Connect with us

Empat Lawang

KARS Survei Verifikasi Akreditasi RSUD Tebing Tinggi

Published

on

PREDIKAT : Suasana peserta penyambutan dan perhelatan Program Perbaikan Strategi (PPS) di Aula RSUD Tebing Tinggi.

REL, Empat Lawang – Kedatangan surveior dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) yakni, Ibu Ns Nani Hernani, S.Kep dalam rangka melakukan survei verifikasi akreditasi versi SNARS 2018 tahun pertama di sambut baik oleh pihak RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Acara penyambutan sekaligus pembukaan yang tepat dilaksanakan pada pukul 08.00 Wib tersebut bertempat di aula RSUD Tebing Tinggi. Dan tampak dihadiri para pejabat sruktural dan fungsional, dokter, ketua akreditasi, ketua pokja dan seluruh tim akreditasi serta seluruh karyawan rumah sakit.

Perhelatan yang berlangsung selama dua hari atau diselenggarakan pada sejak hari Kamis hingga hari Jumat (27-28/12/2018) kemarin, menuai tanggapan positif menuju peningkatan dalam penentuan nilai terhadap akreditasi RSUD Tebing Tinggi dalam jenjang kedepan sebagai salah satu rumah sakit yang dimiliki Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Pelaksanaan survei verifikasi Program Perbaikan Strategi (PPS) ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei penilaian akreditasi pada tahun 2017 yang dinyatakan lulus dengan predikat perdana,” ujar Direktur RSUD Tebing Tinggi, dr. Devy Adrianty.

Dikatakan Devy Adrianty bahwa tujuan survei verifikasi adalah untuk memastikan rumah sakit yang telah terakreditasi mempertahankan dan meningkatkan implementasi mutu layanannya.

“Pada kesempatan tersebut. Jadi, kembali dilakukan lagi penilaian dari sisi segi dokumen maupun juga dari segi implementasi terhadap di lapangan,” katanya.

Lebih jauh diterangkan Devi, bahwa hal ini dilakukan pihak surveyor agar rumah sakit senantiasa menjaga mutu pelayanan khususnya terhadap pasien dan setiap para pengunjung.

“Survei verifikasi memiliki manfaat penting agar rumah sakit selalu memegang komitmen mempertahankan mutu pelayanan dan bisa terus mengacu kepada standar akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit yang sudah didapat serta harapan ke depannya dapat membantu rumah sakit untuk menuju akreditasi paripurna,” jelasnya

Tak lupa juga Direktur RSUD Tebing Tinggi, dr. Devy Andrianty juga memaparkan tentang Program Perbaikan Strategi (PPS) dari hasil survey akreditasi tahun lalu, kemudian dilanjutkan dengan telusur dokumen dan telusur lapangan.

“Nah, telusur dokumen yang dilakukan yaitu dengan menilai Program Perbaikan Strategi (PPS) pada empat pokja, yaitu pokja PPI, SKP, HPK, serta KPS dan kesesuaian di lapangan. Kemudian surveior juga melakukan telusur dokumen dengan menggunakan versi SNARS 2018 pada enam pokja, yaitu AP, PAP, ARK, PKPO, PAB dan MKE,” paparnya.

Sementara itu, Nani Hernani, S,Kep menyampaikan apresiasinya serta beberapa saran dan kesimpulan dari proses verifikasi akreditasi RSUD Tebing Tinggi secara umum, bahwa telah menindaklanjuti rekomendasi KARS dengan baik dan dirinya juga berharap rumah sakit ini dapat meningkatkan statusnya menjadi predikat paripurna.

“Saya sangat mengapresiasi para tim Pokja Akreditasi yakni para tim pokja akreditasi RSUD Tebing Tinggi yang begitu kompak dan luar biasa,” tukasnya. (14).

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Trending