oleh

Dua Tahun, 35 JCH Empat Lawang Batal Berangkat Haji

REL, Empat Lawang – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI resmi mengambil keputusan membatalkan pemberangkatan jemaah haji ke tanah suci, pada musim haji 1442 H/2021 M.

Keputusan tersebut dituangkan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Lantas bagaimana dengan jemaah calon haji asal Empat Lawang yang telah mendaftar dan telah menunggu antre sejak tahun 2020 lalu?

Kepala Kantor Kemenag Empat Lawang, H Hasanudin melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), H Kgs Mahmuddin, mengatakan ada sebanyak 35 jemaah calon haji (JCH) dari Empat Lawang yang harus batal berangkat.

Akan tetapi para jemaah yang telah melunasi biaya perjalanan hajinya maka pada musim haji tahun depan, para jemaah ini akan tetap diprioritaskan.

“Jemaah calon haji dari Empat Lawang yang sudah siap diberangkatkan sejak tahun 2020 ada sebanyak 35 orang. Akan tetapi karena masih pandemi Covid-19 tahun ini kembali tidak bisa diberangkatkan,” kata Kgs Mahmuddin, Kamis (3/6).

Ia mengatakan pemberangkatan JCH Indonesia, termasuk dari Empat Lawang akan kembali dijadwalkan tahun 2022 mendatang.

“Sudah dua kali pemberangkatan JCH tertunda, dan tahun 2022 mendatang yang diprioritaskan berangkat tentu yang sudah sesuai nomor urut porsi hajinya dari JCH tahun 2020,” jelasnya lagi.

Ia mengakui kalau penundaan pemberangkatan JCH ke tanah suci oleh pemerintah merupakan sesuatu keputusan yang berat. “Kita berharap jemaah memahami bahwa pertimbangan aspek keselamatan adalah yang utama,” jelasnya lagi.

Kemudian Mahmudin menambahkan bagi jamaah yang memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai pembatalan keberangkatan bisa langsung mendatangi kantor Kemenag Empat Lawang yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi atau pun biro perjalanan terkait. “Bagi jamaah yang tadinya akan berangkat tahun ini tentu sangat berat saat medapat kabar ini, jadi jika ada hal yang ingin ditanyakan bisa datang ke kantor atau agen perjalanan terkait,”ujarnya lagi.

Terakhir Mahmudin juga berpesan untuk jamaah haji yang tidak jadi berangkat tahun ini untuk tetap mengikuti keputusan pemerintah, karena memang alasan kesehatan untuk jamaah sangat penting. “Inilah salah satu cara tuhan menunjukkan kebesarannya walaupun kita sudah diberikan kemampuan dan kekuatan untuk menunaikan ibadah haji, tetapi juga diperlukan jaminan keselamatan dan kenyamanan selama menunaikan ibadah haji, “tutup Mahmudin.

Komentar

BACA JUGA