Connect with us

Empat Lawang

Fokus ke Pelayanan Publik

Published

on

 

REL,Empat Lawang – Tim Saber Pungutan Liar (Pungli) Empat lawang yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Polres Empat lawang serta Kejaksaan Empat Lawang menggelar rapat koordinasi perencanaan kegiatan.

Dalam rapat tersebut Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto meminta progres dan kesungguhan setiap OPD dalam melakukan upaya pencegahan terhadap tindak Pungutan liar yang sangat merugikan.

“Saya minta progresnya kalau di Polres setiap hari setiap minggu dan setiap bulan itu ada laporannya jadi memang sudah di terapkan upaya pencegahan terjadinya Pungli, memang setiap stake holder harus saling bahu membahu, tidak bisa berjalan sendiri dan tidak hanya di atas meja namun lebih praktek ke lapangan yang saya mau,”kata Eko, Rabu (26/2)

Dikatakannya, rapat ini ialah upaya untuk melakukan pencegahan, memang kalau secara global terlihat signifikan menurun karena berkurangnya laporan masyarakat.

Tapi lanjut Eko, untuk yang sifatnya gabungan antara Polres Empat Lawang , Kejaksaan dan OPD dirinya belum ada fakta di lapangan yang membuktikan Pungli sudah tidak terjadi lagi.

Dirinya secara pribadi tidak menginginkan kejadian – kejadian penindakan atau penangkapan di lapangan yang banyak , karena menurutnya upaya pencegahan sejak dini ialah yang lebih penting.

“Saya tidak bangga kalau nanti banyak yang tertangkap tangan oleh tim Saber Pungli , namun saya akan lebih bangga kalau kenyataan di lapangan itu tidak ada lagi pungli karena melakukan pencegahan sejak dini agar tidak ada pungli itu lebih baik,”katanya

Masih dikatakan Eko, upaya – upaya tersebut tentu tidak akan terwujud kalau tidak ada peran serta semua anggota Saber pungli yang terlibat untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang bahaya Pungli dan bisa berdampak buruk terhadap kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerwati.

“Dengan adanya pungli juga akan mempengaruhi roda ekonomi khusunya di Empat lawang ,jadi kita semua harus benar – benar komitmen jangan hanya di awal saja,”harapnya

Sementara, Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Empat Lawang Kompol Dwi Utomo mengatakan rapat tersebut akan di adakan rutin agar bisa menerima saran – saran mengenai peran penting Tim saber Pungli serta juga bisa menetapkan sasaran kerja dan merumuskannya

“Kita menargetkan akan fokus mengawasi tempat – tempat pelayanan Publik karena dinilai rawan akan terjadinya Pungli seperti Dinas Pendidikan dan Samsat,dan yang pertama ini ialah kita sadarkan dan tertib dulu timnya jangan sampai ingin menertibkan orang tapi kitanya sendiri tidak ada yang tertib,”kata Dwi.(Mg20).

Empat Lawang

Kapolres Berjanji Membedah Rumah Nenek Rismawati

Published

on

Caption : Kapolres Empat Lawang bertemu dan berbicara langsung dengan nenek Rismawati di Kediamannya.

REL,Empat Lawang – Jajaran Polres Empat Lawang menyambangi rumah nenek Rismawati (62) yang beralamatkan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.Sabtu (6/3).

Kedatangan orang nomor satu di wilayah Hukum Polres Empat Lawang ini,melihat kondisi kediaman nenek Rismawati dan kedua putranya yang mengalami keterbelakangan mental sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Diketahui,Nenek Rismawati tinggal bersama dua anak laki lakinya di rumahnya yang terbilang tidak layak huni dan nenek Rismawati juga mengidap penyakit katarak di dua belah matanya sehingga mengakibatkan nenek Rismawati tidak bisa melihat orang orang sekelilingnya baik dari jarak dekat maupun jauh,

Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu,S.IK didampingi wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan mengatakan akan memberikan bantuan pengobatan operasi mata kepada nenek Rismawati.

“Insyah allah kedepan kami dari kepolisian atas izin bapak kapolda sumsel akan mengobati mata nenek Rismawati agar bisa melihat kembali,”Kata Kapolres

Bukan hanya operasi mata saja ,Kapolres juga berjanji akan membedah rumah nenek Rismawati agar menjadi layak huni.

“Secepatnya akan kita lakukan menjadi rumah layak huni ,mudah mudahan allah mengizinkan,”Tuturnya.

Sementara Saipul tetangga Nenek Rismawati mengatakan sudah banyak para dermawan yang mendatangi kediaman beliau untuk memberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah banyak orang mendatangi kediaman Nenek Rismawati ,Semalam Kapolsek tebing tinggi memberikan sembako dan hari ini Kapolres,”Jelasnya

Memang lanjut Saipul nenek Rismawati pengen bisa melihat lagi namun tidak ada biaya untuk berobat.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan kepolisian polda dan polres nenek bisa melihat lagi karena kasihan kedua anaknya itu juga mengalami keterbelakangan Mental yang hidup bersama nenek Rismawati,”Terangnya.(Dn).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Trending