Connect with us

Empat Lawang

DPS, 188.655 Pemilih

Published

on

KPU Terus Melakukan Memutakhirkan Data

 

REL, Empat Lawang – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Empat Lawang telah melakukan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemuktakhiran dan penetapan untuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) guna pendataan saat pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan tahun 2018 ini.

Informasi yang berhasil dihimpun diketahui jumlah total DPS sebanyak 188,655. Dengan rincian data pemilih laki-laki berjumlah 96,152 dan data pemilih bagi perempuan berjumlah 92,503.

Selain itu juga KPUD Empat Lawang telah menghitung dan menentukan sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggelar prosesi pesta demokrasi, yakni sebanyak 545 TPS, yang terdiri dari 156 Desa dan Kelurahan di sepuluh Kecamatan seKabupaten Empat Lawang.

Ketua KPUD Empat Lawang, Mobius Alhazan menyampaikan, Daftar Pemilih Sementara ini masih bisa diperbaiki lagi jika terjadi kekeliruan saat pendataan dilapangan.

“Daftar pemilih sementara ini merupakan tonggak awal, mulai dari pencoklitan yang dilakukan dengan cara mendata langsung dor to dor kerumah penduduk, pelaksanaan di PPS, kemudian di plenokan PPK dan  pleno KPU pada tingkat Kabupaten,” ujarnya

Sementara itu, hasil rekapitulasi daftar pemilih potensial Non KTP Elektronik untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang 2018, dengan jumlah sebanyak 15,469. Dengan rincian terdiri dari jumlah pemilih laki – laki sebanyak 8020 sedangkan untuk pemilih perempuan sebanyak 7449.

Namun, lanjut Mobius untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) pihaknya masih terus memutakhirkan data nya untuk merekalitulasi secara keseluruhan saat ini.

“Iya, untuk DPT belum bisa kita pastikan secara keseluruhan karena petugas kita masih bekerja memutakhirkan data real di lapangan,” Tandasnya. (mg14)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending