Connect with us

Empat Lawang

Kapolres dan Istri Sambangi Penderita Kanker Payudara

Published

on

SAMBANGI ; AKBP Agus Setyawan dan istri sambangi Sriyati di kediamannya desa Muara Betung.

REL, Empat Lawang – Pasca pemberitaan seorang guru ngaji bernama Sriyati (49) warga Desa Muara Betung Kecamatan Ulumusi Kabupaten Empat Lawang dibeberapa media kemarin.

Akhirnya guru ngaji penderita kanker payudara ini mendapat bantuan untuk biaya pengobatan dirinya ke Palembang. Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan bersama Ketua Bhayangkari Empat Lawang  menyambangi wanita tersebut.

Kedatangan pimpinan Polres bersama istrinya kali ini tanpa pengawalan  dan penjagaan ketat

Hal itu terlihat dari pantauan REL saat dilokasi, tampak hanya ada seorang ajudan pribadinya dan Kapolsek setempat saja.

“Kita mendapatkan informasi dari warga mengenai kondisi yang menimpa ibu sriyati ini,” ujar AKBP Agus Setyawan didampingi sang istri saat dibincangi REL.

Disampaikan Agus bahwa tak lama berselang dirinya mendapatkan info, langsung segera menuju Desa Muara Betung Kecamatan Sikap Dalam, mengingat jarak tempuh tidaklah jauh dari Mapolres Empat Lawang.

“Kita dari Tebing Tinggi menuju Desa Muara Betung Ulumusi melalui Kecamatan Talang Padang, supaya aksesnya lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkara Empat Lawang, Indarini Agus menyampaikan kedatangan mereka secara mendadak ini bertujuan untuk memberikan sedikit bantuan kepada ibu Sriyati berobat.

“Kita ingin melihat langsung kondisi ibu Sriyati dan Keadaan tempat tinggalnya, semoga dengan adanya sedikit bantuan ini bisa memberikan manfaat,” katanya.

Indarini berujar bahwa ia begitu prihatin setelah melihat kondisi kanker payudara yang sudah diderita selama dua tahun oleh Sriyati seorang guru mengaji karena ketidak berdayaan berobat dengan alasan tak memiliki uang.

“Bagaimana kita tidak sedih, lihat dua tahun ia bertahan melawan penyakit kanker karena tidak mempunyai uang untuk biaya berobatnya, mengajar ngaji secara ikhlas pula,” ujarnya sembari menyapu airmatanya tanpa terasa berlinang.

Semoga, lanjut dirinya. Kedepan nanti tidak ada lagi warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati yang menahan sakitnya kanker dengan alasan tak memiliki biaya, sehingga telatnya pengobatan dilakukan dan dapat membahayakan nyawa mereka sendiri. “Mari kita doa kan semoga ibu Sriyati segera sembuh dari penyakit ini,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending