oleh

Jembatan Penghubung Antara Desa Lawang Agung dengan Bandar Agung Paiker Ambruk

REL, Empat Lawang – Akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan air Sungai Musi meluap. Ditambah lagi banyaknya sampah batang pohon, membuat jembatan di Desa Lawang Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) ambruk, pada Kamis (22/4) sore.

Kepala Desa Lawang Agung Darmawan, mengatakan, jembatan yang ambruk tersebut dibangun sejak tahun 2004 dengan panjang 24 meter dan lebar sekitar 3 meter lebih.

Ditambahkannya, jembatan yang ambruk tersebut selama ini digunakan masyarkat sebagai jalan penghubung antara Desa Lawang Agung dan Desa Bandar Agung. Selain itu, jembatan juga kerap digunakan oleh masyarakat untuk mengangkut hasil tani.

Budi, salah seorang warga Desa Lawang Agung, mengaku sangat prihatin dengan ambruknya jembatan tersebut.

“Ya, kami warga di sini berharap jembatan-jembatan yang ada di Lawang Agung ini diperbaiki agar akses kami menuju Desa Bandar Agung tidak putus,” harap Budi.

Seperti diketahui, sekitar 20 meter dari lokasi ambruknya jembatan, sebenarnya ada satu jembatan lagi yang menghubungkan Desa Lawang Agung dengan Desa Bandar Agung. Namun pembangunannya belum rampung. Pengerjaannya baru 50 persen.

Pembangunan lantainya sudah dicor 40 meter, pegangan kiri 20 meter, pegangan kanan 20 meter dan bagian tengah sekitar 40 meter lagi.

“Kami minta tolong sama bupati, kalau bisa segera menyelesaikan pembangunan jembatan satunya lagi,” kata Darmawan. (Rel)

Komentar

BACA JUGA