Connect with us

Empat Lawang

Dua Bangunan Terkesan Dibiarkan Terbengkalai

Published

on

TERBENGKALAI : Tampak bangunan yang diduga milik pemerintah terkesan dibiarkan terbengkalai dan tidak difungsikan dengan baik, Rabu (8/8).

REL, Empat Lawang – Dua unit bangunan berdekatan diduga milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, yang berada di samping kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, tidak difungsikan dan terkesan dibiarkan terbengkalai.

Dua unit bangunan tersebut antaralain, bangunan Warnet dan bangunan PAUD. Kedua bangunan itu seperti bangunan tak berpemilik dan seperti bangunan berhantu, karena kondisinya kini dikelilingi semak belukar yang cukup tinggi, hingga mengkesankan seolah-olah bangunan angker.

Informasi yang berhasil dihimpun, bangunan Warnet pernah difungsikan sebagaimana mestinya, namun karena kurangnya pengunjung, akhirnya pengelolah warnet memutuskan untuk menutup Warnet tersebut.

Sementara bangunan PAUD yang ada di belakang bangunan Warnet, belum samasekali difungsikan, hanya saja saat ini bangunan tersebut difungsikan gudang oleh pihak DPMDP3A Kabupaten Empat Lawang, untuk menyimpan berkas lama dan kotak suara Pilkades.

“Kalau wanet, peralatannya sudah dibawa pihak Kominfo. Untuk bangunan PAUD, itu ada dua ruangan, satu ruangan difungsikan untuk menyimpan berkas lama DPMDP3A yang sudah tidak terpakai. Karena gudang DPMDP3A itu sudah penuh,” ungkap Wasih, salah seorang warga sekitar saat dibincangi wartawan, Rabu (8/8).

Karena kondisinya dikelilingi semak belukar yang cukup tinggi, kata dia, oleh warga sekitar semak belukar di depan warnet dibakari sedikit demi sedikit, agar tidak benar-benar tertutup oleh semak belukar.

“Takutnya nanti semak belukar itu dijadikan sarang oleh babi hutan, makanya dibakari biar semak belukarnya mati. Jadi, ada yang terlihat semak belukar terbakar, itu bukan terbakar, tapi memang dibakar,” cetusnya.

Sementara, Idham warga lainnya meminta Pemkab Empat Lawang, agar membersihkan semak belukar di sekitaran bangunan itu. Sebab, kata dia, sangat tidak elok dipandang, di sekitaran bangunan itu ditumbuhi semak belukar.

“Kalau memang tidak bisa difungsikan, minimal dibersihkan saja semak belukarnya. Jangan seperti itu, inikan kawasan perkantoran Pemkab, kok di sekitar kawasan perkantoran ada banguna penuh oleh semak, tidak enak jadinya dipandang,” tukasnya. (12)

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending