Connect with us

Kabar Sumsel

Dukungan untuk Prabowo-Sandi Meningkat

Published

on

Hashim Djojohadikusumo (tengah) di markas FIN di Jakarta. FOTO:FIN
JAKARTA – Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno solid.  Dampaknya, dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu makin meningkat. Hal itu dikatakan Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hashim Sujono Djojohadikusumo saat diskusi di markas Fajar Indonesia Network/FIN (Radar Cirebon Group) di Jl Raya Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (9/10).
“Dan strategi yang kami jalankan sudah cukup efektif. Semakin banyak dukungan. Kita lihat di Jawa Tengah, Jawa Timur, sudah naik tajam dukungan untuk paslon 02,” terang Hashim. Ia juga sempat menanggapi kasus hoax Ratna Sarumpaet. Dikatakan, dalam kasus itu, Prabowo telah meminta maaf. “Pak Prabowo juga tidak pernah menuduh siapa-siapa. Hanya meminta kasusnya diusut. Itu sebelum beliau (Ratna, red) mengakui berbohong,” tegasnya.
Pada diskusi itu, Hashim juga melemparkan kritik tajam terhadap kondisi Indonesia yang cukup mengkhawatirkan di masa datang. Tiga titik lemah itu berada di sektor, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sumber daya alam. Ini disampaikannya saat Hashim Dari sisi kesehatan misalnya, problem stunting growth menjadi kekhawatiran.
Karena terjadi merata di seluruh daerah. Akumulasi angkanya dapat di lihat sercara nasional, provinsi termasuk kabupaten/kota. “Mengkhawatirkan. Jelas ini bukan isu semata, tapi data yang diperoleh dari badan resmi pemerintah,” terang Hashim di hadapan Direktur Utama FIN Agus Salim, Wakil Direktur Utama Dwi Nurmawan, CEO Radar Cirebon Group Yanto S Utomo, Pemimpin Umum radarpena.co Eko Suprihatmoko, Direktur Radar Banten Group Mashudi, dan jajaran redaksi.
Fatalnya, lanjut Hashim, kondisi ini terjadi di seluruh daerah. Di Jakarta misalnya data yang diterima stunting menembus angka 28 persen, di Jawa Timur 50 persen. “Catatan di daerah lain seperti Probolinggo 49 persen, Jember 44 persen. Ini data bukan mengada-ada. Jadi tidak ada yang diplintir-plintir,” timpal Hashim, yang datang didampingi Wakil Direktur BPN Dhimam Abror Djuraid (Mantan Pemred Jawa Pos), Budi Purnomo Karjodihardjo dan beberapa tokoh politik, baik dari PAN dan Gerindra.
Nah, jika ini terus terjadi, maka akan ada ancaman tumbuh kembang generasi yang tidak normal. “Pendek dan bodoh. Prabowo jauh sebelum ini telah memikirkannya. Bagaimana Indonesia ke depan. Karena ekstarkulasi wilayah yang lemah,” beber anak bungsu dari pasangan Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Sigar itu.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengakui, Indonesia menjadi negara dengan potensi pembangunan ke lima di dunia. “Benar itu. Tapi jangan lupa Indonesia menjadi negara ketiga terburuk di dunia. Sekali lagi, ini data Bank Dunia dan tidak mengada-ada. Saya rekam dan saya catatat,” imbuhnya.
Selain masalah stunting, ia pun mengkritisi pendidikan nasional yang jauh dari harapan. Ini terjadi sejak 10 tahun terakhir. “Terus memburuk. Secara peringkat Indonesia berada di urutan 62 dari 72 negara dengan pendidikan berkembang dan maju,” ungkapnya.
Jepang, contoh Hashim, berada di urutan pertama disusul Finlandia. “Dari studi luar negeri. Kita kalah dengan Vietnam yang berada di urutan ke enam. Padahal negara ini mengalami gejolak politik dan perang saudara yang lebih dari 30 tahun. Saya kaget luar biasa. Dan ini data dari Bank Dunia,” urainya.
Masalah lainnya, sambung dia, problem ekonomi. Harga makanan di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan India. Kondisi ini terasa sekali. Jangan di daerah terpencil, di DKI Jakarta fakta ini terjadi. “Saya punya pembantu di rumah, setiap hari belanja. Dan ia mengakui harga bahan pokok lama-lama tak terkendali. Di DKI Jakarta harga makanan lebih mahal dibandingkan Singapura. Padahal negara tersebut tidak memiliki suplai dan sumber pertanian yang memadai. Apalagi sumber ternak. Ini mengherankan,” ungkapnya.
Kritik lain tentang sumber daya alam Indonesia yang makin kritis. “Indonesia 20 tahun gas alam habis, 40 tahun batu bara habis. Lalu PLN dapet dari mana. Oh mengandalkan panas bumi. Yang kapasitasnya 26 ribu mega watt. Sementara kebutuhan kita lebih dari 50 ribu mega watt,” ucapnya.
“Ya semua impor-impor. Bisa-bisa 40 tahun lagi Indonesia jadi negara tukang jahit. Kita seperti tidak berdaulat. Kok begini. Saya menduga ada kartel yang menguasai sistem kita,” tegas pemilik perusahaan Arsari Group yang bergerak dalam bidang pertambangan, program bio-ethanol, perkebunan karet dan lain-lain tersebut.
Jauh sebelum memaparkan soal kondisi bangsa, pendiri Partai Gerindra, itu berharap media, khususunya FIN, mampu memegang prinsip-prinsip jurnalistik secara adil dan benar. “Kami mohon sikap yang fair. Kami mengerti banyak hal soal media. Ya minimal harus berimbang 50:50. Lebih sedikit, 40:60 ke kami ya jelas kami senang,” kelakar Hashim.
Menanggapi guyonan ini, Wakil Direktur Utama FIN Dwi Nurmawan menanggapi dengan santai. FIN bergerak di media cetak, elektronik maupun media sosial. “FIN mengakar dengan konsep melokalkan berita dan isu yang ada secara jernih. Independensi jurnalistik dan produk yang dihasilkan telah teruji. Dan ini bagian dari kekuatan kami,” terangnya.
FIN, lanjut Dwi, tidak bisa dipungkiri memiliki jaringan berita terbesar di Indonesia. “Kami memiliki jaringan terlengkap dan terbesar. Pembaca media cetak saja bisa sampai dua juta. Belum termasuk pembaca online. Sebelas televisi lokal di bawah FIN, dan jaringan lainnya,” terangnya.
Kedewasaan FIN dalam menyikapi banyak hal, terutama dinamika politik yang terjadi, tidak terlepas dari kesungguhan kerabat kerja redaksi, manajemen seluruh media di bawah bendera FIN. “Artinya kelengkapan data, akurasi, maupun informasi yang disajikan, selain cepat, tepat, juga akurat dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Jangan khawatir soal itu. Keseimbangan antara bisnis dan jurnalistik sangat terjaga,” terang Dwi di sela pertemuan. (lan/ful/FIN).

Empat Lawang

RSUD Jadi Klaster Baru Corona

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Sebelumnya kasus positif corona di Empat Lawang berjumlah 8 orang dan 7 diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

Namun,terhitung mulai tanggal (31 /8/2020 ) kasus positif corona bertambah satu orang ,

Penambahan satu kasus dari kluster RSUD. yang berinisial CDJ seorang perempuan ( 23 ) salah satu tenaga kesehatan RSUD, warga Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi.

Dari informasi yang didapat pasien 09 yang sebelumnya berstatus suspek dan setelah dilakukan swab 2 kali yang mana swab pertama negatif dan swab kedua positif dan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri sejak timbul gejala.

“Pasien 09 itu salah satu perawat bangsal (Perawat ruangan ) Honorer di RSUD Empat Lawang dan yang bersangkutan sudah melakukan swab,
swab dilakukan pada tanggal 24 dan 26 agustus kemarin,”Kata Jubir Gugus tugas Covid-19 dr.Arga Sena Setiawan.Senin (31/8).

Masih dikatakan Arga,pasien 09 itu mempunyai riwayat perjalanan ke luar kota.

“Riwayat pasien 09 pernah berpergian ke palembang,namun saat ini masih dalam proses tracking yang kontak erat dengan pasien,”Jelasnya.

Sementara dirut RSUD Empat Lawang dr.Devi Andriyanti saat dikompirmasi melalui via pesan singkat whatsapp terkait dominan positif covid-19 banyak dari pegawai RSUD,tidak merespon pertanyaan dari awak media melainkan whatsapp awak media yang ingin kompirmasi tersebut diblokir oleh direktur RSUD.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gempa Bumi Goncang Bengkulu,Empat Lawang Juga Rasakan Gocangannya

Published

on

Caption : Peta titik koordinat gempa bumi

REL,Empat Lawang – Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 magnitudo menggoncang Provinsi Bengkulu juga dirasakan oleh masyarakat Empat Lawang.

Gempa Bumi yang terjadi dua kali itu terjadi pada pukul 05 : 23 wib dan 05 : 29 wib,bukan hanya provinsi bengkulu yang merasakan namun provinsi Sumsel dan kabupaten kabupaten tetangga juga ikut merasakan goncangan itu.

“Subuh tadi,badan teraso bergoyang waktu jingok lampu,lampu jugo begerak,gempa pertamo dak terlalu teraso tapi gempa yang keduo yang teraso nian,”Kata Meli Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Sedangkan Ririn warga Bengkulu saat di dihubungi melalui pesan singkat whatsapp mengatakan ditempatnya yang paling kuat gonyangan.

“Kuat disini goncangannya,dua kali sampai sampai terbangun dari tidur,kalau ada gempa siap siap kami keluar rumah,”Jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengatakan menurut dari situs www.bmkg.go.id (BMKG) Kejadian hari Rabu, 19 Agustus 2020 pukul 05.23.56 WIB dan pukul 05.29.35 WIB wilayah Bengkulu diguncang gempa tektonik.

Dengan Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.9 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.6 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 24 km.

Sedangkan gempa bumi kedua memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.8 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.7 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 km.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,”Kata Kuswinarto.

Namun demikian,kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Reskrimum Polda Sumsel Datangi PUPR Empat Lawang,Hanya Berkunjung dengan Kerabat

Published

on

Caption : Suarno Reskrimum Polda Sumsel saat di wawancarai sejumlah awak media di depan Kantor PUPR Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang kedatangan tamu dari Reskrimum Polda Sumsel.

Dari pantauan dilapangan,kedatangan anggota Rekrimum Polda tersebut diketahui berjumlah empat orang (Laki laki ) dan belum diketahui tujuan maksud kedatangannya.

Sebab disaat awak media ingin mengambil gambar,pintu ruangan Kabid Sumber daya air tempat bertemunya anggota Reskrimum polda bersama pegawai PUPR dikunci dan dilarang untuk mengambil gambar.

Entah apa yang menjadi pembahasan mereka sehingga pintu ruangan itu pun dikunci dan di jaga oleh pegawai PUPR dan mengatakan kepada awak media yang sedang mengambil gambar untuk tidak mefoto “Jangan di Poto,tidak boleh di poto”kata salah satu pegawai yang ada di dalam ruangan tersebut.

Setelah berjelang beberapa menit kemudian rombongan Reskrimum Polda keluar dan pintu utama kantor PUPR pun dikunci sehingga awak media tidak dapat masuk.

Pada saat anggota Reskrimum Polda dimintai keterangan oleh sejumlah awak media ,ia pun mengatakan kunjungannya itu hanya sekedar mengunjungi kerabatnya.

“Tujuan saya mau ke lubuk linggau dan saya mampir kesini untuk mengunjungi kerabat saya (Sekretaris PUPR) ,tidak ada untuk memeriksa karena saya bukan Tipidkor,saya Reskrimum tidak ada kaitannya dengan Tipidkor,”Kata Suarno yang mengaku dari Reskrimum Polda Sumsel.Rabu (5/8).

Sementara sejumlah awak media yang ingin mengkompirmasi ke Dinas PUPR terkait kedatangan dari Reskrimum Polda, tidak ada satu pun yang mau dikompirmasi seakan akan menghindar dari awak media,sampai berita ini masuk dapur redaksi pihak PUPR Empat Lawang tidak dapat dikompirmasi

Diketahui belakangan ini kepala PUPR Empat Lawang (SR) sedang dalam penyidikan oleh kejati Sumsel terkait fee proyek.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending