menghentikan paksa wahana hiburan dan permainan rakyat di arena Besemah Expo menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pagaralam ke-18 di Alun- alun, Utara.

Kapolres AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK Msi didampingi Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo SH,  memimpin langsung proses penghentian wahana hiburan di halaman Rumah Sakit DKT, Kemarin.

Menurut Trisaksono, semua harus ikuti aturan termasuk izin, untuk menggelar berbagai kegiatan di arena Besemah Expo agar tidak terkesan pilih kasih.

“Saya minta semua aktifitas wahana permainan dan hiburan distop mengingat tidak memiliki izin,” kata dia.

Menurut dia, memang setiap kegiatan di arena Besemah Expo harus memiliki izin, mengingat ada aturannya termasuk laik atau tidak semua peralatan yang digunakan.

“Hal inilah yang menjadi pertimbangan untuk memberikan izin, kalau terjadi apa-apa siapa yang tanggung jawab,” kata dia.

Ia mengatakan, jangan sampai ketika muncul persoalan pihak EO Besemah Expo yang harus bertanggungjawab, mengingat izin kegiatan wahana hiburan terpisah dengan penyelenggaraan kegiatan lainya.

“Kegiatan izin Besemah Expo saja yang mengajukan izin, sementara diluar itu tidak ada isinya,” ujar dia.

Lanjutnya, kalau pihak pengelola wahana hiburan masih bandel akan diberikan tindakan tegas dengan penutupan paksa.

“Saya minta kegiatan wahana hiburan distop karena tidak memiliki izin, kalau masih bandel akan ditindak tegas,” ujar dia.

Sementara itu Plt Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Gindo Simanjuntak SSt MM, didampingi Dian mengatakan memang belum ada isinya untuk kegiatan hiburan keculai bazar.

“Memang belum ada izin untuk hiburan keculali kegiatan bazar dan Besemah Expo,” kata dia. (17)

Baca Selengkapnya

Kriminal

Suasana Lebaran, Gagalkan Transaksi Narkoba

Published

on

By

AMANKAN : Pelaku Pengedar Narkoba Jenis Ganja dan Barang Bukti Ganja seberat 33,44 gram saat di amankan di Mapolres Pagaralam, Kemarin.

REL, Pagaralam – Walaupun dalam suasana lebaran Idul Fitri 1440 H, Tim Jangan Gurah dari Satres Narkoba Polres Pagaralam berhasil menggagalkan transaksi Narkoba yang akan di laksanakan di Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara.

Dari penggagalan transaksi narkoba jenis ganja tersebut, Tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam berhasil mengamankan salah satu pengedar narkoba, yakni Masroni alias Kunek warga Desa Penandingan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat.

Berdasarkan siaran pers dari Polres Pagaralam mengungkap bahwa penangkapan pengedar narkoba jenis ganja ini pada hari Jum’at (7/6) sekitar Jam 14.30 di Dusun Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara. Tim Jangan Gurah yang mendapat informasi dari masyarakat akan adanya transaksi narkoba, lalu tim menerjunkan anggota ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu suasana jalan sedang ramai kendaraan yang melintas dan mengalami sedikit kemacetan, sehingga suasana ini menguntungkan bagi petugas.
Petugas dari Satres Narkoba langsung menyebar dengan berbekal ciri ciri pelaku yang akan mengedarkan narkoba jenis ganja tersebut. Tak lama kemudian pelaku yang sudah di kantongi ciri cirinya melintas, dengan sigap Tim melakukan penangkapan. Setelah dilakukan pengeledahan di temukan satu paket Narkoba jenis Ganja dengan berat 33.44 Gram, yang disimpan pelaku didalam bajunya dengan cara di selipkan di dalam perut.

Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji, SIK MSi di dampingi Kasat Narkoba Iptu Regan Kusuma W melalui Paur Humas Polres Pagaralam Bripka Paino mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan transaksi narkoba dan menangkap salah satu pengedar narkoba jenis ganja.
“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres Pagaralam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, serta mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya (17)

Baca Selengkapnya

Trending

Graha Rakyat Empat Lawang Jl. Lintas Sumatera Talang Banyu Tebing Tinggi Empat Lawang Sumatera Selatan Telp : 0702 7320044 Fex 0702 7320044