Connect with us

Empat Lawang

Fokus Dipermasalahan Jaringan

Published

on

BAHAS : Suasana persentase PT Pran Indo Permata Abadi (PIPA) Bersama pejabat Empat Lawang.

REL, Empat Lawang – Mengatasi Permasalahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tebing Tinggi yang selama ini dilihat struk berat, pemerintahan Kabupaten Empat Lawang mendatangkan Ahli PDAM yang berasal dari negara Francis, Rabu (18/12/19).

Bertempat di Ruang rapat Bupati Empat Lawang,Direktur PT Pran Indo Permata Abadi (PIPA) Didier Perez memaparkan tentang PDAM yang di hadiri Bupati Empat Lawang, Kepala Dinas PUPR, Pariwisata, Kominfo dan Perkim dan Direktur PDAM Tebing Tinggi.

Direktur PDAM Empat Lawang Jauhari Hora saat di bincangi awak media mengatakan, PDAM Tebing Tinggi mengalami Struk Berat hingga perlu di lakukan terapi.

“1 Oktober 2019 saya istilahkan PDAM Empat Lawang itu struk berat, tentunya kita lakukan terapi dari mana yang paling pas,” kata  Jauhari Hora pada wartawan Rakyat Empat Lawang (REL) di ruang Rapat kerja Bupati Empat Lawang.

Dengan Pengalaman Selama ini Lanjutnya, dirinya mengatakan ke Pemerintah Empat Lawang dalam tiga Bulan terakhir progressnya harus Normal.

“Jadi judul program saya itu normalisasi PDAM Empat Lawang,dari fisik jaringan, produksi, sambungan rumah maupun manajemen, secara fisik kita surpey jaringan, dari Survey jaringan kita dapati banyak kebocoran sana sini, dalam memasuki tiga bulan ini progres penyelesaian kebocoran itu sudah mencapai 90 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Pran Indo Permata Abadi (PIPA) Didier Perez mengatakan, pertama dirinya bertemu dengan orang IKL (Ikatan Keluarga Lintang) mereka bilang masalah PDAM Empat Lawang Parah dan mereka bila apakah bisa membantu mengatasinya.

“Dan Saya di undang Pak Bupati untuk melihat permasalahan PDAM di Empat Lawang beberapa bulan yang lalu dan saya lihat memang ada masalah tapi ada juga potensi yang positif,” ungkapnya.

Tapi Lanjutnya waktu itu belum ada Direktur PDAM nya dan kami tidak bisa maju karena rekondusi belum ada.

“Jadi untuk kita fokus PDAM pada jaringan bukan produksi,” ujarnya.

Dan persentase hari ini Sambungnya, Bagaimana bisa maju  kerjasama dengan PDAM tapi juga harus ada sinkronisasi dengan bidang yang lain.

“Ya kita jalan seperti satu tim, tidak boleh masyarakat kekiri dan pemerintah kekanan, Semua orang bisa bangun kalau mau kalau mau untuk membangun,karena tidak ada situasi yang tidak ada solusi  tapi PDAM di Empat Lawang memang parah,” kata Didier Perez. (mg20).

Empat Lawang

SMK,SMA Se-Sumsel Serah Terimah Jabatan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Penandatanganan serah terimah jabatan

REL,Empat Lawang- Setelah dilakukan pelantikan dan pengukuhan beberapa hari lalu, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB SE Kabupaten Empat Lawang, melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Rabu (16/9) di aula gedung SMK Negeri 1 Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, melalui Kasi Kurikulum Bidang SMK, Awaludin mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamika yang biasa sebagai abdi negara. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka memperkaya pengalaman bertugas serta penyegaran suasana kerja.

“Dengan potensi dan integritas yang dimiliki oleh masing-masing Kepsek, hendaknya bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk kemajuan sekolah,” ungkap Awaludin saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.Rabu (16/9).

Awaludin juga menambahkan, sebagai seorang Kepsek, harus mengedepankan etika moral dan kejujuran serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan bawahan. “Ciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dengan saling menjaga rasa asah, asih dan asuh,” imbuhnya.

Masih menurut Awaludin, tugas dan tanggungjawab kita saat ini semakin berat. Makanya fighting spirit harus dilakukan, dengan memberdayakan SDM staf yang ada. “Kita tidak bisa sendirian atau One Man Show dalam melaksanakan amanah ini, staf yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujarnya seraya berharap, seluruh Kepsek yang ada di Empat Lawang bisa membawa perubahan yang lebih baik, dalam dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan.

Ditempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kabupaten Empat Lawang, Saipul Efendi, mengajak seluruh Kepsek yang ada supaya memegang teguh amanah yang diberikan tersebut untuk membangun sekolah.

“Kita sama-sama menyadari dan yakin, amanah yang diberikan ini adalah salah satu bentuk ibadah. Untuk itu, mari kita jalankan amanah ini dengan baik,” ungkap Saipul.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Dinsos : Belum Terima Surat Resmi Kemensos

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Pasien positif corona atau covid-19,baik yang meninggal dunia maupun yang telah sembuh dari virus corona,mendapatkan santunan dari pemerintah pusat melalui kementrian sosial Republik Indonesia.

Dikutip dari situs resmi kemensos RI ,kemensos ri memberikan santunan kepada pasien yang meninggal dunia positif corona sebesar 15 juta kepada ahli waris sedangkan pasien yang sembuh akan diberikan santunan jaminan hidup.

Dengan persyaratan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas atau dinas kesehatan setempat bahwa yang bersangkutan adalah korban covid-19.

Untuk diketahui, saat ini pasien positif corona di kabupaten Empat Lawang berjumlah 11 orang dengan rincian 2 orang meninggal dunia ,8 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang masih dalam proses isolasi mandiri

Sementara itu,Plt.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Empat Lawang Eka Agustina mengatakan,Sampai saat ini belum mendapatkan info atau pun surat resmi dari kemensos.

“coba tanya BPBD ( sekretariat tim gugus ) atau Dinkes,sebab belum dapat info atau surat resmi dari kemensos dan saya telpon kadinsos provinsi (Palembang) juga belum pernah dapat,”Ungkapnya saat di hubungi melalui pesan singkat whatsapp.Senin (7/8).

Mungkin lanjutnya,kabid perlimbansos yang mendapatkan info tersebut.

“Untuk sampai saat ini saya belum,saya tanya kabid perlimbansos dulu mungkin di kabidnya ada info tentang ini karena saya masuk menjadi PLT kadinsos itu terhitung mulai bulan Mei,”Katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Isu yang Beredar

Published

on

Foto : Ilustrasi 

REL,Empat Lawang – Masyarakat dikeluhkan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa penggunakan orgen tunggal dan pelaksanaan resepsi pernikahan dilarang kembali oleh pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Sebelumnya,melalui surat edaran bupati nomor : 360 /254/SE/BPBD/2020, telah memperbolehkan masyarakat yang ingin menggelar acara resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal.

Namun,dalam sepekan ini,beredarnya isu yang menyatakan penggunaan OT dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditutup (Tidak diperbolehkan lagi ) kembali.

“Yang saya dengar minggu kemarin,kabarnya itu sekitar bulan 9 dan bulan 10 tidak diperbolehkan lagi,”Ungkap AA yang tak ingin namanya dimuat di media,Minggu (6/8).

Kalau memang ditutup kembali,ia merasa kasihan kepada pemilik usaha OT maupun pelaminan,sedangkan pendapatan mereka hanya mengandalakan masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan,dengan menyewa orgen tunggal dan pelaminan.

“Kalau ditutup kembali mereka mau makan apa,sementara ingin berkebun mereka tidak punya lahan,”tuturnya.

Iapun berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan hal tersebut.

Sementara Ketua gugus tugas covid-19 Empat Lawang H.Joncik Muhammad melalui Sekretariat gugus tugas covid-19 Kuswinarto,SE.M.Si mengatakan masyarakat jangan termakan isu isu yang belum jelas kebenarannya.

“berpedoman dengan surat edaran (SE) bupati Empat Lawang,bagi masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal harus memenuhi prosedur serta mematuhi syarat syarat dari surat edaran bupati tersebut,”Kata Kuswinarto.

Yang mana masih dikatakan Kuswinarto,pelaksanaan dan penggunaan orgen tunggal harus menerpkan protokol kesehatan dan mematuhi semua prosedur prosedur yang tertera di surat edaran bupati.

“Di point 13 dalam surat edaran bupati ,bagi masyarakat yang melanggar serta tidak mematuhi surat edaran tersebut dapat dikenakan sanksi yakni teguran oleh pihak berwajib dan penghentian pelaksanaan acara oleh pihak berwajib,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending