Connect with us

Empat Lawang

Empat Lawang Kebagian 301 Kuota CPNS

Published

on

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang sudah menerima kuota formasi CPNS untuk Kabupaten Empat Lawang. Kuota yang diterima Kabupaten Empat Lawang sebanyak 301 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM (BKPSDM) Kabupaten Empat Lawang, Januarsyah Hambali kepada wartawan mengatakan, dari usulan BKPSDM Empat Lawang kepada Kemenpan RB sebanyak 500, namun setelah diketahui disetujui oleh sebanyak 300 an orang.
“Empat Lawang ada, formasinya sudah kita ambil, yang paling banyak Tenaga Guru kisaran 60 persen kalau dipersentase, tenaga kesehatan juga ada maupun tenaga teknis, namun yang sedikit tenaga teknis,” ungkapnya, Rabu (12/9).

DItempat sama, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Rizal Efendi menjelaskan BKPSDM telah menerima surat dari Kemenpan-RB mengenai kuota formasi CPNS tahun 2018.

“Formasi yang disetujui 301 orang, terdiri dari tenaga guru 160, tenaga kesehatan 100 dan sisanya tenaga tekhnis 41,” jelas Rizal saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (12/9).

Lanjut Rizal, tenaga guru SD dan kesehatan yang paling diperioritaskan penerimaan CPNS tahun ini. Hal ini dikarenakan guru SD dan tenaga kesehatan di desa-desa atau kecamatan masih sangat minim.

“Khusus untuk honorer K2 ada tapi hanya 5 formasi tergabung di formasi tenaga guru. Namun persyaratannya ketat diantaranya maksimal usai 35 tahun per 1 Agustus 2018 dan harus S1. Sementara kebanyakan honorer sudah berusia 35 tahun keatas dan belum S1,” tuturnya.

Dijelaskan Rizal, formasi CPNS Kabupaten Empat Lawang cukup banyak sehingga bisa memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan maupun di bidang tekhnis. Pengumuman resmi tes CPNS tersebut bakal diumumkan 18 September dan penerimaan mulai dibuka 19 September.

“Pelaksanaan tesnya nanti diperkirakan di Kantor BKN Regional VII Palembang, dikarenkan sarana dan prasarana di Empat Lawang belum memadai dan listrik masih sering byarpet,” tukasnya. (12)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending