Connect with us

Kabar Sumsel

HD : Tugas Pemimpin Sejahterakan Rakyat

Published

on

LANTIK : pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati OKI, bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (15/1).

REL, Palembang – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengharapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati OKI periode 2019-2024 H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq untuk terus menjaga keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten OKI yang luasnya mencapai 19 ribu kilometer persegi.

“Bupati dan walikota harus akor dengan wakil. Saro kito kalo dak katik wakil, Wakil bukan musuh kepala daerah,” tegas HD ketika menyampaikan sambutan pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati OKI, bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (15/1).

Herman Deru menilai apa yang telah dilakukan Iskandar SE sebagai bupati periode 2014-2019 sudah banyak membawa kemajuan bagi Kabupaten OKI, bahkan mantan Bupati OKU Timur dua priode ini mengaku salut atas  pembangunan yang telah dilakukan H Iskandar dalam membangun,  OKI jauh lebih baik dari sebelumnya mulai dari kawasan pesisir hingga lintas Sumatera.

“Kito dak katik guno mobil bagus, bangun gerbang yang mewah. Kalo rakyat masih miskin. Kita diamanahkan menjadi pemimpin tidak lain agar masyarakat  menjadi sejahtera,” imbuhnya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam menegaskan, acara pelantikan yang digelar merupakan peristiwa  sakral karena  melalui momen pelantikan maka secara resmi H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq menjabat Bupati dan Wakil Bupati OKI lima tahun mendatang. Untuk itu HD atas nama pribadi, keluarga dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan selamat.

“Hari ini tanggal 15 Januari 2019 secara resmi pak Iskandar dan pak Djakfar Shodiq resmi memegang amanah. Maka  dari itu atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan ucapkan selamat semoga  amanah ini bisa dipegang sampai akhir masa jabatan,” ucap Herman Deru.

Sementara itu Bupati OKI H Iskandar dalam sambutan singkatnya  berharap pada Gubernur Sumsel untuk dapat memberikan perhatiannya pada masyarakat. Program blusukan yang selama ini telah dijalankan Gubernur diharapkannya terus dijalankan terutama dalam mengunjungi masyarakat yang ada Kabupaten OKI.

Untuk diketahui acara pelantikan dan pengambilan sumpah  Bupati dan Wakil Bupati OKI   diawali dengan penyerahan Surat Keputusan (SK)  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI oleh Gubernur Sumsel bertempat di aula utama rumah dinas Gubernur tersebut.

Masing-masing H Iskandar SE – H Djakfar Shodiq secara bergantian menerima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur H Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya.

Usai prosesi penyerahan SK, dilanjutkan dengan kirap pasangan Bupati dan Wakil Bupati bersama Gubernur dan Wakil Gubernur mulai dari halaman depan Griya Agung menuju lokasi acara pelantikan di pendopoan Griya Agung dengan diiringi marching band melibatkan pasukan khusus dari TNI.

Selanjutnya dilakukan prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan Mendagri  tentang pemberhentian Bupati OKI masa Bhakti 2014-2019.

Dilanjutkan pembacaan petikan SK pengangkatan Bupati  dan Wakil Bupati OKI periode 2019-2024 diteruskan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru atas nama Presiden RI, penandatanganan sumpah jabatan, pemasangan tanda pangkat jabatan.  Pembacaan pernyataan pelantikan oleh Gubernur Sumsel. Diakhiri dengan Penanda tanganan berita acara pelantikan.

Tampak hadir  tokoh Nasional asal Sumsel Hatta Rajasa, mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, Forkompinda Provinsi Sumsel, serta kalangan pejabat  dari lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.

Untuk diketahui hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menyatakan pasangan nomor urut  1, Iskandar SE – HM Djafar Shodiq (ISO) memperoleh suara terbanyak yakni 168.508 suara atau 46,80 persen.

Ditempat yang sama juga dilakukan pelantikan  Hj Lindasati Iskandar sebagai Ketua TP. (Release).

Kabar Sumsel

Kemenag Terapkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka

Published

on

Teks foto:Kankemenag Muratara H Iksan Baijuri

 

 

Rel Muratara–Untuk menjaga dari terjangkit dan menyebar Corona Virus Disease (Covid-19) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara menerapkan pelayanan publik tanpa tatap muka langsung.

Alasan penerapan pelayanan tersebut tertuang dalam edaran Kemenag Muratara nomor 77 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 dan surat edaran Kantor Wilayah Kementetian Agama Propinsi Sumatera Selatan nomor 494 tahun 2020 pertanggal 26 Maret tentang pelayanan publik tanpa tatap muka.

Kankemenag Muratara H Ikhsan Baijuri mengatakan, ditengah hangatnya masalah Covid pelayanan publik di kantor kemenag dilakukan tanpa tatap muka.

“Nanti setiap pelayanan akan dilakukan melalui hand phone, whatshap dan surat elektronik,”katanya, Kamis (26/3)

Lanjutnya, pelayanan tanpa tatap muka akan berlansung dari tanggal 26 Maret hinggga 30 Maret atau menunggu perkembangan selanjutnya. Jika kondisi Covid sudah benar benar steril dari muka bumi, maka aktivitas akan seperti biasa.

Ia mengatakan, pelayanan tanpa tatap muka, sudah disampaikan surat edaran di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) pada Tujuh Kecamatan dalam wilayah Muratara.

