oleh

Gubernur Resmikan Jembatan di Muratara

REL, Muratara – Sebelum pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist  (STQH) tingkat propinsi,  Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meresmikan jembatan permanen Muratara 1 penghubung antara Desa Biaro Baru dengan Desa Biaro Lama,  Kecamatan Karang Dapo, Musi Rawas Utara (Muratara).

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyampaikan, pembangunan selama enam tahap.  Tahun 2019 sampai 2013 status masih kabupaten induk (Musi Rawas). Dan selesai 2018 baru selesai dengan status aset Muratara.

“Kami berpesan agar menjaga.  Jagan sampai ada tangan jahil yang merusak jembatan tersebut,”pesan Syarif.

Ditempat yang sama,  Gubernur Sumatera H Herman Deru mengatakan, perjuangan pembangunan jembatan ini penuh dengan perjuangan. Dari perencanaan sampai peresmian memakan waktu 10 tahun.

“Saya mengapresiasi kinerja Bupati dan jajarannya,”jelasnya, Kamis (25/4)

Makannya, saya tidak salah dengar. Mulai dari kecamatan Karang jaya sampai hujung sudah kelihatan secara bergrilia pembangunannya. Tidak lupa,  dukung pembangunan yang paling penting adalah Pada tahun ini propinsi akan menyalurkan dana untuk PKK,  karang taruna,  posyandu,  operasional kades. Mulai tahun ini akan dikuncurkan.

“Ini merupakan balas budi saya terhadap warga,” ujarnya

Secara khusus Muratara akan saya persembahkan gedung olahraga senilai 10 miliar.

Pada peresmian tersebut,  ikut hadir Wakapolda,  Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Jajaran pejabat propinsi,  jajaran pejabat pemkab Muratara, serta tamu undangan lainnya.

Jembatan dibangun sepanjang 186 kilo meter dengan lebar 6 meter. Awal pembangunan 2009  sampai 2013, sempat Mangkrak selama empat tahun dan pembangunan baru dilanjutkan 2018.

Pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran 37.162.785.000 Miliar menggunakan dana APBD.

“Sempat mangkrak selama empat tahun,” kata Kadis Bina Marga Muratara Erdius Lantang. (16)

BACA JUGA