Connect with us

Empat Lawang

Imunisasi Vaksin MR Terus Berlanjut

Published

on

  • Meskipun MUI Telah Keluarkan Fatwa

 

 

REL, Empat Lawang – Diperbolehkan penggunaan imunisasi vaksin measles dan rubella (MR) oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena kondisi keterpaksaan, membuat program vaksin untuk mencegah campak dan rubella ini dilanjutkan.

Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang hingga kini masih terus melakukan imunisasi vaksin MR kepada anak – anak. Kegiatan imunisasi berdasarkan intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Empat Lawang Syahrial Podril saat ditanyai para wartawan diruangan kerjanya, Senin (27/8). “Sampai saat ini imunisasi MR di Empat Lawang masih tetap berjalan seperti biasa meskipun kita tahu bahwa ada fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 tersebut,” ungkapnya.

Kendati demikian lanjutnya, dalam fatwa MUI tersebut mengatakan vaksin MR tersebut produk dari india namun MUI menilai vaksin MR Mubah digunakan karena tidak ada vaksin lain lagi. Dikatakannya, sasaran imunisasi MR ialah anak umur sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun.

“Dalam isi fatwa tersebut MUI memperbolehkan karena bersifat ‘Mubah’ (dikerjakan tidak berpahala dan tidak berdosa, jika ditinggalkanpun tidak berdosa dan tidak berpahala) mengingat tidak ada vaksin yang lain,” jelasnya didampingi Pegawai Dinskes Andi Purnama.

Sampai saat ini masih dikatakan Syahrial, kalau dilihat pencapaian vaksin MR tersebut di Empat Lawang sudah mencapai 45 persen, bahkan masih tetap dilanjutkan di tiap puskesmas, namun tetap dihimbau kepada petugas di lapangan apabila orang tua siswa tidak menyetujui jangan dilakukan vaksin.

“Yang tidak boleh di vaksin itu apabla anak dalam keadaan panas dan sakit, namun apabila sudah sembuh maka tetap disuntik vaksin,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Purnama pegawai Dinkes Empat Lawang mengakui desas desus fatwa MUI tentang vaksin MR ini sudah diketahui oleh Dinkes, namun dalam fatwa tersebut sifatnya Mubah sehingga berdasarkan intruksi vaksin MR ini masih tetap dilaksanakan dan dilanjutkan.

“Namun yang jelas apabila memang ada orang tua yang tidak ingin anaknya disuntik vaksin kita tidak memaksa,” kata dia.

Ditempat sama, Ketua PWI Empat Lawang Rody Hartono menuturkan, memang banyak sekali beberapa kalangan orang tua siswa mempertanyakan bagaimana baiknya karena ada fatwa MUI yang mengatakan bahwa ada kandungan babi dalam vaksin yang disuntikan kepada anak-anak tersebut.

“Kita datang kesini tidak lain menanyakan hal itulah dan kami ingin tahu yang sebenarnya supaya kalangan masyarakat bisa lebih paham dan tahu,” katanya.

Seperti dilansir beberapa media online nasional, Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Hasanuddin AF, mengatakan, ketentuan hukum penggunaan vaksin yang memanfaatkan unsur babi dan turunannya adalah haram. Penggunaan vaksin MR produk dari SII hukumnya haram karena dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi.

Hanya, penggunaan vaksin MR produk dari SII pada saat ini dibolehkan atau mubah karena ada kondisi keterpaksaan atau darurat syar’iyyah. Mengingat belum ditemukan vaksin MR yang ha lal dan suci. Ia menerangkan, penggunaan vaksin MR pada saat ini dibolehkan karena ada keterangan dari ahli yang kompeten serta dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi. Hanya, kebolehan penggunaan vaksin MR tidak berlaku jika sudah ditemukan ada vaksin lain yang halal dan suci.

Komisi Fatwa MUI merekomendasikan, pemerintah wajib menjamin ketersediaan vaksin halal untuk kepentingan imunisasi bagi masyarakat. Produsen vaksin wajib mengupayakan produksi vaksin yang halal dan menyertifikasi halal produk vaksinnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prof Hasanuddin juga mengatakan, pemerintah hendaknya mengupayakan secara maksimal melalui Badan Kesehatan Dunia WHO dan negara-negara berpenduduk Muslim. MUI meminta mereka memperhatikan kepentin gan umat Islam dalam hal kebutuhan akan obat-obatan dan vaksin yang suci serta halal.

Vaksin merupakan produk yang berisi antigen berupa mikroorganisme. Pertimbangan hukum juga mengaitkan hal darurat, yak ni kondisi keterpaksaan yang apabila tidak dilakukan akan mengancam jiwa manusia. Kemudian menimbang al-hajatyang me rupakan kondisi terdesak sehingga menyebabkan penyakit berat atau cacat pada seseorang.

Fatwa MUI No 4/2016 menjelaskan, ketentuan hukum imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. (12)

Empat Lawang

Hima Empat Lawang Akan Mengawal Pembangunan di Empat Lawang

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Hima Empat Lawang saat melakukan mimbar bebas di simpang tiga tugu Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Sebanyak 26 himpunan mahasiswa Empat Lawang (HIMA) dari universitas Sriwijaya menggelar mimbar bebas di simpang tiga tugu Empat Lawang.sekitar pukul 14 : 30 Wib.Kamis (28/10).

Puluhan mahasiswa dari Universitas Sriwija ini terdiri dari laki laki dan perempuan yang mana mereka membawa bendera merah putih serta spanduk bertuliskan opini opini ” Stop pembodohan biarkan kami berpikir memilih dan memutuskan tanpa sebuah doktrin” dan ada juga yang bertuliskan Empat Lawang Darurat Infrastruktur” dan masih banyak lagi lainnya.

Akses jalapun sempat terganggu dikarenakan banyaknya masyarakat yang melintas dan warga yang melihat serta menonton mimbar bebas tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlab) Mimbar Bebas Sopan,dalam orasinya mengatakan kedatangan mereka hanya membuat opini dan juga membangkitkan jiwa pemuda di Empat Lawang.

“Kita bukan untuk demo tapi membuat opini serta untuk membangkitkan jiwa semangat para pemuda Empat Lawang,untuk bersatu dan menyatuh melawan rezim,”Ucapnya.

Karena, Lanjutnya Empat Lawang ini sedang darurat infrastruktur,dan katanya akan mengawal pembangunan yang ada di Empat Lawang.

“Kami akan mengawal pembangunan yang ada di Empat Lawang,”Teriaknya Sopan

Tidak menurunkan semangat mereka ,puluhan mahasiswa inipun turut menyanyikan lagu mars mahasiswa dan juga meneriakkan yel yel yang berbunyi ,hidup mahasiswa,hidup rakyat indonesia,hidup pemuda indonesia yang diiring puluhan maha siswa.

Sekira pukul 16 : 27 wib,himpunan mahasisa Empat Lawang yang melakukan mimbar bebas di simpang tugu Empat Lawang membubarkan diri dengan tertib dan damai.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Meraih Prestasi Dalam Kegiatan PKK Tingkat Provinsi

Published

on

FOTO : RATI/REL LIHAT : Berfose TP PKK Kabupaten Empat Lawang

REL, Empat Lawang – Sumatra Selatan memiliki kekayaan rempah yang luar biasa. Seperti, lada, jintan, daun sirih, kunyit, jahe, dan pinang. Oleh karena itulah, Ketua TP-PKK Sumsel, Feby Deru, ingin mengenalkan kekayaan rempah Sumsel kepada masyarakat terlebih kepada generasi milenial melalui gelaran Festival Rempah.

Kekayaan tanaman rempah di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diangkat melalui ajang Festival Rempah Sumsel 2020. Tidak kalah dengan kabupaten lainnya, Kabupaten Empat Lawang juga memiliki Rempah unggulan yaitu buah pala.

Festival Rempah Sumsel 2020 yang berlangsung pada 24-25 Oktober 2020, bertempat di Halaman Parkir Griya Agung dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, kegiatan ini juga terbuka untuk umum. Peserta Festival Rempah tak hanya diikuti TP-PKK kabupaten/kota se-Sumsel saja, namun juga diikuti oleh organisasi wanita se-Sumsel serta sejumlah komunitas.

Dalam festival rempah sumsel 2020, TP-PKK Kabupaten Empat Lawang torehkan prestasi-prestasi, diantaranya meriah juara 1 dalam kategori stand terbaik kategori PKK, juara 2 lomba hatinya PKK tingkat provinsi sumatera selatan, juara 2 kategori Minyak urut aroma, dan juara 3 harapan kategori 10 program pokok PKK tingkat provinsi sumatera selatan.

“Pencapaian ini tidak mampu di dapat jika tidak ada kekompakan tim dan kerja keras yang luar biasa, Alhamdulillah prestasi demi prestasi dapat diraih oleh TP PKK Kabupaten Empat Lawang ditingkat Provinsi,” ungkap Hepy Safriani Joncik Selaku ketua PKK Kabupaten Empat Lawang, Minggu (25/10).

Lanjut Hepy Safriani Joncik, pencapaian ini jangan membuat kita menjadi merasa puas, namun pencapaian ini harus lebih diasa kembali sehingga semakin banyak prestasi-prestasi yang dapat diraih oleh TP PKK Kabupaten Empat Lawang untuk kegiatan-kegiatan TP PKK selanjutnya.

“Semoga prestasi ini tidak membuat kita merasa puas dan merasa tinggi hati, tapi sebaliknya prestasi ini akan kita jadikan pemicu untuk selalu berbuat yang terbaik untuk TP PKK Kabupaten Empat Lawang dan masyarakat Kabupaten Empat Lawang,” Harap Hepy Safriani, (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kunker DPR RI,Bupati Usulkan Beberapa Pembangunan

Published

on

Caption : Audiensi Komisi V DPR RI bersama Bupati Empat Lawang dirumah dinas.

REL,Empat Lawang – Bertempat di rumah dinas bupati Empat Lawang,kunjungan kerja (Kunker ) anggota Komisi V DPR RI Hanna Gayatri,SH dari Fraksi Partai Amanat Nasional beserta rombongan disambut langsung oleh bupati Empat Lawang,sabtu siang Kemarin (24/10)

Dalam audiensi terbuka itu tidak luput juga turut dihadiri ,Staf Khusus Bupati,Kadis Perumahan dan Pemukiman,Kadis Lingkungan Hidup Daerah,Kadis Perhubungan,Kadis Kominfo,Kepala Bappeda dan Kabid PU Cipta karya serta stegholder lainnya.

Pertemuan kurang lebih tiga jam ini yang membahas beberapa agenda besar dibidang pembangunan dikabupaten empat Lawang kedepan termasuk dalam pembahasan,
diantaranya kelanjutan pembangunan Jembatan Penghubung antara kecamatan Ulu Musi – Pasemah Air Keruh dan beberapa pembangunan jembatan lainnya.

Selain itu, pemerintah kabupaten Empat Lawang juga menyampaikan dan menyerahkan beberapa usulan pembangunan baik dibidang lingkungan hidup,transportasi hingga penataan pemukiman kumuh.

Pelebaran jalan Nasional mulai dari Gerbang perbatasan Empat Lawang – Lahat hingga ke pusat kota Tebing Tinggi juga menjadi salah satu usulan prioritas Pemerintah kabupaten Empat Lawang,dengan perencanaan pembangunannya pada tahun anggaran 2022 nanti.

Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad mengapresiasi dan berterima kasih kepada Hanna Gayatri yang telah banyak membantu pembangunan yang ada di kabupaten Empat Lawang selama ini.

” Ayunda Hanna Gayatri ini sangat konsen dan memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan diempat lawang,bahkan hampir semua usulan yang kita sampaikan sebagian besar telah terealisasi dan beliau ini sangat luar biasa dalam memperjuangkan pembangunan dikabupaten empat lawang melalui anggaran pusat,”Ucapnya.

Sementara Hanna Gayatri mengatakan,apa pun itu untuk masa depan Empat Lawang,ia akan berupaya se optimal mungkin memperjuangkan baik usulan berupa fisik maupun anggaran pusat buat pembangunan yang ada di kabupaten ini.

“Ibu saya dilahirkan di tebing tinggi ini,untuk itu empat lawang merupakan sejarah bagi saya dan akan saya perjuangkan masa depan empat lawang salah satunya ya dengan pembangunan” ungkapnya bersemangat.

Ia juga memberikan contoh apa yang telah ia lakukan untuk empat lawang,diantaranya pembangunan jembatan penghubung kecamatan Ulu Musi – Paiker yang saat ini dalam proses pengerjaan dan juga pembangunan lainnya.Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending