Connect with us

Empat Lawang

Hendak Curi Ayam Romi Tersengat Listrik

Published

on

pihak polres dan polsek olah tkp penemuan mayat Romi Anizar dan Barang Bukti yang didapat 4 ekor ayam,senjata tajam dan senter gas.

REL, Empat Lawang – Romi Anizar (18) Bin Antoni Warga Lorong Talang Padang Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat lawang di temukan tergeletak tak bernyawa di dekat kandang ayam Milik M.Sidik Ali Asem (64) warga Tanjung Beringin Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Empat Lawang.

Informasi yang di dapat pada hari Sabtu tanggal 13 Juli 2019 sekitar jam 10.00 wib,Sidik pulang dari pasar sampai di rumah Sidik membuka pintu belakang atau pintu dapur rumahnya, pada saat membuka pintu rumahnya bagian belakang Sidik melihat seorang laki laki tergeletak di belakang halaman rumahnya.

Setelah mengetahui hal tersebut Sidik memberitahu kepada RT dan RW untuk memberitahukan kepada pihak kepolisian.

Kemudian pihak Kepolisian Polres Empat Lawang bersama personil Polsek Tebing Tinggi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditempat penemuan mayat tersebut,didalam pelaksaan olah TKP tsb ditemukan pagar kawat yang mengandung arus listrik yang sengaja dipasang oleh pemilik rumah Sidik karena sebelumnya rumah Sidik sudah sering terjadi pencurian.

“Ketika sedang melakukan olah TKP maka anggota Kepolisian menemukan 4 ekor ayam yang telihat 3 ekor ayam masih hidup dan 1 ekor ayam sudah mati,” kata Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi karyanto melalui Kasatreskrim AKP.M.Ismail yang di dampingi Kanit Reskrim IPTU Badar pada awak media.Sabtu (13/7/19).

Kemudian ayam tersebut diamankan oleh pihak Kepolisian, Pada saat anggota Kepolisian mengamankan ayam tersebut maka ada salah satu warga bernama Yantri Wanpali mengatakan bahwa ayam tsb adalah milik nya.

“Diduga ayam yang berada disekitar TKP tersebut adalah hasil dari pencurian yang dilakukan oleh Romi Anizar,” ungkapnya.

Kemudian ayam tersebut di amankan dikantor Polres Empat Lawang, sampai saat ini pihak keluarga Romi Anizar tidak membuat laporan polisi dan menyatakan tidak akan melakukan otopsi Jenazah Romi Anizar tersebut.

“Diduga mayat tersebut adalah pelaku pencurian rumah yang Sebelumnya melakukan pencurian dirumah Sidik diduga pelaku melakukan pencurian ayam dirumah Yantri Wanpali terlebih dahulu,” paparnya.

Sementara Rw 07 Tanjung Bringin Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang,Tarsusi,membenarkan bahwa ada penemuan mayat di dekat kadang ayam milik warganya.

“Pagi tadi saat saya bangun tidur, datang seorang warga yang meminta bantuan bahwa di temukan seorang mayat yang belum tau identitasnya,di rumah pak sidik mantan pegawai Kantor Pos,pas dilihat di lokasi sudah meninggal,” tukasnya. (Mg20).

Empat Lawang

Satlantas Amankan Sabu Seberat 16 Kg

Published

on

By

AMANKAN : Satlantas Polres Empat Lawang berhasil mengamankan barang bukti diduga sabu dari mobil yang dikendarai Adnan dengan nomor kendaraan  BL 1394 NG, Selasa (20/8/2019)
  • Masih Terus Dilakukan Pengembangan

 

REL, Empat Lawang –  Adnan, pria asal Aceh Utara, Louksumawe Provinsi Aceh ditangkap Satlantas Polres Empat Lawang diduga membawa Narkoba jenis Sabu seberat 16 kg.

Adnan terjaring Pihak Satlantas Mapolres Empat Lawang di depan Pos Satlantas Talang Gunung Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 07.00 Wib.

Informasi didapat, pelaku ditangkap saat melintas di Jalan lintas Tengah Sumatera Tebing Tinggi Empat Lawang

Pelaku membawa Narkoba jenis sabu menggunakan kendaraan Roda Empat jenis Minibus Avanza warna hitam plat BL 1394 NG, saat melihat anggota polantas melakukan razia pelaku gugup.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil pelaku, didapati barang bukti sabu sebanyak 16 bungkus lebih kurang 16 Kg Narkoba diduga sabu dengan dikemas dalam kemasan

Diduga pelaku, akan mengantar barang tersebut ke Palembang.

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto dikonfirmasi membenarkan adanya tangkapan tersebut. “Reales sama bapak Kapolda mas,” terang Kapolres.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan barang bukti beserta terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang.

“Benar, ada penangkapan, saat ini masih dikembangkan,” katanya.

Disampaikamnya, saat ini Direktorat Polda Sumsel sudah membentuk tim yang bertugas untuk melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga terlibat jaringan Narkoba lintas provinsi itu.

“Direktorat Narkoba sudah turun ke sana, membantu pengejaran. Nanti akan dirilis setelah lengkap,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Petani Karet Merasa Belum Merdeka

Published

on

By

KARET : Nampak salah satu pengepul karet di Tebing tinggi sedang membeli karet dari petani, Selasa (20/8/2019).

REL, Tebing Tinggi – Petani Karet Kabupaten Empat lawang semakin menjerit, pasalnya pasca Idul Adha kemarin harga jual di tingkat petani semakin anjlok.

Seperti yang dikeluhkan Subhan petani karet Sesa Mekar Jaya kecamatan Tebing Tinggi, yang tak menyangka harga jual karet semakin hari semakin tidak menentu.

“Bukannya naik, malahan semakin hari semakin menurun harga jual karet ini,” keluhnya.

Dikatakannya, dirinya tidak mengetahui pasti penyebab dari semakin hari semakin anjloknya harga tersebut.

“Entahlah di daerah atau kabupaten lain apakah semakin anjlok juga atau hanya di Empat lawang saja yang kian hari kian tak berharga,” katanya.

Masih dikatakan Subhan, selain harga karet sangat tidak berimbang dengan harga sembako di pasaran seperti beras, cabe dan telur apalagi ayam, saat ini juga petani mengeluh karena sedang musim kemarau.

“Mano saat ini sedang musim kemarau, jangankan getah sungai pun ikut kering,” ungkapnya.

Senada dengan Lan petani lainnya juga mengeluhkan harga jual tersebut, dirinya bersama petani – petani yang lain sangat berharap kepada pemerintah untuk kembali menstabilkan harga jual karet sebab sebagian besar mata pencarian warga di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati adalah bergantung dengan hasil bumi juga yaitu Kopi dan karet.

“Harapan kami pemerintah kabupaten segera memberikan solusi untuk mensejahterakan kami para petani karena kalau tidak salah sektor pertanian menjadi salah satu program dari pemerintahan Empat lawang ke depan, saat inilah momen yang tepat kalau ingin membantu para petani. Kalau seperti ini terus kami petani merasa belum merdeka walaupun saat ini sedang perayaan Hut RI,” tuturnya.

Terpisah, Pen salah seorang pengepul karet mengatakan memang benar semenjak Idul Adha sampai saat ini harga karet kian menurun yang awalnya ia mampu membeli karet bersih (TS) dengan harga kisaran 7 ribu sampai 8 ribu perkilo namun sekarang hanya 5 ribu sampai 6 ribu saja dan untuk karet kotor (TJ) dibeli dengan harga 4 ribuan saja.

“Iya, memang dari pabrik tempat kita menjual itu harganya turun dan kita tak bisa berbuat banyak,” tukasnya. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bupati Kukuhkan 27 Anggota Paskibraka

Published

on

By

KUKUHKAN : Pelaksanaan upacara pengukuhan anggota Paskibra Kabuapaten Empat Lawang, di rumah dinas Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 27 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi di halaman Pemkab Empat Lawang, Sabtu (17/8/2019) mendatang, dikukuhkan Bupati Empat Lawang, di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019) malam.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyampaikan amanatnya mengatakan, anggota Paskibra merupakan putra-putri terpilih yang akan menjalankan tugas mulia mengibarkan sang merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sabtu mendatang.

“Pertanggungjawabkan itu, karena tidak semua orang yang bisa terpilih menjalankan tugas mulia ini,” kata Joncik.

Diapun mengingatkan, agar para anggota Paskibra yang sudah terpilih tersebut, mempersiapkan diri dengan baik, demi kesuksesan pelakasanaan upacara HUT Republik Indonesia nantinya.

“Jaga diri, jaga pola makan dan persiapkan diri kalian, agar pada saat mejalankan tugas mengibarkan merah putih berlangsung tanpa hambatan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, selaku Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik TNI maupun Polri yang telah melatih putra-putri terbaik ini, menjadi anggota Paskibaraka Kabupaten Empat Lawang.

“Mudah-mudahan, apa yang dilakuakan ini bernilai ibadah di hadapan Tuhan yang maha esa,” tandasnya. (mg20).

Baca Selengkapnya

Trending

Graha Rakyat Empat Lawang Jl. Lintas Sumatera Talang Banyu Tebing Tinggi Empat Lawang Sumatera Selatan Telp : 0702 7320044 Fex 0702 7320044