Connect with us

Empat Lawang

Isak Tangis Mengiringi Penertiban PKL

Published

on

Caption : Suasana penertiban lapak di pasar pulo mas Tebing Tinggi.

 

REL,Empat Lawang – Isak tangis aksi protes para pedagang kaki lima (PKL) yang hendak di pindahkan ditempat asal semula,sempat terjadi kericuhan kepada aparat satuan polisi pamog praja (Pol-pp) di pasar pulo mas Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Penolakan tersebut lantaran lapak yang di sediahkan tidak layak serta becek, sehingga membuat para pedagang kaki lima (PKL ) memilih tempat untuk berjualan di lahan parkir.

“Berjualan disini paling banyak 300 ribu sedangkan kami bayar karcis sampah 1.000,bayar karcis tidak tau kacis apa itu mungkin lapak sebesar 2,500 dan bayar jaga malam 2.000 kami bayar,laku cuma 200 dari mana lagi kami mau makan wajarlah kami pindah kedepan sini,”Keluh Ratna Dewi,Rabu (22/4/20).

Yuli pedagang Ikan lainnya juga mengatakan bahwa lapak lapak yang kosong itu di miliki satu orang wajar saja kalau banyak lapak tidak ada pedagangnya

“itu banyak dag katek wong nyo satu wong ngambek limo tempat,jadi tempat itu dag katek wongnyo jadi kosong.lah pernah aku sampaikan bongkar lah mangko tau yang mano jualan dan mano yang disewokan,”Jelasnya.

Sementara Kasat Pol PP Suan Amri mengatakan penertiban pasar yang dilakukan untuk menyesuaikan konsep Penataan pasar yang sudah di sediakan tempat untuk berjualan .

“penertiban pasar ini untuk menertibkan para pedagang yang membuka lapak dagangannya yang tidak sesuai dengan tempat dan No undian nya tersebut agar pindah ke tempat yang seharusnya ” tegasnya

Sedangkan Kepala UPTD Pasar Tebing Tinggi Medi,dikompirmasi wartawan melalui via telepon mengatakan pihaknya kemarin di panggil bupati Empat Lawang bersama instansi terkait adanya laporan masayarakat sesama pedagang apabila tidak di tertibkan akan berjualan kedepan semua.

“Bupati agak tersinggung karena ada yang melapor langsung ke no beliau,jadi kami di panggil bupati lima OPD itu,jadi di perintahkan garda terdepan itu Pol-pp,”Ujar Medi.

Kalau dinas perindustrian dan perdagangan Lanjut Medi ,selama ini sudah secara lisan melakukan pendekatan pemberitahuan,

“Karena kami itu menghindari kecemburuan sosial antar sesama pedagang itu dan nyatanya memang benar mereka,kalau tidak bisa dirapikan kami bakal pindah kedepan lagi katanya pedagang,”Jelasnya

Masih dikatakan Medi,yang di takutkan pak bupati yang di pinggir jalan itu kalau tidak di tertibkan bisa sampai kejembatan lagi,sama seperti pedagang ikan itu yang berjualan di lahan parkir kalau tidak di terbitkan bisa jadi yang di lapak diseng itu pindah di lapangan juga.

“Karena itu kemarin di printah kan pak bupati langsung dan beliau tidak mau lagi selengek selengek’an kalau mau tegas ya tegas karena perda nya itu di pol-pp kalau disprindag sudah semaksimal mungkin untuk menata pasar itu,”Pungkasnya.(Mg20).

Empat Lawang

Para Pelaku UKM Keluhkan Nomor Antrian

Published

on

Caption : Para pelaku UKM mendatangi Kantor Bank BRI Tebing Tinggi

REL, Empat Lawang – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Empat Lawang mulai berbondong bondong mendatangi kantor Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang bertempat di Kecamatan Tebing Tinggi tepatnya di kelurahan pasar tebing tinggi, Jum’at (27/11).

Kedatangan mereka ini tidak lain untuk melakukan verifikasi pencairan bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua yang saat ini dalam proses pencairan.

Namun, sangat disayangkan dimasa pandemi virus covid-19, para UKM ini tidak sadar telah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak serta melakukan kerumunan.

Kendati demikian, para pelaku UKM pun tetap ingin mengambil nomor antrian agar bisa cepat mencairkan bantuan tersebut. Ketika hendak mengambil antrian ternyata nomor antrian sudah habis dikarenakan sudah kedahuluan para ukm lainnya yang telah mengambil lebih awal.

“Saya datang kesini dari jam 7 pagi tapi pas mau ngambil nomor antrian ternyata sudah tidak ada lagi,” Kata N salah satu pelaku UKM yang tidak mau menyebutkan namanya di media.

Masih dikatakannya, tidak mengetahui kalau kantor bank BRI Unit Tebing Tinggi tersebut buka nya di sekitar jam 5 pagi (Subuh).

“Kami baru tau kalau bank BRI Unit Tebing Tinggi itu bukanya pagi pagi. setau saya kantor buka itu sekitar jam 7 lewat, dan wajar saja kalau kami tidak dapat lagi nomor antrian padahal kami datang jam 7 itu sudah pagi, eh ternyata ada yang jam 5 subuh,”Ucapnya.

