Connect with us

Empat Lawang

Hanya Satu Pelamar K2 Masuk Dalam Sistem

Published

on

Januarsyah Hambali

REL, Empat Lawang – Dari jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten  Empat Lawang hanya jalur khusus Katagori dua (K2) minim pelamar, berdasarkan data yang masuk hanya satu pelamar masuk dalam sistem sscn.bkn.go.id. Padahal jumlah kuota untuk K2 berjumlah 5 orang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang Januarsyah Hambali kepada wartawan mengatakan, di hari terakhir pendaftaran CPNS ini baru satu pelamar yang masuk dalam sistem untuk jalur atau formasi K2 sedangkan formasi lain banyak peminatnya.

“Jumlah formasi K2 sebanyak 5 orang, namun sampai saat ini baru ada satu pelamar yang masuk dalam sistem,” kata Januarsyah.

Januarsyah sendiri mengakui, untuk formasi K2 sendiri banyak sekali kendala, seperti status pendidikan, mengingat pelamar K2 sewaktu mendaftar atau terdaftar sebagai honorer K2 masih berstatus SMA sederajat alias belum sarjana sedangkan sekarang honorer K2 sudah banyak lulus S1.

“Maka itulah kami memberikan solusi bagi pelamar yang ingin mengikuti jalur K2 lebih baik ikut dalam jalur umum karena secara umum mereka masuk di katagori umum,” ungkapnya.

Banyak para pelamar honorer K2 yang datang langsung ke kantor BKPSDM termasuk menghadap dirinya langsung, namun kata Januarsyah, tetap diarahkan mencari solusi terbaiknya supaya para Honorer K2 masih tetap bisa melamar.

“Dalam aturannya Permenpan Nomer 32 ini lah jadi acuan sehingga memang sulit peserta Pelamar honorer K2, yang membuat aturan itu sudah dari pusat,” katanya.

Memang masih dikatakan Januarsyah, ada sedikit perbedaan melamar melalui jalur K2 dan Umum, kalau melalui jalur K2 apabila lulus CPNS gajinya langsung besar karena dihitung masa kerja selama mengabdi sebagai honorer, sedangkan peserta K2 melamar melalui jalur umum tetap dihitung Peninjauan masa kerja (PMK) namun setelah 100 persen PNS.

“Bedanya cuma kalau yg lulus Ikuti tes K2 langsung dihitung PMK, namun bagi K2 mengikuti jalur umum tetap dihitung PMK namun proses menunggu PNS penuh, cuma itu saja yang membedakan tapi tetap dihitung PMKnya tadi,” jelasnya.

Masih dijelaskan Januarsyah, sampai dengan hari terakhir pelamar sudah mencapai 5000 an lebih, namun semua pelamar tersebut belum diverifikasi berkas, staf BKPSDM terus melakukan verfikasi berkas pelamar.

“Saat ini sudah mencapai 5000 an pelamar, dari 5000 an itu akan diumumkan pada 21 Oktober yang lulus secara adminitrasi,” katanya.

Terkait lokasi tes CPNS Januarsyah sendiri belum bisa memastikan dimana lokasi tes, sebab di Kabupaten Muara Enim bisa melakukan tes, namun informasi yang diterima sampai saat ini Muara Enim belum siap melaksanakan dengan alasan dari segi keamanan.

“Ada lima daerah yakni Empat Lawang, Pagaralam, Pali, Muara Enim dan Prabumulih akan melakukan tes di Muara Enim, namun Muara Enim sendiri belum siap dari segi keamanan, sehingga kemungkinan bisa di Palembang tes CPNS. untuk informasi lebih lanjut pelamar jangan lupa cek dan pantau di werbsite sscn.ckn.go.id,” tambah Januarsyah.

Sekedar informasi hasil seleksi berkas diumumkan 21 Oktober. Penjadualan pelaksanaan tes SKD 21-25 Oktober. Pengumuman hasil tes SKD 26 Oktober sampai 17 November.

Dilanjutkan seleksi SKB pada 22 -28 November dan hasil seleksi tes SKB akan diumumkan pada 22 November – 1 Desember. Sementara untuk pengumuman hasil seleksi tes CPNS dilakukan pada 3 Desember. (12).

Empat Lawang

Diduga Pemicu Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

Published

on

Caption : Warga bergotong royong memasukan kopi yang sudah terbakar ke dalam karung

REL,Empat Lawang – Kebakaran menghanguskan satu rumah warga desa Muara Lintang Lama Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang,jumat ( 22 / 1) sekitar pukul 07.00 wib.

Kobaran api menghanguskan satu buah rumah atas nama Arman Baiti ( 60) dan satu rumah rusak berat atas nama Sairul.

Menurut Norman selaku pendamping Pemberdayaan desa (PDP) Kecamatan Pendopo Barat menuturkan kejadian sekitar pukul 18 : 10 Wib yang mana pemilik rumah sedang tidak berada ditempat.

“Saat kejadian pemilik rumah sedang ke sawah,alhamdulillah tidak ada korban jiwa,belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran namun kerugian ditafsir mencapai ratusan juta dan saat ini korban diungsikan dirumah keluarganya,”Jelasnya

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Empat Lawang Sahrial Podril melalui Sekretaris BPBD Rupi Faizal membenarkan telah terjadi kebakaran di Desa Muara Lintang Lama.

“Iya , kejadiannya sekitar pukul 08:00 Wib dan satu jam berhasil di padamkan oleh petugas menggunakan dua unit mobil pemadam yaitu damkar Pendopo dibantu Damkar Muara Pinang serta warga sekitar ,”kata Sekretaris BPBD Rupi Faizal

Dijelaskan Rupi, dugaan sementara Api berasal dari Korsleting listrik sehingga mengakibatkan rumah warga yang masih berbahan papan kayu itu terbakar hebat.

“Di wilayah sana memang mayoritas rumah masih berbahan kayu sehingga sangat rawan apabila terkena api,”jelasnya

Dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya rumah yang terbuat dari papan untuk selalu berhati – hati apabila hendak keluar rumah seperti ke kebun ataupun ke sawah .

“Jangan tinggalkan rumah sebelum dicek dan di pastikan tidak ada korsleting listrik seperti magicom yang selalu terhubung ke aliran listrik ataupun kompor ,”himbaunya

Masih di katakannya, dengan kejadian musibah itu pihaknya akan langsung berkoordinasi ke Dinas Sosial untuk segera memberikan bantuan bagi korban kebakaran.

“Bantuan akan segera kita salurkan bersama Dinsos, baik berupa Sembako , makanan cepat saji dan pakaian,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Keseringan Main Gadget, Para Siswi Buat Video Diduga Bullying

Published

on

FOTO: ISTIMEWA  BULLYING: Para siswi yang diduga lakukan bullying terhadap teman sekolahnya.

FOTO: ISTIMEWA

BULLYING: Para siswi yang diduga lakukan bullying terhadap teman sekolahnya.

Keseringan Main Gadget, Para Siswi Buat Video Diduga Bullying

EMPAT LAWANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Empat Lawang dihebohkan dengan beredarnya video beberapa siswi SMP di Kecamatan Ulu Musi yang diduga menjadi korban bully oleh teman-temannya sesama siswi. Mirisnya, mereka masih menggunakan seragam sekolah dan videonya sudah menyebar di berbagai media sosial.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (21/1), dugaan perlakuan bully kepada salah satu siswi tersebut, dilakukan oleh beberapa siswi lainnya yang diperkirakan satu sekolahan dengan korban. Video diduga bully tersebut pun langsung menyebar, baik melalui WAG maupun media sosial lainnya.

Menyikapi kejadian dimaksud, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih, melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kerja (PGTK), Arbanu, menyesalkan kejadi tersebut.

“Kepseknya sudah ditelpon, dan membenarkan bahwa siswi yang ada dalam video itu siswi di sekolahnya. Wali beserta siswinya akan dipanggil, untuk dimintai klarifikasi,” ungkap Arbanu.

Menurut pengakuan dari Kepsek kata Arbanu, video itu bukanlah perkelahian antar siswi. Melainkan hanya bercanda sesama mereka.

“Itu jawaban dari Kepseknya, tapi kejadian sebenarnya kami belum tahu. Silahkan konfirmasi lagi ke Sekretaris Disdik atau Ibu Kadis, mungkin ada tindakan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Sopyan Haris, saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala bidang pembinaan SMP, sebelum mengambil tindakan selanjutnya.

“Itu kan ranahnya Bidang Pembinaan SMP, kita koordinasikan dulu,” ujarnya singkat.

Kabid SMP Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Jhon Heri mengatakan sudah berkomunikasi dan menanyakan langsung kepada sekolah yang bersangkutan.

Jhon Heri mengatakan menurut pengakuan dari pihak sekolah menuturkan sudah memanggil wali murid dari siswi-siswi yang ada di video tersebut. Pihak sekolah mengatakan tidak ada laporan atau keluhan dari orang tua maupun dari siswi yang bersangkutan.

“Katek ta… anak main-main bae. Sudah dipanggil siswa dan orang tua yang bersangkutan. Hanya main-main meniru niru acara di televisi. Kesimpulannya anak-anak terlalu sering bermain gadget atau internet jadi kebablasan meniru yang bukan untuk ditiru,” jelas Jhon Heri.

Ia menghimbau kepada seluruh sekolah dan seluruh orang tua untuk memantau dengan ketat anak-anak agar tidak menggunakan gadget untuk hal yang tidak perlu. Selayaknya gadget digunakan untuk belajar daring, bukan untuk yang lain.

“Himbauan agar sekolah, guru kita, maupun orang tua untuk ketat memantau penggunaan android oleh siswa terutama pada masa KBM Daring ( PJJ) ini,” himbaunya. (Ian)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pegawai Harus Tetap Bugar

Published

on

Caption : pegawai di lingkungan BNNK Empat Lawang rutin menggelar senam sehat

REL,Empat Lawang – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang, menggelar senam sehat hidup 100 persen, rutin setiap Jumat pagi sebelum melaksanakan aktivitas perkerjaan seperti biasa.

Seluruh staf dan pegawai di lingkungan kerja BNNK Empat Lawang, melaksanakan senam sehat hidup 100 persen, di lapangan kantor BNNK Empat Lawang.

Kepala BNNK Empat Lawang, AKBP Syahril SH melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Azhari SKep mengatakan, dalam masa pandemi COVID-19, pegawai di lingkungan BNNK Empat Lawang harus tetap bugar agar tidak mudah terserang berbagai penyakit berbahaya.

“Oleh karena itu, penting ditanamkan kebiasanan hidup sehat salah satunya melaksanakan olahraga rutin di sela-sela kesibukan dalam melaksanakan rutinitas pekerjaan,” kata Azhari.

Tidak hanya untuk para pegawai di lingkungan kerja BNNK Empat Lawang, pihaknya berharap pola hidup sehat yang di-tagline-kan BNN secara nasional, yakni Hidup 100 Persen (#Hidup100%) tanpa Narkoba, dapat juga diikuti seluruh masyarakat di wilayah kerja BNNK Empat Lawang.

Selain menjauhi segala bentuk penyalahgunaan Narkoba, pihaknya juga berpesan agar masyarakat juga menjaga protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

“Jami juga menghimbau masyarakat Empat Lawang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending