Connect with us

Empat Lawang

Ini Hasil Sidang DKPP Tentang Pemilu Empat Lawang

Published

on

REL, Empat Lawang – Masih ingat dengan pemberitaan laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu terkait pelaksanaan Pemilu pada 27 Juni 2018 yang lalu, ? Kini DKPP telah mengeluarkan putusannya untuk penyelenggara pemilu Empat Lawang baik KPU maupun Panwaslu Empat Lawang.

Hal ini sesuai dengan pelaksanaan sidang Pleno DKPP, pada Kamis (5/7) oleh Harjono selaku Ketua merangkap Anggota, Muhammad, Teguh Prasetyo, Alfitra Salam, Ida Budhiati, Hasyim Asyari, dan Fritz Edward Siregar, masing-masing sebagai anggota. Kemudian putusan tersebut dibacakan pada sidang kode etik terbuka untuk umum, Rabu (8/8) oleh Harjono selaku Ketua merangkap Anggota, Muhammad, Teguh Prasetyo, Alfitra Salam dan Ida Budhiati masing-masing sebagai anggota, dihadiri oleh Pengadu dan oleh Teradu.

Dari hasil sidang yang disampaikan oleh DKPP tersebut, Teruntuk penyelenggara Pemilu dari KPU Empat Lawang, baik Teradu 1 hingga Teradu X semua dianggap telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Hal ini bisa dilihat pada Bab Kesimpulan keputusan DKPP. Lalu dihasilkan keputusan yakni mengabulkan pengaduan Pengadu untuk sebagian.

Kemudian menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian tetap dari Jabatan Ketua KPU kepada Teradu 1 Mobius Al Hazan sebagai Ketua KPU Empat Lawang. Sanksi peingatan keras juga ditujukan kepada Teradu IV Endang Sustrisni selaku anggota Anggota KPU Empat Lawang.

Selanjutnya menjatuhkan sanksi peringatan kepada Teradu II Billi Parsha, Teradu III Ali Alimin, masing-masing selaku anggota KPU Empat Lawang. Juga Teradu V Darmawan Arsyad, Teradu VI Effendi AR, Teradu VII Arzan Suhari masing-masing sebagai Ketua dan Anggota PPK Kecamatan Pasemah Air Keruh. Pun juga Teradu VIII Devi Sarpika dan Teradu IX Syahril dan Teradu X Topan Sopiansyah selaku Ketua dan Anggota PPS Desa Kembahang Lama. Hal ini sesuai dengan Bab Keputusan DKPP.

Hanya saja, terkait pertanyaan Teradu IV terhadap Teradu 1 bahwasannya Teradu 1 dianggap tidak netral dan tidak profesional dalam seleksi anggota PPK, hal ini tidak didukung oleh alat bukti lainnya sehingga tidak dapat diterima sebagai sebuah bukti yang sempurna yang menyatakan tindakan Teradu 1 tidak profesional dan tidak netral dalam seleksi anggota PPK. Berdasarkan fakta dan bukti tersebut DKPP berpendapat dalil Pengadu tidak terbukti dan jawaban Teradu 1 meyakinkan DKPP, hal ini bisa dilihat Pada Bab pertimbangan putusan DKPP point (4.3.2).

Ketua KPU Empat Lawang Mobus Al Hazan membenarkan hasil sidang dimaksud. “Ya betul kami sudah mendengarnya secara langsung dari DKPP,”kata Mobius seraya menyebut dalam waktu dekat segera akan dilaksanakan rapat pleno penggantian posisi ketua KPU.

Dia menerangkan, DKPP menilai dirinya tidak mampu memanajemen lembaga hingga ada pandangan berbeda di level komisioner dan di level adhoc hingga melakukan kelalaian tidak mengundang Paslon dalam pleno DPS.

“Ini bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin yang tidak akan menyalahkan tim kerja. Saya tetap berkomitmen melindungi kebijakan KPU dan tim ad hoc,”imbuhnya.

Bagaimana hasil sidang putusan DKPP untuk Panwaslu Empat Lawang ? DKPP juga menyampaikan hasil sidang pleno teruntuk penyelenggara Pengawasan Pemilu yakni Panwaslu Empat Lawang, dihasilkan keputusan baik Teradu 1 hingga Teradu V tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Hal ini bisa dilihat pada Bab Kesimpulan keputusan DKPP. Sehingga DKPP memutuskan menolak pengaduan Pengadu untuk seluruhnya. Lalu merehabiitasi nama baik Teradu 1 Rudiyanto, Teradu II Andri Logan, Teradu III Martin selaku Ketua dan anggota Panwaslu Empat Lawang. Kemudian juga merehabilitasi nama baik Teradu IV Riko Hendra dan Teradu V Nurlaili selaku Staf Sekretariat Panwaslu Empat Lawang.

Berdasarkan putusan yang keluarkan dalam surat keputusan Nomor 120/DKPP-PKE-VII/2018 atas surat pengaduan dengan Nomor 110/I-P/L/DKP/2018 yang sebelumnya menyebutkan bahwa adanya dugaan pelanggaran kode etik pada penyelenggaran Pemilu Kabupaten Empat Lawang.

Oleh sebab itu, dituangkan beberapa poin pada surat putusan tersebut diantaranya yakni merehabilitasi nama baik Ketua Panwaslu Empat Lawang Rudiyanto, serta para anggota atas nama Martin, Riko Andrian dan meminta kepada pihak Bawaslu menindaklanjuti segala hasil keputusan sidang sejak terhitung surat keputusan dikeluarkan paling lambat 7 hari kedepan, serta melakukan pengawasan.

“Alhamdulillah, salah satu hasil keputusan sidang bahwa DKPP RI, pertama mereka menolak pengaduan dari pengadu seluruhnya karena tidak terbukti. Dan memutuskan untuk merehabilitasi nama baik seperti nama-nama yang mereka sebutkan,” ujar Ketua Panwaslu Empat Lawang Rudiyanto melalui Anggota Panwaslu Empat Lawang, Martin.

Disampaikan Martin, keabsahan putusan sidang tertuang pada surat keputusan yang ditanda tangani Ketua, anggota, dan sekretaris persidangan Osbin Samosir, sebagai bentuk salinan. “Itu sebagai salinan resmi hasil keputusan persidangan DKPPRI pada hari Rabu (8/8) di gedung kantor DKPP RI Jakarta,” ungkapnya.

Dengan kata lain, lanjut Martin. Pesta demokrasi dalam Pilkada Empat Lawang dan Pilgub Sumatera Selatan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, Panwaslu Empat Lawang tidak melalukan pelanggaran dan dilakukan dengan baik sesuai tugas, fungsi serta tanggung jawabnnya. “Panwaslu berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, terbukti atas hasil keputusan persidangan dari dewan kehormatan,” pungkasnya. (11/14)

Empat Lawang

Murni Kecelakaan,Bustari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Published

on

Caption : Korban (Bustari) saat di rumah duka.

REL,Empat Lawang – Sesosok lelaki paruh bayah ditemukan sudah tak bernyawa lagi di sungai Lubuk Lanting Desa Muara Pinang Baru Kecamatan Muara Pinang.

Diketahui indentitas Korban yakni
Bustari (68) Warga Desa Talang Baru kecamatan Muara Pinang

Dari informasi yang didapat,koronolgis hilangnya Bustari (68) sekira kurang lebih pukul 10 : 00 wib,pada saat itu korban berangkat dari rumah dengan tujuan Mengambil bambu untuk membuat bahan pembuat lemang,

Namun sampai pukul 16.00 wib Bustari masih belum pulang kerumah,

Melihat Bustari tak kunjung pulang,
Keluarga berusaha mencari koran akan tetapi korban masih juga tidak ditemukan, namun keluarga menemukan sendal dan parang korban,

Sehingga keluarga korban pulang,lalu meminta bantuan masyarakat dan pihak TNI-Polri untuk mencari korban.

Sekira pukul 20.50 Wib korban ditemukan sudah keadan meninggal dunia di Sungai Lubuk Lanting di Desa Muara Pinang Baru dan korban langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kapolsek Muara Pinang IPTU Gunawan membenarkan adanya penemuan mayat laki laki

“Ya benar ,korban Jatuh saat mengambil bambu,korban warga Desa Muara Pinang Baru,”Jelasnya Kapolsek.Sabtu (11/7).

Dari info keluarga lanjutnya Kapolsek dan barang barang di Tkp diduga korban mengalami kecelakaan.

“Menurut keterangan Keluarga,korban murni kecelakaan saat mengambil bambu dan korban akan dikebumikan besok pagi,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Ratusan Pemuda, Siswa, dan Mahasiswa Ikuti Pembukaan Jelajah Paiker

Published

on

FOTO: ANITA/REL LAPORAN : Ketua panitia, Fajri Kurniawan sedang menyampaikan laporan kegiatan, Sabtu (11/7).

REL, Empat Lawang – Ratusan Pemuda Siswa, dan Mahasiswa mengikuti acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh (Paiker) Bersama Pesona Empat Lawang di Aula Kantor Camat Kecamatan Paiker Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (11/7).

Acara pembukaan berlangsung dari jam 14.30 WIB sampai dengan selesai. Kemudian disusul dengan acara jelajah alam Curug Embun Kecamatan Paiker pada tanggal 12 Juli 2020.

Ketua Pelaksana, Fajri Kurniawan yang saat ini menjadi salah seorang mahasiswa di Universitas Bengkulu (UNIB) dalam sambutanya menyampaikan acara jelejah alam dan pertemuan pemuda diharapkan tidak hanya ada di Paiker saja, namun juga bisa dilaksanakan di Kecamatan lainnya.

“Ke depannya kami berharap pelaksanaan acara seperti ini juga bisa diadakan di Kecamatan lainnya yang ada di Empat Lawang,” kata Fajri, Sabtu (11/7).

Fajri menambahkan ada tiga pemateri yang dihadirkan dalam acara pembukaan Jelajah Pasemah Air Keruh Bersama Pesona Empat Lawang yakni Sadirman dari Dinas Pariwisata Empat Lawang, Supriyadi koordinator dari Pesona Empat Lawang, dan Jon Kenedi ketua dari Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang.

Di tempat yang sama, Camat Paiker, Noperman Subhi melalui Sekcam, Walisa mengatakan semua kegiatan pemuda pemudi ialah untuk kemajuan Empat Lawang dari bidang kesenian, pariwisata alam, dan bidang-bidang lainnya.

“Semoga acara ini berlangsung sukses dan aman,” ucap Walisa. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pasien 02 Masih Menunggu Hasil Swab

Published

on

Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Hasil swab tes ke tiga untuk pasien 02 Covid -19 Kabupaten Empat Lawang saat ini belum keluar sehingga masih diisolasi.

Jubir Covid 19 Empat Lawang Arga Sena dikonfirmasi mengatakan, untuk pasien 02 swab tes ke tiganya memang belum keluar masih menunggu hasil dari laboratorium litbangkes di Palembang.

“Iya,pasien 02 swabtes ketiganya belum keluar kita masih menunggu hasilnya,” kata Arga, Jumat (10/7).

Ia menuturkan, hingga saat ini, pasien 02 beserta empat OTG kerabatnya itu  masih diisolasi di rumah karantina jalan lingkar Kota Tebing Tinggi.

“Pasien masih diisolasi, dia akan dinyatakan sembuh setalah Dua kali Swab Negatif,” ucapnya

Juga, OTG yang dari Saling, yang kontak sama pasien asal Palembang masih menunggu hasil swab tes keduanya.

“Tanggal 8 Juli kemarin kita ambil swab tes kedua untuk empat OTG itu, kita berharap mudah – mudahan hasilnya kembali Negatif, jadi selesai pemantauan untuk mereka,” ungkapnya

Untuk diketahui, kata Arga, saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Empat Lawang ada 2 orang, 1 sudah dinyatakan sembuh. Sedang untuk PDP ada 4 orang semuanya sudah selesai dalam pengawasan.

“ODP 107 orang selesai pemantauan 107 orang, OTG 165 yang di swab 121 orang. Proses 1 kali Swab 61 orang, selesai 2 kali Swab 60 orang. Nah untuk PJ ada 4095 senuanya selesai pemantauan 4069,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending