oleh

Dua Remaja Tertabrak Kereta Api Saat Berkendara

REL, Empat Lawang – Naas yang dialami kedua remaja berstatus pelajar ketika hendak pulang menuju rumahnya di Desa Tanjung Ning Simpang Kecamatan Saling.

Pasalnya, kedua remaja ini yang diketahui seorang perempuan berinisial PS (16) dan seorang lelaki berinisial D (15) saat tengah mengendarai kendaraan bermotor roda duanya melintasi jalur kereta api yang tidak memiliki tiang pembatas jalur.

Ketika hendak melaju, tampaknya mereka berdua diduga kurang mendengarkan suara kereta Api jenis Serelo dari arah Tebing Tinggi menuju Lubuk Linggau, akibatnya sepeda motor yang dikendarai dihantam kendaraan angkutan rakyat tersebut.

“Mereka berdua ini memang benar warga saya, saat ini keduanya sudah dilarikan ke rumah sakit umum, karena keduanya dalam kondisi keritis,” ungkap Kepala Desa Tanjung Ning Simpang Kecamatan Tebing Tinggi, Umirtu. Senin (1/10).

Diceritakan Umirtu, berdasarkan keterangan dari warga setempat di lokasi kejadian tertabrak sepeda motor korban oleh kereta api ini, peristiwanya begitu cepat terjadi dan sontak membuat kaget warga di sekitar, terlebih keluarga korban yang berada dirumah ketika mendengar kabar musibah menimpanya sore ini.

Kereta Api Indonesia (KAI) Serelo jenis angkutan penumpang pada Sabtu sore sekira pukul 16.00 wib. Melaju kencang dari arah stasiun Tebing Tinggi (ilir, red) menuju stasiun Kereta Api kota Lubuk Linggau. Disayangkan lintasan kereta yang ada di tengah jalur aspal kendaraan bermotor menuju Desa Tanjung Ning Simpang ke Dalam tidak memiliki pembatas plang.

Serta rambu rambu perlintasan seperti sirine dan juga pos penjagaan petugas dari Kereta Api, akibatnya menuai peristiwa seperti yang telah terjadi pada sore ini.

“Ini musibah ya, sekarang korba masih mendapat perawatan di rumah sakit, kedua anak remaja ini masih bersatus pelajar sekolah menengah pertama semua,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Empat Lawang AKP Budi Harto melalui Kanit Laka Polres Empat Lawang Aipda Noven membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar, kita tadi baru saja mendapatkan informasi bahwa telah terjadi laka lantas sepeda motor yang tertabrak Kereta Api di Desa Tanjung Ning Simpang sore ini,” imbuhnya.

Dikatakan Noven, mengetahui informasi itu dirinya segera menuju lokasi kejadian, akan tetapi si korban sudah dilarikan warga ke rumah sakit.

“Kita segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dimana kondisi motor korban sudah ringsek akibat tertabrak dan terseret oleh kereta api tersebut,” katanya.

Saat ini, lanjut Noven. Dari informasi terakhir yang diterima kondisi korban PS (16) telah meninggal dunia, sementara D (15) masih mengalami perawatan karena dalan kondisi luka berat.

“Kita lakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan mencari sejumlah keterangan dari para saksi mata peristiwa ini,” tukasnya. (14).

BACA JUGA