Connect with us

Empat Lawang

Kapolda : Penyelesaian Sengketa Ada Beberapa Tahapan 

Published

on

TINJAU : Kapolda IrjenPol Drs Firli M Si saat mengunjungi TKP RSUD Empat Lawang Pasca Bentrok.Sabtu (3/8/19).
REL, Empat Lawang – Pasca tejadinya bentrok antara Massa dengan pihak kepolisian beberapa hari yang lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang.
Polda sumatera Selatan beserta jajarannya mengujungi tempat Kejadian perkara (TKP) RSUD Empat Lawang dan sembari langsung mengunjungi rumah Dinas Bupati Empat Lawang di kelurahan Kupang kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang sekira jam 13 : 00 Wib, Sabtu (3/8).
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Firli M Si kunjungan nya Ke Empat Lawang dalam rangka kecintaannya terhadap masyarakat sekaligus silahruhrahmi kepada warga
“Tentunya apa yang kita harus lakukan tidak lain bagaimana kita membangun Empat Lawang ini kedepan, syarat utama Empat Lawang bisa maju tidak boleh ada lagi perseteruan antar warga, kesalah pahaman antar warga itu tidak boleh terjadi lagi,” katanya, Sabtu (3/8/19).
Ditanya Terkait Sepuluh tersangka yang dilimpahkan proses hukumnya ke Polda Dirinya mengatakan, penyelesaian suatu sengketa ada beberapa tahapan  yang dilakukan  supaya tidak terjadi korban yang lebih buruk lagi dan tidak ingin memberikan beban kepada pemerintah kabupaten Empat Lawang supaya bisa cepat memulihkan situasi.
“Alhamdulilah berkat bantuan masyarakat, bupati dan pak dandim seluruh Muspinda tokoh masyarakat, tokoh agama sehingga kabupaten Empat Lawang sampai saat ini aman dan layak untuk di kunjungi siapa pun, makanya saya minta tolong pak bupati waktu pertama kejadian tolong di selesaikan dan di bicarakan kepada rakyat supaya rakyat tidak melakukan kekerasan apapun dan kita ingin hal ini selesai dan berakhir hari ini kalau pun ada tindak pidana nya, dan itu memang ada karena ada korban tentu kita lakukan penyelesaian secara hukum baik itu kasus penganiyayaannya kekerasan terhadap orang lain apalagi di depan rumah sakit,” katanya.
Sementara Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat di wawancarai awak media terkait masyarakat Empat Lawang yang tersangka  bentrok dengan pihak kepolisian dan memerlukan bantun Hukum ke Pemkab Empat Lawang. “Pasti, kalau mereka minta kita siapkan karena pemkab menganggarkan badan hukum gratis pada  lawyer – lawyer, kita buat kan MoU pemkab Empat Lawang soal badan hukum itu kuasa mereka, kalau mereka minta, kalau mereka tidak meminta kita tidak boleh, kode etik nya seperti itu tidak boleh menawar nawarkan, sudah saya sampaikan kalau perlu bantuan  hukum, pemkab Empat Lawang ada badan hukum gratis,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu istri dari tersangka Sutrisno, Aini Warga Talang Rabu, Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam mengatakan, dirinya tidak tahu permasalahan tersebut dan minta keringanan atas hukuman kepada Suaminya.
“Kami tidak tahu permasalahan nya,kami cuma ingin besuk korban di Rumah sakit sebab kami berdekatan Pondok (Kebun, Red) kami ikut mobil truk itu cuma ingin barengan ke RSUD, kami mohon kepada pak Polda berilah keringanan kepada suami saya, kami mau makan apa kalau suami kami di tahan karena kami bisa makan sedangkan pekerjaan suami saya cuma kuli harian,” harapnya. (Mg20).

Empat Lawang

Para Pelaku UKM Keluhkan Nomor Antrian

Published

on

Caption : Para pelaku UKM mendatangi Kantor Bank BRI Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Empat Lawang mulai berbondong bondong mendatangi kantor Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang bertempat di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di kelurahan pasar tebing tinggi, Jum’at (27/11).

Kedatangan mereka ini tidak lain untuk melakukan verifikasi pencairan bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua yang saat ini dalam proses pencairan.

Namun, sangat disayangkan dimasa pandemi virus covid-19, para UKM ini tidak sadar telah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak serta melakukan kerumunan.

Kendati demikian, para pelaku UKM pun tetap ingin mengambil nomor antrian agar bisa cepat mencairkan bantuan tersebut. Ketika hendak mengambil antrian ternyata nomor antrian sudah habis dikarenakan sudah kedahuluan para ukm lainnya yang telah mengambil lebih awal.

“Saya datang kesini dari jam 7 pagi tapi pas mau ngambil nomor antrian ternyata sudah tidak ada lagi,” Kata N salah satu pelaku UKM yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Masih dikatakannya, tidak mengetahui kalau kantor bank BRI Unit Tebing Tinggi tersebut buka nya di sekitar jam 5 pagi (Subuh).

“Kami baru tau kalau bank BRI Unit Tebing Tinggi itu bukanya pagi pagi. setau saya kantor buka itu sekitar jam 7 lewat, dan wajar saja kalau kami tidak dapat lagi nomor antrian padahal kami datang jam 7 itu sudah pagi, eh ternyata ada yang jam 5 subuh,”Ucapnya.

Ditempat yang sama S juga seorang pelaku UKM juga tidak mendapatkan nomor antrian mengeluhkan, padahal sudah sangat pagi mendatangi kantor BRI Unit Tebing Tinggi.

“Ya tidak dapat antrian, kami tidak tau kalau ada yang sudah ngambil antrian dari pagi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”Jelasnya.

Sementara Pemimpin Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang sering disapa Jul saat ingin dikomfirmasi wartawan tidak mau ditemui awak media.

“Kata bapak tadi kalau mau komfirmasi silahkan ke pimpinan cabang BRI di kabupaten Lahat,”Kata salah satu pegawai bank BRI ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan nama

Saat ditanya terkait nomor antrian yang sudah diambil dari pagi pagi subuh ia pun mengatakan belajar dari pengalaman yang sudah sudah,

“Terlalu banyak yang datang, jadi belajar dari pengalaman yang sudah sudah,”Ucapnya

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank BRI Kabupaten Lahat Indra Malik saat di hubungi melalui via seluler terkait nomor antrian yang sudah dibagikan di waktu pagi sekitar pukul 05 : 00 Wib (Subuh) mengatakan pada intinya kami itu menerapkan protokol kesehatan

“Intinya kami itu untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi virus covid-19 ini,Seperti menjaga jarak,”Katanya (*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Merekap Nomor Togel,Bandar dan Pembeli Diciduk Polisi

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Tersangka dan barang bukti saat dibawa ke Mapolres Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Tim Elang polres Empat Lawang berhasil mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang sudah meresahkan masyarakat

Diketahui diantara ketiga pelaku itu salah satunya adalah diduga bandar togel yakni Kairo alias Kai (43) bin Gafur warga desa Lubuk Tanjung Kecamatan Muara Pinang dan dua orang lainnya sebagai pembeli yakni Zamri Julianto (25) bin Zailin warga desa Lubuk Tanjung bersama Dandi Wiranata (19) bin Zailin warga desa Talang Baru Kecamatan Muara Pinang ditangkap saat merekap nomor togel di kediaman pelaku di desa Lubuk Tanjung.

“Ya kemarin (Kamis) kita telah mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang diantaranya diduga Bandarnya,”Kata Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatreskrim AKP.Mursal Mahdi,SH,.MH.Jum’at (27/11)

Masih dikatakan Mursal,team elang Polres Empat Lawang mengamankan ketiga pelaku tersebut, pada saat pelaku sedang merekap Nomor togel di kediaman pelaku di desa lubuk tanjung

“Saat dilakukan penggerbekan kita mendapati barang bukti 15 lembar rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,2 bundel rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,1 buah buku tulis berisi rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel ,1 buah kalkulator merk citizen,1 unit handphone dan uang sebesar 75 ribu rupiah,”Jelasnya.

Kemudian lanjut Mursal,pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Polres Empat Lawang guna proses lebih lanjut.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kita bawa ke mapolres Empat Lawang untuk dilakukan proses lebih lanjut,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Senin Bupati Mulai Masuk Kerja

Published

on

Caption : Bupati dan Istri saat Vidcall bersama anggota DPRD dan Wartawan

REL,Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Heppi Sapriani (istrinya, red), vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan para wartawan.

Dalam vidcall itu, Bupati Empat Lawang, menyampaikan kalau keadaan dirinya dan Ketua Tim Penggerak PKK, dalam keadaan Sehat dan baik-baik saja.

“Alhamdulillah kami sehat, terimaksih, kawan-kawan DPRD, kawan-kawan wartawan, dan masyarakat Empat Lawang yang sudah mendoakan kami,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat Vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan Wartawan, diruang Waka 1 DPRD Empat Lawang, Kamis (26/11/2020).

Dalam kesempatan itu juga, dirinya selaku Bupati Empat Lawang menghimbau kepada seluruh masyarakat Empat Lawang, untuk selalu menegakan protokol kesehatan.

“Kepada masyarakat Empat Lawang covid itu memang ada, jadi kepada masyarakat tetap tegakan porkes, yaitu pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Dan Insyaallah minggu sore saya pulang ke Empat Lawang, Insyaallah Senin mulai ngantor,” kata Bupati.

Sedangkan Istri Bupati Empat Lawang Hj Heppi Sapriani, mengatakan kalau dirinya dalam keadaan sehat dan masih menjalani Isolasi, sebab dirinya masih menunggu Swab kedua.

“Kepada masyarakat saya menghimbau, tetap jaga kesehatan, tetap tegakan protokol kesehatan dengan 3 M (mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak), sebab covid ini ada dimana-mana,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending