Connect with us

Empat Lawang

Jenazah Warga Kepahyang Ditemukan di Empat Lawang

Published

on

EVAKUASI : Jenazah Hauna (60), warga Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir, Kepahyang Provinsi Bengkulu, saat dievakuasi di perairan Sungai Musi, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (9/12/2018).

REL, Empat Lawang – Sesosok mayat ditemukan di perairan Sungai Musi, wilayah Desa Simpang Perigi Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (9/12) sekitar jam 13.15 WIB.

Belakang diketahui, mayat tersebut adalah Hauna (60), warga Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir, Kepahyang Provinsi Bengkulu, yang hanyut tenggelam saat sedang mencuci pakaian di aliran sungai Musi, Jum’at (7/12) lalu, atau sejak tiga hari lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, nenek Hauna sebelum ditemukan sudah dalam kondisi meninggal ini, diketahui berada di sungai Musi hendak mencucu pakaian di tepian desanya. Tidak diketahui pasti kejadiannya, tiba-tiba nenek malang itu terseret arus Sungai hingga diketahui tenggelam.

Warga dibantu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahyang Provinsi Bengkulu, terus melakukan pencarian hingga akhirnya setelah tiga hari dinyatakan tenggelam, nenek malang ini ditemukan mengapung di perairan sungai Musi Desa Simpang Perigi Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawamg.

Jenazah korban tenggelam tersebut, selanjutnya dievakuasi tim pencarian korban tenggelam BPBD Kepahyang, bersama masyarakat setempat menggunakan rakit bambu, lalu dievakuasi menuju mobil ambulanc dan dibawa menuju Kabupaten Kepahiang.

Saat ini, jenazah nenek malang tersebut, sudah berada di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum desanya.

Kepala Desa Simpang Perigi Kecamatan Ulu Musi Empat Lawang, Dekki Suarno mengaku belum mengetahui ditemukannya mayat nenek malang tersebut di wilayah desanya. Namun demikian, pihaknya mengetahui jika ada warga Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahyang, yang dilaporkan hanyut di aliran sungai Musi.

“Desa mereka itu merupakan desa tetangga, meski berlainan kabupaten. Letaknya di hulu desa kita. Kita memang telah diberitahu jika ada warga desa mereka tenggelam sejak Jum’at lalu dan diminta melaporkan ke mereka jika warga kita yang nemukan,” kata Dekki saat dihubungi via Handphone (Hp).

Dia mengaku ikut bersyukur jika jenazah korban tenggelam tersebut telah ditemukan. “Iya, syukurlah kalau sudah ketemu. Ini artinya pencarian terhadap korban tenggelam itu sudah berakhir. Saya selaku kepala desa, juga turut berbela sungkawa, mudah-mudahan keluarga korban dapat bersabar atas musibah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Hauna binti Ali Seren (60) warga Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahyang, Provinsi Bengkulu, korban hanyut terbawa arus Sungai Musi dan jenazahnya berhasil ditemukan di perairan Sungai Musi Desa Simpang Perigi Kabupaten Empat Lawang, Minggu (9/12) sekitar jam 13.15 WIB, diakui pihak keluarga, korban mengidap epilepsi semasa hidupnya.

“Didapati informasi dari (pihak) keluarga bahwa korban mengalami penyakit epilepsi. Korban jatuh dan terseret air sungai dengan kedalaman sekitar 1,5 meter,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahyang, Provinsi Bengkulu, Ir Taufik saat dihubungi wartawan, kemarin.

Menurit Ir Taufik, kronologis hanyutnya nenek malang tersebut, bermula saat korban pergi ke Sungai Musi yang berada di belakang rumah korban, untuk mencuci pakaian, Jum’at (7/12/2018) sekitar jam 8.00 WIB. Namun, hingga jam 11.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

“Saksi Uyub, keluarga korban, menyusul korban karena korban tidak pulang, ketika berada di tempat kejadian saksi tidak menemukan korban namun hanya menemukan pakaian cucian korban,” jelasnya.

Selanjutnya, kejadian itu langsung diberitahukan kepada keluarga warga yang lain. Oleh warga langsung diberitahukan kepada pihak BPBD Kepahyang, hingga selanjutnya dilakukan pencarian dengan menelusuri sungai hingga ke wilayah Empat Lawang, Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, tadi sekitar jam 13.15 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan di perairan Desa Simpang Perigi Kabupaten Empat Lawang. Saat ini sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” terangnya. (12)

Empat Lawang

Kemenag Doa Bersama,Kesembuhan Menag

Published

on

Caption : Tampak suasana Dzikir dan Doa bersama kemenag Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Menteri agama indonesia,positif terpapar wabah covid -19.

Maka dari itu Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Empat Lawang bersama jemaah menggelar dzikir dan doa bersama,dimusholah al madani kemenag Empat Lawang.Selasa (22/9).