Ditempat yang sama S juga seorang pelaku UKM juga tidak mendapatkan nomor antrian mengeluhkan, padahal sudah sangat pagi mendatangi kantor BRI Unit Tebing Tinggi.

“Ya tidak dapat antrian, kami tidak tau kalau ada yang sudah ngambil antrian dari pagi, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,”Jelasnya.

Sementara Pemimpin Bank BRI Unit Tebing Tinggi yang sering disapa Jul saat ingin dikomfirmasi wartawan tidak mau ditemui awak media.

“Kata bapak tadi kalau mau komfirmasi silahkan ke pimpinan cabang BRI di kabupaten Lahat,”Kata salah satu pegawai bank BRI ketika ditanya namanya tidak mau menyebutkan nama

Saat ditanya terkait nomor antrian yang sudah diambil dari pagi pagi subuh ia pun mengatakan belajar dari pengalaman yang sudah sudah,

“Terlalu banyak yang datang, jadi belajar dari pengalaman yang sudah sudah,”Ucapnya

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank BRI Kabupaten Lahat Indra Malik saat di hubungi melalui via seluler terkait nomor antrian yang sudah dibagikan di waktu pagi sekitar pukul 05 : 00 Wib (Subuh) mengatakan pada intinya kami itu menerapkan protokol kesehatan

“Intinya kami itu untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi virus covid-19 ini,Seperti menjaga jarak,”Katanya (*).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Merekap Nomor Togel,Bandar dan Pembeli Diciduk Polisi

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Tersangka dan barang bukti saat dibawa ke Mapolres Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Tim Elang polres Empat Lawang berhasil mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang sudah meresahkan masyarakat

Diketahui diantara ketiga pelaku itu salah satunya adalah diduga bandar togel yakni Kairo alias Kai (43) bin Gafur warga desa Lubuk Tanjung Kecamatan Muara Pinang dan dua orang lainnya sebagai pembeli yakni Zamri Julianto (25) bin Zailin warga desa Lubuk Tanjung bersama Dandi Wiranata (19) bin Zailin warga desa Talang Baru Kecamatan Muara Pinang ditangkap saat merekap nomor togel di kediaman pelaku di desa Lubuk Tanjung.

“Ya kemarin (Kamis) kita telah mengamankan tiga orang diduga pelaku judi togel yang diantaranya diduga Bandarnya,”Kata Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatreskrim AKP.Mursal Mahdi,SH,.MH.Jum’at (27/11)

Masih dikatakan Mursal,team elang Polres Empat Lawang mengamankan ketiga pelaku tersebut, pada saat pelaku sedang merekap Nomor togel di kediaman pelaku di desa lubuk tanjung

“Saat dilakukan penggerbekan kita mendapati barang bukti 15 lembar rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,2 bundel rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel,1 buah buku tulis berisi rekapan yang bertuliskan angka yang di duga tulisan togel ,1 buah kalkulator merk citizen,1 unit handphone dan uang sebesar 75 ribu rupiah,”Jelasnya.

Kemudian lanjut Mursal,pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Polres Empat Lawang guna proses lebih lanjut.

“Ketiga pelaku dan barang bukti kita bawa ke mapolres Empat Lawang untuk dilakukan proses lebih lanjut,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Senin Bupati Mulai Masuk Kerja

Published

on

Caption : Bupati dan Istri saat Vidcall bersama anggota DPRD dan Wartawan

REL,Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Heppi Sapriani (istrinya, red), vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan para wartawan.

Dalam vidcall itu, Bupati Empat Lawang, menyampaikan kalau keadaan dirinya dan Ketua Tim Penggerak PKK, dalam keadaan Sehat dan baik-baik saja.

“Alhamdulillah kami sehat, terimaksih, kawan-kawan DPRD, kawan-kawan wartawan, dan masyarakat Empat Lawang yang sudah mendoakan kami,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat Vidcall bersama Anggota DPRD Empat Lawang dan Wartawan, diruang Waka 1 DPRD Empat Lawang, Kamis (26/11/2020).

Dalam kesempatan itu juga, dirinya selaku Bupati Empat Lawang menghimbau kepada seluruh masyarakat Empat Lawang, untuk selalu menegakan protokol kesehatan.

“Kepada masyarakat Empat Lawang covid itu memang ada, jadi kepada masyarakat tetap tegakan porkes, yaitu pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Dan Insyaallah minggu sore saya pulang ke Empat Lawang, Insyaallah Senin mulai ngantor,” kata Bupati.

Sedangkan Istri Bupati Empat Lawang Hj Heppi Sapriani, mengatakan kalau dirinya dalam keadaan sehat dan masih menjalani Isolasi, sebab dirinya masih menunggu Swab kedua.

“Kepada masyarakat saya menghimbau, tetap jaga kesehatan, tetap tegakan protokol kesehatan dengan 3 M (mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak), sebab covid ini ada dimana-mana,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending