Connect with us

Empat Lawang

Ibu Jati Terima Bantuan dari Pemkab Empat Lawang

Published

on

Caption : Oktori Geriansyah (anggota Dewa Empat Lawang ) memberikan bantuan kepada ibu Jati

REL,Empat Lawang – Pasca gagalnya panen padi sawah milik warga desa Talang Padang Kecamatan Pasemah Air Keruh yang diterjang luapan sungai air keruh beberapa hari lalu mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten Empat Lawang.

Diberitakan sebelumnya lahan sawah milik ibu Jati tersapu luapan air keruh sehingga padi sawah miliknya gagal panen.

Namun atas perhatian dari pemerintah Empat Lawang pada hari Selasa (16/8),bertempat di rumah kades Talang Padang Pasemah Air Keruh (Paiker) dan selaku anggota DPRD Empat lawang bersama Camat Paiker membagikan bantuan berupa beras sebanyak 50 Kilogram kepada kepada warga yang sawahnya dihantam banjir sehingga tidak bisa dipanen lagi.

“Bantuan berasal dari dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang,karena dinas luar didelegasikan kecamat Paiker dan didampingi anggota DPRD kepada warga yang gagal panen,”Ungkap Camat Paiker Noperman Subhi.Minggu (16/8).

Ibu Jati (50) sebagai penerima bantuan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ibu Yati yang sempat viral dimedia sosial dengan ekspresinya menangis melihat sawah yang dia garap hancur oleh banjir.

Dengan pakaian yang sama saat dia meratapi kondisi sawahnya yang gagal panen, ibu Yati tersenyum saat menerima bantuan dari anggota dewan, yang juga putra asli Paiker.walaupun tidak bisa menganti kerugian yang dialami para petani yang siap panen,

“Terima Kasih pak atas kepedulian dan bantuan pemerintah empat lawang, terkhususnya pemerintahan camat paiker yang telah peduli kepada masyarakatnya,”Ungkapnya.

Samaludin kades Talang Padang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Empat Lawang yang peduli dengan warganya.

Masih dikatakan Camat Paiker Noperman Subhi , bersama salah satu anggota DPRD Empat Lawang melakukan diskusi dengan petani yang ditimpa banjir, khususnya mengenai penyebab masuknya air kesawah mereka.

“Dari informasi yang disampaikan penyebabnya, karena dibangunnya bendungan yang mengakibatkan posisi air sungai lebih tinggi dari sawah, sementara bronjong yang seharusnya dibangun tidak sesuai panjangnya dan selaku anggota dewan (Oktori Geriansyah) pun berjanji akan memperjuangkan permasalahan tersebut,”Jelas Noperman.(Mg20).

Empat Lawang

Kabur Ketika Tim Gabungan Gerebek Gelanggang Sabung Ayam

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah dirobohkan dan di bakar.

REL,Empat Lawang – Tim gabungan Tni -Polri serta polisi pamong praja Kabupaten Empat Lawang menggerebek arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang.Selasa (24/11).

Hal tersebut dikarenakan dari informasi masyarakat,bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim polres Empat Lawang AKP.Mursal Mahdi,S.H,.M.H mengatakan Diduga pemilik gelanggang sabung ayam sudah mengetahui bahwa hari ini akan ada penggerebekan oleh tim gabungan.

“Diduga kedatangan tim gabungan sudah diketahui oleh pemilik gelanggang sabung ayam, sehingga arena gelanggang sabung ayam sudah kosong tidak Ada orang,”Kata AKP.Mursal Mahdi.

Namun lanjutnya ,setelah didapati dilokasi sudah tidak ada lagi pelaku sabung ayam, tim gabungan langsung membongkar dan membakar arena tempat sabung ayam

“Tim langsung merobohkan dan membakar tempat perjudian di Arena gelanggang sabung ayam yang bertempat di Desa Muara Semah Kecamatan Muara pinang tersebut,”Jelasnya(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending