Connect with us

Empat Lawang

Ispa dan Diare Masih Juara Dimusim Kemarau

Published

on

Junaidi

REL, Empat Lawang – Musim kemarau yang terus melanda Kabupaten Empat Lawang dan sekitarnya. berbagai penyakit mulai menyerang masyarakat, namun yang menjadi jawara tetap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan atau (Ispa) dan penyakit Diare.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang, Wiwik melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Junaidi mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa Ispa dan Diare merupakan penyakit yang paling banyak diderita masayarakat sepanjang  musim kemarau ini.

Namun pihaknya belum bisa merincikan secara pasti berapa orang penderita penyakit tersebut dengan alasan belum melakukan perekapan dan belum semua puskesmas melaporkan ke pihaknya.

“Iya Ispa dan Diare penyakit tertinggi penderitanya selama kemarau. Kalau ispa sangat berpengaruh dengan kemarau karena banyaknya debu dan asap. Sedangkan diare kemungkinan besar disebabkan minimnya air bersih, sehingga diduga banyak air yang kurang bersih terkonsumsi,” ujar Junaidi.Kemarin (18/9/19).

Untuk upaya pencegahan penyakit Ispa, Junaidi menuturkan pihaknya sudah berbagai macam cara upaya antisipasi. Mulai dari sosialisasi, imbauan imbauan hingga pembagian masker secara gratis untuk masyarakat Empat Lawang.

“6000 masker sudah kami bagikan sebagai bentuk upaya pencegahan penyakit Ispa. Kami juga terus sosialisasikan dan himbauan himbauan terutama ke UPTD se Empat Lawang untuk gencar lakukan upaya antisipasi,” tegasnya.

Untuk diare juga, masih kata Junaidi, pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk selalu berprilaku hidup bersih. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang higienis. Dan cek kesehatan sesegera mungkin di pelayanan kesehatan terdekat.

“Memang masalah air ini kami tidak bisa berikan solusi terbaik. Tapi kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap berprilaku hidup bersih. Baik makanan dan minuman harus bersih. InsyaAllah kalau berprilaku hidup sehat mudah mudahan dalam keadaan apapun kita akan tetap sehat,” tutupnya. (Mg20)

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Trending