oleh

Joncik Janji Bantu Bangun Bangun Masjid Kemenag

REL, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad berjanji akan membangunkan Mushola atau Masjid, dilingkungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang,

Sebeb Kemenag sudah selayaknya memiliki Masjid sendiri, dan didukung juga dengan pegawai dan perkantoran lain yang berdekatan dengan Kemenag Empat Lawang.

“Insyaallah Dianggaran perubahan tahun 2019 ini atau bila tidak memungkinkan kita anggarkan di Tahun 2020. Tapi terlebih dahulu pihaknya menyarankan agar pihak Kemenang menyampaikan proposal usulan terlebih dahulu,” ungkap Joncik usai Upacara Hari Amal Bakti (HAB) Ke 73 dilapangan Kanator Kemenag Empat Lawang,” Kamis (3/01).

Dilanjutkan Joncik, khusus pembangunan di bidang Agama, sudah menjadi visi-misi nya, untuk mewujudkan Empat Lawang yang Madani, yang salah satu isinya adalah Agamis.

“Dibidang Agama ini pula sudah saya angkat staf khusus bidangnya, sehingga lebih fokus dan maju lagi karena dulu Empat Lawang ini dikenal kotanya santri, banyak toko Agama, qori dan qoriah bahkan orang hebat lahir dari sini. Makanya harus kita ulangi dan kembalikan suasana itu,” ujarnya.

Disisi lain Joncik, memrintahkan agar tanah yang sudah di hibahkan ke Kantor Kemenang Empat Lawang bisa di selesaikan dengan baik. Paslanya hibah tanah 1.1 hektar hanya sebagiannya saja yang bisa di gunakan, sedangkan yang lainnya masih bermasalah dan itu harus di selesaikan. Karena Negara merasa dirugikan jika hibah sudah dibayar full tapi sebagain lahan saja yang bisa di fungsikan.

“Kita telusiri jika bermasalah kita selesaikan kepada pembeli atau penghibahnya dulu. Tapi itu kita telusuri dulu dari mana akar permasalahannya,” jelas Joncik.

Sementara itu, Kepala Kemenang Empat Lawang H Mummad Makki, mengaku pihaknya siap bersinergi bersama Pemkab Empat Lawang, untuk mewujudkan Empat Lawang Madani, sebagai bentuk program kerohanian dan menciptakan masyarakat yang Islami.

“Siraman rohani dan kunjungan kerja kerohanian itu memberikan kesejukan yang selama ini dianggap Daerah angker, selain itu yang sudah jalan menahan buku nikah jika ada yang pesta malam. Dan Alhamdulillah sudah berjalan dan tidak ada yang melanggar,” pungkasnya (Mg01/rel).

BACA JUGA