Connect with us

Kabar Sumsel

Joni Martohonan Simanungkalit Terpilih Menjadi Ketua DPK-IKAPTK Muba Periode 2019-2022

Published

on

REL, Palembang – Setelah melalui proses pemilihan yang cukup alot, Joni Martohonan, akhirnya terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK-IKAPTK) Kabupaten Musi Banyuasin Periode Tahun 2019-2022.

Terpilihnya Joni Martohonan setelah memperoleh suara terbanyak dalam proses pemilihan langsung oleh seluruh anggota IKAPTK Kab. Musi Banyuasin melalui sistem polling mengungguli calon ketua lain, bersamaan dengan itu jabatan Sekretaris DPK-IKAPTK dipercayakan kepada Sunaryo SSTP yang memperoleh suara terbanyak kedua.

Pemilihan dan pembentukan pengurus DPK-IKAPTK dilakukan bertepatan pada acara halal bihalal memperingati Hari Raya Idul Fitri 1440H / 2019 M, di Hotel Novotel Palembang, Sabtu (15/6/2019).

Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi yang hadir pada acara tersebut mengucapkan selamat kepada Ketua IKAPTK Muba yang baru dan berharap para Purna Praja yang bertugas Di Bumi Serasan Sekate dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bersinergi dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Muba dan Muba adalah rumah kita bersama mari kita bersatu membangun muba bersama sama Bupati Dodi Reza Alex Noerdin wakil bupati Beni Hernedi untuk menuntaskan visi dan misi menuju Muba Maju Berjaya 2022

“Selamat, tunjukkan eksistensinya semoga ketua yang baru beserta jajaran keluarga besar IKAPTK Muba dapat berkontribusi positif bagi pembangunan di Bumi Serasan Sekate,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPK IKAPTK Muba terpilih Joni Martohonan Simanungkalit AP MM Ini mengucapkan terimakasih atas amanat yang dipercayakan kepadanya.

“Terimakasih atas kepercayaannya, mari kita bangun bersama IKAPTK Kab. Musi Banyuasin ini untuk kemajuan bersama seluruh alumni, serta kita wajib mensukseskan kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin,” Menuju Muba Maju Berjaya 2022 dan wajib hukumnya kita tegak lurus loyalitas kepada pemimpin kita di Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan terus bersinergi berinovasi menjaga nama baik Alumni serta memberikan Pelayanan terbaik bagi masyrakat muba selaku kita Aparatur Sipil Negara ucapnya. (Rls).

Empat Lawang

Para Pelaku UKM Keluhkan Nomor Antrian

Published

on

Caption : Para pelaku UKM mendatangi Kantor Bank BRI Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Empat Lawang mulai berbondong bondong mendatangi kantor Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang bertempat di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di kelurahan pasar tebing tinggi, Jum’at (27/11).

Kedatangan mereka ini tidak lain untuk melakukan verifikasi pencairan bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua yang saat ini dalam proses pencairan.

Namun, sangat disayangkan dimasa pandemi virus covid-19, para UKM ini tidak sadar telah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak serta melakukan kerumunan.

Kendati demikian, para pelaku UKM pun tetap ingin mengambil nomor antrian agar bisa cepat mencairkan bantuan tersebut. Ketika hendak mengambil antrian ternyata nomor antrian sudah habis dikarenakan sudah kedahuluan para ukm lainnya yang telah mengambil lebih awal.

“Saya datang kesini dari jam 7 pagi tapi pas mau ngambil nomor antrian ternyata sudah tidak ada lagi,” Kata N salah satu pelaku UKM yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Masih dikatakannya, tidak mengetahui kalau kantor bank BRI Unit Tebing Tinggi tersebut buka nya di sekitar jam 5 pagi (Subuh).

“Kami baru tau kalau bank BRI Unit Tebing Tinggi itu bukanya pagi pagi. setau saya kantor buka itu sekitar jam 7 lewat, dan wajar saja kalau kami tidak dapat lagi nomor antrian padahal kami datang jam 7 itu sudah pagi, eh ternyata ada yang jam 5 subuh,”Ucapnya.

Ditempat yang sama S juga seorang pelaku UKM juga tidak mendapatkan nomor antrian mengeluhkan, padahal sudah sangat pagi mendatangi kantor BRI Unit Tebing Tinggi.

“Ya tidak dapat antrian, kami tidak tau kalau ada yang sudah ngambil antrian dari pagi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”Jelasnya.

Sementara Pemimpin Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang sering disapa Jul saat ingin dikomfirmasi wartawan tidak mau ditemui awak media.

“Kata bapak tadi kalau mau komfirmasi silahkan ke pimpinan cabang BRI di kabupaten Lahat,”Kata salah satu pegawai bank BRI ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan nama

Saat ditanya terkait nomor antrian yang sudah diambil dari pagi pagi subuh ia pun mengatakan belajar dari pengalaman yang sudah sudah,

“Terlalu banyak yang datang, jadi belajar dari pengalaman yang sudah sudah,”Ucapnya

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank BRI Kabupaten Lahat Indra Malik saat di hubungi melalui via seluler terkait nomor antrian yang sudah dibagikan di waktu pagi sekitar pukul 05 : 00 Wib (Subuh) mengatakan pada intinya kami itu menerapkan protokol kesehatan

“Intinya kami itu untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi virus covid-19 ini,Seperti menjaga jarak,”Katanya (*).

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Dodi Reza Percepat Operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid

Published

on

istimewah

>>>DRA Gerak Cepat Jajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group<<<

REL,JAKARTA- Pasca dikeluarkannya register Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mempercepat target realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu.

Bahkan, pada Agustus lalu Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut juga telah melakukan uji coba langsung take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu dengan membawa pesawat jenis BN2T/PK – WMR.

“Realisasi operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu terus kita kebut, dan hari ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan maskapai Lions Group,” ungkap Dodi Reza di sela Rapat Rencana Pengembangan dan Pemanfaatan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu di Kantor Lion Operation Center (LOC) – CGK & HLP Tangerang-Banten, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, dengan mempercepat realisasi operasional operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menjadi bagian membuka pintu masuk selebar-lebarnya untuk mendatangkan investor.

“Dengan fasilitas yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu tentu percepatan pembangunan infrastruktur dan SDM Muba nantinya akan lebih baik lagi,” harapnya.

Dodi menerangkan, operasional bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu nantinya meliputi penerbangan komersil, Air Charter, flying school atau sekolah penerbangan, dan maintenance pesawat.

“Mohon dukungan semua pihak dan warga masyarakat Musi Banyuasin, prinsipnya Pemkab Muba siap memfasilitasi infrastuktur apa saja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan optimalisasi bandara, karena ini murni milik Pemkab Muba,” bebernya.

Sementara itu, Managing Director Lions Group, Capt Daniel Putut didampingi Aviation adviser Capt Budi Sentosa mengatakan setelah pertemuan ini pihaknya akan mengirimkan staf untuk turut andil percepatan operasional dan optimalisasi Bandara Abdul Hamid Sekayu.

“Kerjasama ini akan kami jajaki dengan baik bersama Pemkab Muba,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihak Lions Group kagum dengan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu. “Terlebih rencana pengembangan bandara yang diinginkan pak Bupati nantinya kami yakini akan sangat terjangkau dan berkualitas,” ulasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Riduan SE ATD MM menyebutkan adapun infrastruktur yang dimiliki bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu yakni panjang Runway 1.200 x 23 Meter dengan luas 20 hektar, tersedia Ruang Terminal, Hanggar, apron dan perlengkapan Mobil PPK.

“Fasilitas ini akan terus dikembangkan sesuai dengan visi pak Bupati Muba Dodi Reza dan harapan warga masyarakat Muba, apalagi nantinya bandara ini akan menjadi tempat sekolah penerbangan di Sumatera Selatan dan siap membuka diri kerjasama dengan siapapun yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas bandara baik untuk sekolah penerbangan,” tandasnya.(*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Trending