oleh

Jalan Negara Seperti Kubangan “Kerbau”


REL, Empat Lawang – Jalan merupakan tempat untuk masyarakat berlalu lalang melakukan aktivitas sehari hari, baik itu aktivitas perkonomian maupun lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dikarenakan jalan yang bagus dan mulus tanpa hambatan,

Namun beda halnya, jalan di Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat yang menghubungkan Provinsi Sumsel menuju Provinsi Bengkulu yang mengalami kerusakan kurang lebih selama puluhan tahun ini terpantau rusak, bergelombang dan serta berlumpur

Berdasarkan pantauan dilapangan, jalan yang berlokasikan tidak jauh dari Pos Pol PP desa ini memaksa setiap pelintas terutama roda 4 untuk bergantian melewati bagian jalan yang rusak.

Saparudin (45) salah satu pengguna sepeda motor yang sedang melintas di lokasi rusaknya jalan menyampaikan setahu dirinya jalan lintas Kepahiang – Pagar Alam ini pernah diperbaiki akan tetapi rusak kembali. “Sudah sering diperbaiki oleh pemerintah, tapi rusak lagi rusak lagi mungkin karena memang lokasinya berdekatan dengan sungai musi dan rawan longsor”, tutur Saparudin, Senin (24/5).

Sementara, Kepala Desa (Kades) Lingge, Jon Mailani menjelaskan sejatinya jalan yang melintasi desanya ini seingatnya sudah 20 puluh tahun lebih mengalami kerusakan setiap kali diperbaiki dan ditimbun maka akan rusak kembali.

“Sudah pernah diperbaiki dan ditimbun baik itu oleh pemerintah, pihak swasta dan warga akan tetapi cepat rusak lagi karena memang lokasinya rawan longsor dan berdekatan dengan aliran Sungai Musi” Kata Jon.

Selain itu Jon Juga menambahkan beberapa bulan yang lalu tim gabungan dari dinas terkait yakni dari kabupaten dan provinsi telah mengambil sampel tanah untuk kemudian diteliti.

“Sampel tanah sudah diambil dimana pada proses pengambilan sampel tersebut dikatakan kalau memang jalan tersebut tidak dimungkinkan lagi diperbaiki atau ditimbun maka akan dibangun jembatan,”tukasnya.

Komentar

BACA JUGA