Connect with us

Empat Lawang

Joncik : Yang Penting Rakyat Aman

Published

on

RAKOR : Suasana rapat koordunasi (Rakor) membahas permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat yang digelar di Ruang Pertemuan gedung Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Empat Lawang, Rabu (12/6/2019).

REL, Empat Lawang – Akhir-akhir ini, di sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang, kembali terjadi kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di jalanan atau biasa disebut begal. Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Pertemuan gedung Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Empat Lawang, Rabu (12/6/2019).

Rakor bersama aparat Kepolisian, TNI, Kejaksaan, BNN Kabupaten Empat Lawang dan elemen penting lainnya itu, juga dihadiri seluruh Kapolsek, Danramil, Camat se-Kabupaten Empat Lawang, membahas masalah keamanan dan ketertiban di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto saat sambutannya mengakui adanya peningkatan kejadian kriminal akhir-akhir ini di sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang, terutama menjelang dan pasca Idul Fitri 1440 Hijriyah, kemarin.

Pada dasarnya kata Eko, pihaknya memang sudah memprdiksi jauh hari sebelum Lebaran, adanya peningkatan angka kriminalitas tersebut dan pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mencegah itu dengan berbagai upaya termasuk melakukan patroli ke sejumlah titik rawan.

“Banyak faktor yang menyebabkan terjadianya tindakan kriminal, antara lain faktor ekonomi, faktor budaya termasuk faktor-faktor lainnya. Semua itu tidak bisa dipandang hanya dari satu sisi saja,” jelas Eko.

Disisi lain, Eko menyebut adanya niat dan kesempatan selalu menjadi dasar utama para pelaku melakukan aksinya. “Minimnya laporan kepolisian dari masyarakat juga menghambat upaya pengungkapan kasus. Meski demikian selama ini kami selalu berupaya menindaklanjuti laporan baik tertulis maupun tidak tertulis,” kata dia.

Sementara itu, Komandan Kodim 0405/Lahat, Letkol (Inf) Sungudi menegaskan, aparat TNI pada dasarnya bisa saja membantu mengamankan wilayah Kabupaten Empat Lawang dari tindak kriminal. Namun untuk turun langsung ke lapangan, TNI terbentur dengan Undang-undang.

“Bisa saja kita bantu, karena di Undang-undang salah satu fungsi TNI di luar perang dapat melakukan operasi non militer. Kita bisa bantu jika diminta Pemerintah Daerah atau Kepolisian,” terang Sungudi.

Karena itu, lebih tegasnya Sungudi menyampaikan, Kodim 0405/Lahat siap membantu Pemkab Empat Lawang dan Polres Empat Lawang, jika diminta turut mengamankan wilayah Kabupaten Empat Lawang dari tindak-tanduk pelaku kriminal.

“Sosialisasi sudah kita lakukan, saatnya ini kita eksen berantas kejahatan begal di Empat Lawang. Kami siap membantu jika memang diperlukan dan diminta, untuk mengamankan wilayah Empat Lawang,” imbuhnya.

Di sisi lain, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad menyampaikan, sebelum dirinya terpilih bersama Yulius Maulana sebagai Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, pihaknya sudah melakukan survey ke tengah masyarakat apa saja keinginan mendasar mereka.

“Mereka tidak minta apa-apa, mereka minta agar wilayah kabupaten ini aman, itu yang mendasar mereka sampaikan. Makanya program kami yang paling utama adalah mengamankan kabupaten ini pada program kerja kami yang pertama saat terpilih,” kata Joncik.

Pada awal-awal program berjalan, dia mengaku cukup senang karena para anak muda sudah banyak yang berani berjalan pada saat malam-malam di jalanan Empat Lawang. Namun belakangan dia cukup gerah karena mulai lagi terjadi pembegalan di jalanan Kabupaten Empat Lawang, apalagi pasca pemilihan legislatif.

“Saya tidak tahu apa penyebabnya, apakah ada unsur politis atau lainnya. Yang pastinya saya akan selidiki,” terang dia.

Lebih lanjut Joncik menjelaskan, mulai maraknya kejadian Curas belakangan ini, merupakan salah satu penyebab dia meminta agar dilaksanakannya Rakor yang membahas masalah keamanan dan ketertiban masyarakat, kali ini. “Saya ingin masalah keamanan segera dituntaskan. Saya tidak peduli siapapun pelakunya, mau keluarga saya atau tim sukses, tidak ada urusan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Joncik mengaku cukup kecewa kepada sejumlah Kades di Kabupaten Empat Lawang, yang tetap mengizinkan pelaksanaan pesta malam di wilayah desanya. Padahal aturan untuk tidak boleh menyelenggarakan acara orgen pada malam hari sudah sangat jelas.

“Apa mesti ada contoh dahulu baru ditaati. Saya siap di-Petun-kan jika keputusan saya nanti mencopot kades adalah tidak benar. Ingat para kades, kita sudah menandatangani fakta integritas, tolong itu ditaati,” pintanya.

Dirinya merasa tertampar, sebab diawal-awal masa kepemimpinannya bersama Yulius Maulana, mendapatkan pujian karena sudah membuat Empat Lawang ini aman.

“Nah memasuki bulan ke Tujuh dan Kedelapan mulai lagi pelaku tindak kejahatan ini, puncaknya selesai Pileg tadi,” jelas Joncik.

Dirinya menyoroti akar permasalahan terjadinya tindak kejahatan di Empat Lawang ini, yaitu Narkoba bukan dari segi Ekonomi, dan pelakunya pun kebanyak anak dibawah umur.

“Bagi saya keamanan mahal tidak masalah yang penting rakyat aman, jadi kita siapkan anggarannya nanti. Buat apa kita bangun irigasi yang bagus, jembatan yang bagus, kalau rakyat nya dicekam rasa ketakutan. Nah kita akan siapkan anggarannya untuk keamanan ini,” tegasnya. (12)

Empat Lawang

Budiman Terpilih Ketua PGRI Paiker

Published

on

FOTO: IST FOR REL PGRI: Konferensi Kecamatan PGRI Paiker sedang berlangsung, Sabtu (27/2).

#SMP N 1 Paiker Tuan Rumah Konferensi PGRI Paiker

 

REL, Empat Lawang – SMP Negeri 1 Pasemah Air Keruh (Paiker) jadi tuan rumah dalam agenda konferensi kecamatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Paiker, Sabtu (27/2).

 

Konferensi tersebut bertujuan untuk membentuk kepengurusan PGRI Paiker yang selama ini dijabat oleh Sutikno. Konferensi diikuti oleh 22 ranting PGRI Paiker.

 

Ketua Panitia konferensi, Bustomi menjelaska setelah mendengarkan pendapat dari masing-masing perwakilan dari SD, SMP, muncul kesepakatan PGRI Paiker bahwa secara aklamasi Budiman dipilih menjadi Ketua PGRI Paiker periode 2020-2025

 

Ketua terpilih, Budiman dalam sambutannya meminta kerjasama kepada semua anggota, khususnya yang menjadi pengurus untuk bersama-sama membangun kejayaan PGRI di Paiker.

 

“Terima kasih atas amanah yang telah diberikan, saya meminta agar kepengurusan PGRI Paiker terus kompak untuk kejayaan PGRI Paiker,” kata Budiman, Sabtu (27/2).

 

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang, H. Joncik Muhammad melalui Safrin selaku wakil ketua PGRI Empat Lawang meminta PGRI untuk aktif melaksanakan kegiatan, baik yang bersifat mengasah kemampuan guru dalam mendidik peserta didik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“Teruslah bergerak untuk meningkatkan kemampuan guru-guru yang ada di Empat Lawang,” ucap Safrin.

 

Di tempat yang sama, Noperman Subhi selaku Camat Paiker meminta kepada pengurus PGRI yang baru terpilih untuk dapat membuka TK PGRI Paiker dengan memanfaatkan aset yang ada sebagai unit usaha dan sebagai ajang partisipasi lebih jauh PGRI membangun dunia pendidikan di tingkat dasar.

 

“Pembina PGRI yang sekaligus ketua Dewan Pendidikan, Nurdin yang didampingi sekretaris PGRI Empat Lawang dalam mengurus PGRI butuh orang-orang yang mau berkorban segalanya dan butuh orang yang punya gagasan yang inovatif membangun pendidik,” ujar Noperman. (Ian)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Dua Kecamatan Diterjang Angin Puting Beliung,Atap Rumah Warga Beterbangan

Published

on

Caption : Warga saat membersihkan sisa puing puing terjangan angin puting beliung

REL,Empat Lawang – Angin kencang kembali menerjang pemukiman warga, kali ini terjadi di Desa Muara Pinang Baru, kecamatan Muara Pinang, minggu (28/2/2021) sore seiktar pukul 04:20.

Dari Informasi yang didapat ada satu (1) unit rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap, dimana atap dari rumah yang ditinggali oleh Asia (50) lepas dan bergeser beberapa meter dari posisi semula.

“Tadi itu saya lagi nyuci dan memang lagi hujan deras ditambah angin kencang dan mati lampu, terus saya kaget terdengar suara cukup keras yang mengakibatkan atap rumah saya terbang” tutur Asia.

Tidak hanya itu setelah kerusakan pada bagian atap puing-puing langsung berjatuhan ke ruang tengah rumahnya, sehingga menyebabkan kerusakan pada perabotan rumahnya.

“Perabotan saya yang ada di ruang tengah basah terkena air dan puing dari bagian atas rumah” Tambah Asia.

Atas kejadian ini diperkirakan Asia mengalami kerugian sekitar 30 hingga 40 juta Rupiah.

Selain mempora porandakan rumah warga di Kecamatan Muara Pinang angin puting beliung juga mempora porandakan pemukiman warga di Desa Rantau Kasai Kecamatan Lintang Kanan.Minggu (28/2)

Kerusakan juga dominan dibagian atap rumah yang terlepas karena kencangnya hembusan angin puting beliung.

Medi handika Ismail (22) warga Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan saat dihubungi melalui via whatsapp mengatakan belum mengetahui seberapa banyak rumah yang mengalami kerusakan diakibatkan angin puting beliung.

“Untuk masalah data baru sedikit yang saya tahu , cuma baru tahu info ini di sukarami pohon tumbang yang menimpa kabel untuk aliran desa dan menyebabkan mati lampu dandi desa rantau kasai ada juga rumah yang terkena dampak dari hujan angin tadi,atap rumah (Seng,Red) rumah banyak yang jatuh,”Katanya.Minggu (28/2)

Namun,yang paling berdampak dari hujan angin itu lanjutnya banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang jalan desa

“Dan yang paling berdampak adalah sampah, saya keluar rumah mau ke muara pinang tadi mulai dari tanjung alam sampai ke muara danau banyak sampah yang beserakan di tengah jalan,”Jelasnya.(DN/Pad)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Angin Puting Beliung Hantam Rumah Warga,Satu Rumah Rusak Berat

Published

on

Caption : Personil BPBD membersihkan dahan dahan pohon yang tumbang menimpa rumah warga

REL,Empat Lawang – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kabupaten Empat Lawang langsung menerjunkan sepuluh (10) orang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) kelokasi terjadinya angin puting beliung di Desa Tanjung Ning Kecamatan Saling,Sekira pukul 17 : 00 wib.sore, Jum’at (27/3)

Kepala BPBD Sahrial Podril melalui kabid kesiapsiagaan Harry Pratama mengatakan ada lima buah rumah yang mengalamu kerusakan akibat angin puting beliung di Desa Tanjung Ning.

“Kejadian tersebut mengakibatkan satu rumah rusak parah karena tertimpa pohon dekat rumahnya atas nama Junaidi (63) dan ada beberapa rumah mengalami rusak ringan,tidak ada korban jiwa namun korban mengalami luka ringan,”Kata Harry

Masih dikatakan Harry,pihaknya telah mengevakuasi warga yang ditimpa musibah,dengan membantu membersihkan pohon yang tumbang,akibat angin puting beliung

Diceritakan Harry,korban atas nama Junaidi (63) pemilik rumah yang tertimpa pohon tumbang,menjelaskan korban saat itu sedang berada didalam kamar untuk menunaikan ibadah sholat magrib namun,tiba tiba terdengar suara menggelegar yang disertai beberapa dahan pohon menimpa tubuhnya.

“Pada saat itu korban sedang sholat tiba tiba pohon menimpa rumah dan mengenai tubuhnya sampai terjatuh,beberapa saat kemudian tetangga korban mengevakuasi korban untuk keluar rumah,”Jelas Harry.(Pad).

Baca Selengkapnya

Trending