“Silakan nanti, Kepala KUA masing masing menyampaikan edaran ini pada setiap kepala desa, atau menyampaikan langsung kepada masyarakat,”ujarnya

Ditambahnya, bagi masyarakat yang ingin melakukan urusan dengan kemenag tidak parlu datang ke kantor, karena di surat edaran sudah di sediakan atau melalui surat elektronik atau email kabmuratara@kemenag.go.di. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Cegah Masuk Covid-19 di Muratara, Pemda Mendirikan Posko GTPP

Published

on

BERSAMA:Bupati, Sekda Foto bersama petugas posko GTPP

 

 

REL,Muratara – Guna Penanganan secara intensif, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendirikan dan meresmikan posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease (Covid-19) di perbatasan Kabupaten Surulangun Jambi, tepanya di simpang Nibung Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara. Selasa (24/3)

Juru Bicara GTPP Kabupaten Muratara Siswanto Tunut menyampaikan pendirian dan peresmian posko ditengah hangatnya masalah Covid-19 tersebut adalah upaya pencegahan dari pemerintah.

“Ia, hari ini bersama Bupati, TNI, Polisi meresmikan dan mulai bergerak melakukan pengecekan secara menyeluruh pengendara yang masuk ke Kabupaten Muratara,”katanya

Sambungnya, terutama bagi pengendara yang datang dari jauh, jambi, batam. Dan orang tersebut singah, pulang kampung atau menginap di Kabupaten kita.

Ia menyebutkan, jika ada orang, warga atau pengendara yang kategori tidak aman, menunjukan suhu badan pada 38 keatas, maka yang bersangkutan masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Melalui rekan tim, Dinas kesehatan memantau secara berkalah yang masuk dalam ODP itu,”ujarnya

Kesempatan yang sama, Bupati Muratara H M Syarif Hidayat menyampaikan posko tersebut sebagai antisipasi Kabupaten Muratara, sebagai bentuk kepedulian pemda terhadap Covid-19.

“Posko ini adalah posko kemanusiaan. Kita harus ada tindakan yang tegas terhadap Covid-19. Ini bukan rahazia terhaadap surat menyurat kendaraan pengendara atau yang lain. Saya mintak yang melintas untuk membantu, berhenti dan turun untuk dilakukan pengecekan,”ajaknya

Lanjutnya, Posko GTPP akan berdiri dan melayani lebih kurang selama tiga bulan. kita pantau sampai kondisi di Muratara umumnya indonesia benar benar bersih dari Covid-19 ini.

Untuk diketahui, petugas pokso terdiri dari tim Kesehatan, BPDB, dibantu pihak kepolisian, Pol PP, Dishub dan TNI yang berjumlahkan sebanyak 33 orang. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Kapolda Sumsel Apresiasi Kinerja Wartawan Masuk Desa

Published

on

Caption : Tampak suasana rapat kerja wilayah IWO

 

 

REL,Palembang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Priyo Widyanto sangat mengapresiasi program wartawan masuk desa yang di gagas oleh Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumsel sebagai wujud turut mensukseskan program Indonesia membangun dari Desa.

Hal ini di tegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto melalui Direktur Intel Polda Sumsel Kombes Pol Budi Sajodin m, M.Si saat pembukaan Rapat Kerja Wilayah IWO Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang Sabtu (14/03/2020).

Menurutnya, hal ini selaras dengan beberapa program.Nasional dianataranya program Internet masuk Desa, PLN Masuk Desa dan program lainnya.

“Dengan adanya program Wartawan Masuk Desa ini semoga dapat nengawal serta memberikan edukasi kepada masyarakat dalam memanfaatkan Program Internet Masuk Desa, agar masyarakat bisa “melek informasi”,”ujar Budi Sajidin.

Disamping itu kata Budi, di Sumatera Selatan sendiri akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 7 Kabupaten dan Kota,”Mari bersama – sama menciptakan suasana yang kondusif dengan pemberitaan yang menyejukan, dan sesuai dengan jargon IWO sebagai lokomotif anti hoax,”ujarnya.

Lebih jauh Budi mengatakan, hadirnya media online mampu menjawab tantangan kebutuhan diera digitalisasi yang menyampaikan informasi cepat, tepat dan akurat.

“Media sosial juga tidak kalah cepatnya dalam menyampaikan informasi , dan sebagai bagian dari keberagaman, oleh karena itu, melalui program Wartawan Masuk Desa IWO diharapkan dapat mrmposisikan diri sebagai penyeimbang informasi melalui medsos,”harapnya.

Dia juga berharap IWO dapat bersinergi dengan Polri dalam menjaga suatuasi NKRI terlebih lagi Pengurus Daerah IWO di Sumsel sudah hampir seluruh Kabupaten Kota.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumatera Selatan Sony Kushardian mengatakan kepengururusan IWO sudah terbentuk di 14 Kabupaten Kota Se-Sumsel.

“Agenda Rakerwil ini salah satunya adalah evaluasi kegiatan pengurus daerah, dan melakukan konsolidasi,
serta lounching Wartawan Masuk Desa,”terang Sony.

Kedepan diharapkan IWO semakin solid dan profesional dalam menjalankan roda organisasi serta menjalankan tugas – tugas jurnalistik,”imbuhnya.(*).

Baca Selengkapnya

Trending