oleh

Dugaan Jual Beli Lahan Lapak Resahkan Pedagang

REL, Empat Lawang – Sebagian para pedagang di pasar Pulo Emass Kecamatan Tebing Tinggi mengeluhkan diduga adanya oknum yang memperjual belikan lahan dan lapak di pasar Tebing Tinggi dengan kata lain memanfaatkan peluang meraih keuntungan pasca penertiban Pedagang Kaki Lima beberapa minggu lalu.

Hal itu disampaikan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya dan juga mempunyai profesi sebagai pedagang kebutuhan pokok sehari-harinya di pasar Pulo Emass Kecamatan Tebing Tinggi pada Minggu (1/7).

“Kami bingung kenapa lahan dan lapak untuk para pedagang di pasar Pulo Emass ini diperjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal lahan itu milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang,” ungkapnya

Ia juga menerangkan bahwa kisaran harga yang diminta oleh oknum tersebut untuk memiliki lahan atau lapak di pasar Tebing Tinggi berkisar dari harga Rp300.000,- hingga sampai jutaan rupiah. “Pak, waktu pembongkaran lapak kami kemarin tidak sepeserpun diberikan ganti ruginya. Ehhh, Saat mau pindah ke Pulo Emass ini kami malah harus membayar untuk lapak dan lahan berdagang,” ketusnya

Dirinya meminta kepada Pemkab Empat Lawang, agar turun tangan mengenai dugaan adanya oknum yang memperjual belikan lahan dan lapak bagi pedagang di pasar Pulo Emass. “Kami sangat merasa dirugikan dengan ulah oknum tersebut pak kalau seperti ini, kami dagang buat mengais rezeki halal, hanya sekedar mencari nafkah kebutuhan anak istri kami pak,’ pintanya dengan nada yang lembut namun dengan sorot mata yang tajam.

Terpisah, Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Empat Lawang Rudianto saat dikonfrimasi menegaskan, terkait adanya informasi adanya oknum yang menjual belikan lahan dan lapak bagi pedagang di pasar Pulo Emass tersebut dari awal sudah diselidiki.

“Dari awal mereka dipindahkan ke Pulo Emass sudah kita sampaikan jika ada laporan adanya oknum yang memperjual belikan lahan dan lapak di pasar Puloo Emass laporkan kepada pihak Polres Empat Lawang,” imbuhnya

Sejak pertama, sambung Rudianto, ia sudah memberikan himbauan kepada masyarakat, agar tidak parkir di sepanjang jalan di pasar Pulo Emass. Tidak hanya kita sudah sampaikan juga, jangan ada yang memperjual belikan lahan dan lapak di Pulo Emass. Sebab lahan tersebut milik Pemkab Empat Lawang, jelas jika ada yang memperjual belikan lahan tersebut melanggar aturan.

“Masyarakat harus mempunyai bukti yang jelas adanya oknum yang memperjual belikan lahan dan lapak di Pasar Pulo Emass. Kalau sudah mempunyai bukti, laporkan ke Kabag Ops Polres Empat Lawang. Dari awal hal tersebut sudah kita sampaikan kepada masyarakat,” tandasnya. (Mg14).

BACA JUGA