oleh

HD, Minta Pelayanan Publik Harus Jemput Bola

REL, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sangat bangga atas 3 inovasi dari Sumsel yang meraih TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Ketiga inovasi tersebut yakni, Empek Ikan Belida (Provinsi Sumsel), Rumah UMKMK Gerbang Serasan (Muaraenim), Silahkan Deh (Muaraenim).

“Alhamdulilah 3 inovasi kita masuk top 99 dari 500 kota yang ada seluruh Indonesia. Oleh sebab itu saya meminta kepada kabupaten/kota terus ditingkatkan inovasinya, bahkan melakukan jemput bola jangan hanya statis menunggu di loket saja. Menanti kedatangan orang saja,” ujarnya di acara Launching & Simposium Inovasi Pelayanan Publik Sumsel, di Griya Agung Palembang, Senin (3/12/2018).

Deru menjelaskan, dengan di Launchingnya Jaringan Inovasi Layanan Publik (JIPP) Provinsi Sumatera Selatan, Launching One Agency One Innovation, dan Klinik Inovasi. Ini membuktikan bahwa Sumsel sudah menerapkan kecanggihan teknologi masa kini.

“Jadi dengan adanya inovasi ini, pelayanan publik lebih mudah didapatkan. Hanya saja masih ada kelemahan jaringan internet di sejumlah daerah terpencil yang kurang terjangkau,” katanya.

Untuk itu, Deru meyarankan agar pemerintah Kabupaten/kota di Sumsel agar bisa melakukan pelayanan jemput bola, bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

“Saya saat menjabat bupati dulu pernah melakukan pelayanan jemput bola pembuatan KTP, Akta kelahiran dan lain sebagainya. Kita ingin masyarakat dapat menikmati pelayanan ini dengan mudah,” ujarnya.

Di samping itu, mantan Bupati OKU Timur tersebut juga tidak menginginkan pelayanan yang begitu mahal akan tetapi melakukan pelayanan dengan ciri khas yang ramah kepada masyarakat.

“Yang penting lagi bagaimana menginovasi ini tidak harus berbiaya mahal, jangan atas nama pelayanan anggaran menjadi besar. Tapi bagaimana pelayanan yang berbudaya itu menjadi ciri khas daerah kita sebagai daerah yang ramah itu tidak harus berbiaya,”ungkapnya.

Yang jelas, Gubernur HD sangat mengapresiasi pelayanan yang berbasis digital dan internet.

“Saya setuju pelayanan berbasiskan digital maupun internet. Akan tetapi ada saudara-saudara kita di wilayah yang berada di ujung Sumsel ini yang sinyal saja tidak ada, maka ini harus kerja komprehensif. Para provider kita kumpulkan, Telkom juga demikian. Yang paling penting adalah main set pelayananya, bagaimana Pegawai Negeri Sipil/ASN agar selalu punya jiwa melayani,” pungkasnya.

Diketahui, 3 layanan inovasi yang masuk TOP 99 yakni, Empek Ikan Belida yakni project perekaman mata untuk pengobatan mata katarak dengan cara keliling di daerah terpencil secara gratis dari Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan.

Inovasi pelayanan publik dengan judul Rumah UMKMK Gerbang Serasan yakni, rumah pembinaan bagi usaha mikro kecil menengah dan Koperasi, dari bagian Perekonomian dan SDA kabupaten Muaraenim, terakhir yakni, pelayanan publik dengan Judul SILAHKAN DEH merupakan, layanan keuangan dan aset daerah terpadu satu pintu dari BPKAD Kabupaten Muaraenim. (reles)

BACA JUGA