Dzikir dan Doa bersama ini di tujukan untuk kesembuhan menteri agama yang terpapar wabah covid-19.

“Doa bersama untuk kesembuhan menteri agama dari covid yang dilanjutkan dengan membaca yasin dan dzikir,”Kata H Muhammad Makki S. Ag, M. Pd. I Kakankemenag Empat Lawang.Kamis (24/9).

Dzikir dan doa bersama langsung di kordninatori oleh Kasubag T.U H.M Syaifullah M.M dilanjutkan dengan pembacaan surah yasin dan dzikir serta dilanjutkan dengan doa bersama

Dengan harapan,digelarnya dzikir dan doa bersama ini ,bisa memberikan kekuatan ilahi untuk kesembuhan kepada menteri agama.

“Semoga beliau diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi semua ujian ini,dan beliau segera sembuh dari wabah covid-19,”Ucapnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bung Ben Programkan 3M Untuk PWI

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption :Beni Syafrin berfose bersama ketua PWI Sumsel dan anggota.

REL,Empat Lawang – Ber-Visi misikan 3 M ,Beni Syafrin terpilih menjadi ketua definitif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang.Rabu (23/9).

Beni Safrin terpilih dengan memenangi 7 suara berselisih satu suara,dengan total pemilih sebanyak 13 orang yang tergabung dari anggota PWI Kabupaten Empat Lawang

“Alhamdulilah terima kasih teman teman,kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama,”Lanjut Beni

Dengan,Mewujud Sumber Daya Manusia Yang Unggul, Profesional, Berkualitas dan Bermartabat. Mendukung Terwujudnya Empat Lawang MADANI,ia pun mempunyai program program unggulan yang di rangkum menjadi 3M

“Yang pertama, Memperkuat Sinergitas Dengan Pemerintah Empat Lawang untuk membangun Bergening Kuat Dengan Pihak Swasta,Meningkatkan Profesionalisme Seluruh Anggota PWI, Yang Berbasis Digitalisasi ,melalui Peningkatan Uji Kompetensi dan Penguatan bimtek terkait tata kerja Jurnalis, termasuk juga aturan dan perundang-undangan yang terupdate,”Sambung Bung Beni

Menciptakan perlindungan hukum bagi seluruh anggota PWI dan Peningkatan Kesejahteraan,membentuk koperasi PWI Empat Lawang,menciptakan usaha kreatif sebagai pendapatan PWI,membangun solidaritas antar seluruh anggota PWI melalui arisan keluarga , menyiapkan asuransi tenaga kerja gratis untuk seluruh anggota PWI dan PWI mempunyai kantor sendiri.

“Tentunya semua ini perlu kerjasama dan dorongan dari kita semua,mari kita bersama sama memajukan PWI Empat Lawang,”Ucap Bung Beni

Dengan harapan PWI Empat Lawang kedepannya dapat lebih konsisten dan profesional dalam bekerja untuk mewujudkan Empat Lawang MADANI.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tingkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Tampak Dandim 04-05 lahat tinjau lokasi pembukaan jalan

REL,Empat Lawang – Dandim. 04-05 Lahat melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-109 di tahun 2020.Selasa (22/9).

Dandim 04-05 lahat menaungi 3 wilayah yakni .kabupaten Empat Lawang,kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat.

Namun,pantauan dilapangan ,yang menjadi titik lokasi giat tersebut yakni di Kabupaten Empat Lawang tepatnya di Kecamatan Pendopo Desa Tanjung Raman.

Dandim 04-05 Lahat Letkol Kav Syawaf Al Amien,SE.M.Si mengatakan ada 2 kegiatan dari TMMD yakni giat fisik dan non-fisik diantarannya pembukaan jalan kurang lebih 1,120 meter dengan lebar kurang lebih 5 meter dan gorong gorong sebanyak 10 unit.

“Sedangkan non-fisik mempunyai 8 program diantaranya,yang pertama penyuluhan kesadaran bela negara,penyuluhan tentang hukum,penyuluhan tentang bahaya narkoba,penyuluhan tentang pertanian,penyuluhan tentang wawasan kebangsaan,penyuluhan tentang kesehatan,penyuluhan tentang pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),”Lanjut Syahwab

Sasaran yang dicapai,membantu mempercepat pembangunan di daerah memperlancar perhubungan/transfortasi darat,membantu tingkatkan kesejahteraan rakyat di daerah,tanamkan kesadaran bela negara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jadi capaian yang di inginkan ada 5 point tersebut di kegiatan TMMD ke 109 ditahun 2020,”Jelasnya.

Terpisah Shanti warga Tanjung Raman merasa senang dengan adannya TMMD di Desanya,karena menurutnya dengan adanya pembukaan jalan ini bisa memperlancar aktivitas warga sehari hari.

“Senang,semoga kedepannya lebih maju lagi dan bisa dirasakan oleh masyarakat langsung,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending