oleh

Jelang Buka Puasa Melalui Ponsel Diumumkan Kelulusan

REL, Tebing Tinggi – MAN 1 Empat Lawang  menggelar rapat penentuan kelulusan bagi siswa kelas XII yang dipimpin langsung oleh waka kurikulum mewakili Susi, Kepala MAN 1 Empat Lawang, Imam Rohman yang berhalangan hadir.

Rapat kelulusan kelas XII MAN 1 Empat Lawang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 8 Mei 2019, di ruang kantor dewan guru mulai pukul 10.00 WIB pada jam istirahat sampai dengan selesai.

Dalam pengantarnya Susi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen madrasah yang telah berupaya semaksimal mungkin mendidik dan membimbing siswa siswi XIII MAN 1 Empat Lawang

“Bahwa banyak pengorbanan yang sudah bapak ibu guru alami dalam mendidik dan mengajarkan siswa, dalam perjalanan tersebut pasti ada dua sisi yg harus diperhatikan sisi guru dan siswa. Untuk mendapatkan nilai bagus siswa harus belajar dengan sungguh-sungguh. Bapak ibu guru telah melaksanakan proses  pengajar dengan baik, siswa mampu menyerap sehingga hasil yang diperoleh bisa memuaskan seluruh pihak,”tegasnya.

Lebih lanjut Susi menyampaikan, bahwa untuk ada poin poin syarat bagi para siswa kelas XII dinyatakan lulus, yang pertama Semua siswa MAN Baureno telah menyelesaikan semua program pembelajaran dengan baik, dilihat dari dokumen rapor siswa selama 3 tahun atau 6 semester dan telah mengikuti seluruh rangkaian ujian kelulusan mulai dari ujian praketk sampai ujian nasional.

“Berdasarkan dua hasil diatas, kita nyakan seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 20 orang semuanya lulus. Tetapi pada tahun ini  kita memiliki satu persyaratan tambahan, dimana setiap siswa kelas XII diwajibkan menyetor hapalan minimal 15 surat pendek. Dimana dari 20 siswa ini, ada 6 siswa yang belum menyelesaikan hapalan ini, sehingga kita akan menanggukan surat kelulusan setelah mereka menyelesaikan persyaratan,”jelas Susi.

Sambungnya, pengumuman kelulusan siswa kelas XII MAN 1 Empat Lawang akan dilaksankan pada sore hari ini menjelang waktu berbuka puasa langsung via telpon dan pesan pribadi kepada setiap siswa.

“Hal ini untuk menghindari adanya upaya konpoi dijalan dan corat coret seragam sekolah,  selain membahayakan juga mengagu pengguna jalan,”pungkasnya.(15)

BACA JUGA