Connect with us

Empat Lawang

Jarak Kantor Jauh Pegawai Takut Dibegal

Published

on

REL, Empat Lawang – Pegawai baik PNS dan TKS mengaku sedikit khawatir saat pergi bekeja menunju gedung kantor yang baru selesai dibangun yakni di kawasan jalan poros. Bukan tanpa alasan mereka mengutarakan perasaan takut ini. Pasalnya, jarak dari rumah menunju kantor cukup jauh, terlebih bagi pegawai yang bekerja menggunakan motor, mereka takut dibegal dijalan.

“Jaraknya cukup jauh dari rumah, tiap pagi yang pakai motor datang ke kantor, buka apa, takut dibegal, kalau tidak salah kan pernah ada kejadian pegawai RSUD Empat Lawang pernah dibegal pagi hari,” kata salah satu PNS yang tidak mau namanya ditulis, kemarin

kata Dia, disepanjang kawasan jalan poros, belum dipadati rumah penduduk dan banyak hutan.

“Memang kejahatan itu kadang tidak kita duga kapan terjadi. Tapi oknum kriminal tampaknya lebih jeli melihat kondisi,” katanya

Tidak hanya itu saja, lebih memprihatinkan lagi, bagi para TKS, sehari bolak-balik dari rumah ke kantor cukup menguras biaya dan tenaga. “Sehari habis seliter itu BBMnya untuk kerja saja, belum yang lain,” timbal salah satu TKS.

Kiranya, lanjut Dia, jika diperkenankan ada angkutan umum dari pihak pemerintah setempat. “Itu hanya usul saja,” katanya

Terpisah, Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Empat Lawang, M Yunidi Nuzli, menyebut, mengenai hal tersebut saat ini buka kewenangan pihaknya. “Kalau soal angkutan umum bukan ke kita lebih tepat coba ke Dishub. Kita ini sifatnya sebagai kepala rumah tangga memenuhi kebutuhan kepala daerah,” tukasnya (13).

Empat Lawang

Antisipasi Penyebaran Virus Corona,BPBD Bentuk Tim Relawan Desa Tangguh Covid-19

Published

on

Foto : BPBD For REL Caption : Penyerahan bantuan APD langsung oleh Kabid kesiapsiagaan (Harry Pratama) Kepada relawan desa tangguh covid-19 di Desa Lubuk Puding Kecamatan Ulu Musi.Kemarin.

REL,Empat Lawang – Berbagai upaya dan usaha pemerintahan kabupaten Empat Lawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang untuk memutuskan penyebaran wabah virus covid-19 di wilayah bumi saling kruani sangi krawati.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh BPBD yakni membentuk desa tangguh covid-19 di berbagai Kecamatan di kabupaten Empat Lawang

yang menjadi tempat desa tangguh salah satunya yakni di Desa Lubuk Puding Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.

“Pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi bencana,BPBD bentuk desa tangguh COVID 19 guna siaga dan antisipasi penyebaran virus,”Kata Kepala BPBD Kuswinarto melalui Kabid Kesiapsiagaan Harry Pratama.Kemarin (15/8).

Selain membentuk Desa tangguh dikatakan Harry,pihaknya juga memberikan alat pelindung diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus covid-19

“Ada sebanyak 250 pcs masker, tank semprot, lima liter disinfektan ada lima buah,tempat cuci tangan 1 unit dan buku saku sebanyak 160 buah,”Paparnya.

Adapun tujuan pembentuk relawan tangguh covid-19 tersebut lanjut Harry,untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait covid 19,memantau potensi penyebaran covid ,mensterilisasikan penyebaran virus di lingkungan desa dan menyampaikan informasi kepada pemerintah daerah (BPBD) serta memantau pelaksanaan kehidupan baru New Normal tentang penerapan protokol kesehatan.Tuturnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Perpanjangan BLT DD Tahap I di Salurkan

Published

on

Foto : Ist Caption : Penyaluran perpanjangan BLT dd Tahap I Desa Ulak Dabuk,

REL,Empat Lawang – Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) di Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang menerima bantuan langsung tunai (BLT DD),Kemari (15/8).

Diketahui penyaluran BLT dana desa ini merupakan blt perpanjangan,yang mana blt dd tiga bulan yang dipruntukan bagi warga yang terdampak wabah covid-19 dengan nominal 600 ribu per -KK telah di salurkan di bulan April,Mei dan Juni.

Kepala Desa Ulak Mengkudu Kasmir mengatakan hari ini pembagian blt dd perpanjangan dengan nominal 300 ribu per-bulannya.

“Pembagian blt dd tahap ke 2 bulan ke 4 desa Ulak Dabuk sebanyak 135 kk yang masing masing KK menerima sebesar 300 ribu perbulannya,”Kata Kasmir

Masyarakat lanjutnya yang menerima BLT perpanjangan itu di bulan,Juli,Agustus dan September

“Blt DD perpanjangan itu selama tiga bulan,dan hari ini baru tahap pertama dibulan Juli,”Ucapnya.

Ditambahkan Johan Marmondo selaku Pendamping Lokal Desa (PLD ) yang hadir dalam pembagian BLT langsung di awasi serta di kawal oleh forcopimcam Kecamatan Talang Padang.

“Semoga wabah virus covid-19 ini dapat segera berlalu dan masyarakt bisa beraktivitas seperti biasanya,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hoax,Beredarnya Video Penodongan di Empat Lawang

Published

on

Caption : Video Hoax yang beredar di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Masyarakat Empat Lawang diresahkan beredarnya video yang mengatas namakan kejadian penodongan di Kabupaten Empat Lawang tepatnya dijalan poros pada pagi hari ini Kamis (13/8/20).

Dalam video tersebut nampak seorang perempuan yang menggunakan pakaian (Baju) warna putih dan jean hitam yang mengenakan helm mengalami tangan putus serta didalam video itu di tulis dengan kata kata “Keno todong dijalan poros tebing”

Setelah ditelusuri bahwa video itu Hoax dan bukan terjadi di Kabupaten Empat Lawang melainkan kejadian kecelakaan di Kalimantan antara pengendara roda dua dengan kendaraan Roda enam (Truk) sehingga mengakibatkan pengendara roda dua tersebut mengalami putus tangan.

Hal tersebut dapat dibuktikan di salah satu akun Youtube yang telah diposting satu minggu yang lalu (4/8/2020) yang bernama chanel “Syams Aprilia”.

  • Caption : Video asli, kejadian yang terjadi di kalimantan

 

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK terkait beredarnya video hoax yang mengatakan bahwa kejadian itu terjadi di kabupaten Empat Lawang ia pun membantah.

“Bukan di Empat Lawang kejadian itu,”Katanya singkat saat dikompirmasi melalui pesan singkat whatsapp.Kamis (13/8).

Masih dikatakan Kapolres,ia menegaskan, merajuk pada uu ITE bagi penyebar berita hoax bisa dikenakan pidana

“Dalam pasal 45 A ayat (1), setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan di pidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending