Connect with us

Empat Lawang

Jangan Ada Konflik Ditingkat Rekapitulasi 

Published

on

RAPAT : Namak suasan Rapat Pengarahan antisipasi pencegahan Konflik Pemilu 2019

REL, Empat Lawang – Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang, untuk mengawal proses Pemilu. Jangan sampai terjadi konflik di Kabupaten Empat Lawang ini.

“Mari kita tunjukan masyarakat Empat Lawang yang bisa menjalankan Demokrasi yang dewasa,” ungkap Sungudi pada saat rapat pengarahan oleh Bupati dan Wakil Bupati Empt Lawang beserta FKPD, terkait pencegahan konflik Pemilu tahun 2019, dipendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Jum’at (26/4).

Dirinya lanjut Sungudi, sebagai Komandan Kodim 0405 Lahat, hanya mengawal pesta Demokrasi ini dengan lancar, dan jika ada gangguan dirinya dengan Kapolres akan menindak secara tegas.

“Kami tidak mengharapkan itu, kami mau masyarakat Empat Lawang ini Dewasa, ada masalah kita selesaikan secara baik-baik, dengan cara musyawarah. Mari kita jaga keamanan di Empat Lawang ini tunjukan ke  Daerah luar,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, mengatakan anggapan orang luar kalau Empat Lawang ini masih dalam kategori merah.

“Jangan sampai anggapan seperti itu terjadi, kita rubah kalau Empat Lawang tidak seperti itu. Karena kita sudah sepakat menjadikan Empat Lawang ini lebih baik,” katanya.

Dan lanjut Joncik,dirinya mengajak semua pihak mulai dari Pimpinan Daerah, Forkompinda, para Elit Partai dan masyarkat terlebih lagi penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu. Agar pelaksanaan rekapitulasi bisa menjamin ada rasa keadilan bagi para peserta pemilu.

“Kalau Pilpres, DPRI, DPD, DPRD Provinsi, saya tidak terlalu peduli, tapi yang Kabupaten ini yang saya antisipasi. Karena berdasarkan data intelegen yang saya terima untuk rekapitulasi di Tingkat DPRD kabupaten ini berkemungkinan untuk terjadi konflik , terjadi kerusuhan bahkan pertumpahan darah,jadi saya berharap betul pada bawalu untuk mengantisipasi itu,” harapnya.

Dirinya ditambahkan Joncik, setuju kepada aparat keamanan, untuk melakukan tindakan tegas, demi menegakan aturan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Saya tidak mau dituduh penyebab kerusuhan itu dilakukan ketidak adilan Forkompinda. Dan mudah-mudahan dengan acara ini kegalauan kita bisa teratasi,” tukasnya. (mg20).

Empat Lawang

Kapolres Berjanji Membedah Rumah Nenek Rismawati

Published

on

Caption : Kapolres Empat Lawang bertemu dan berbicara langsung dengan nenek Rismawati di Kediamannya.

REL,Empat Lawang – Jajaran Polres Empat Lawang menyambangi rumah nenek Rismawati (62) yang beralamatkan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.Sabtu (6/3).

Kedatangan orang nomor satu di wilayah Hukum Polres Empat Lawang ini,melihat kondisi kediaman nenek Rismawati dan kedua putranya yang mengalami keterbelakangan mental sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Diketahui,Nenek Rismawati tinggal bersama dua anak laki lakinya di rumahnya yang terbilang tidak layak huni dan nenek Rismawati juga mengidap penyakit katarak di dua belah matanya sehingga mengakibatkan nenek Rismawati tidak bisa melihat orang orang sekelilingnya baik dari jarak dekat maupun jauh,

Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu,S.IK didampingi wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan mengatakan akan memberikan bantuan pengobatan operasi mata kepada nenek Rismawati.

“Insyah allah kedepan kami dari kepolisian atas izin bapak kapolda sumsel akan mengobati mata nenek Rismawati agar bisa melihat kembali,”Kata Kapolres

Bukan hanya operasi mata saja ,Kapolres juga berjanji akan membedah rumah nenek Rismawati agar menjadi layak huni.

“Secepatnya akan kita lakukan menjadi rumah layak huni ,mudah mudahan allah mengizinkan,”Tuturnya.

Sementara Saipul tetangga Nenek Rismawati mengatakan sudah banyak para dermawan yang mendatangi kediaman beliau untuk memberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah banyak orang mendatangi kediaman Nenek Rismawati ,Semalam Kapolsek tebing tinggi memberikan sembako dan hari ini Kapolres,”Jelasnya

Memang lanjut Saipul nenek Rismawati pengen bisa melihat lagi namun tidak ada biaya untuk berobat.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan kepolisian polda dan polres nenek bisa melihat lagi karena kasihan kedua anaknya itu juga mengalami keterbelakangan Mental yang hidup bersama nenek Rismawati,”Terangnya.(Dn).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Trending