Connect with us

Empat Lawang

Ditemukan Lagi Peninggalan Bersejarah

Published

on

LUBANG: Tampak lubang Batu Kembang di Desa Jarakan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Selasa (18/12).

REL, Empat Lawang – Setelah sebelumnya ditemukan Batu Megalith, kini Desa Jarakan kembali digemparkan dengan penemuan sebuah ruangan-ruangan yang pondasinya mirip rumah di dalam tanah.

Berawal dari cerita masyarakat setempat tentang adanya peninggalan sejarah, maka Sukandi dan tim ekspedisinya mulai menjelajah sebuah kebun milik salah seorang warga Desa Jarakan untuk memastikan hal tersebut. Ternyata benar adanya, setibanya di sana Sukandi dan teman-teman menemukan sebuah lubang di permukaan tanah. Ketika digali lagi tanah tersebut menyatu dengan sebuah batu. Warga setempat menyebutnya dengan sebutan Batu Kumbang.

“Kalau digali lagi kedalaman lubang ini mencapai 3 meter. Ternyata tanah ini menyatu dengan batu,” kata Sukandi yang merupakan warga Desa Jarakan, Selasa (18/12).

Tak hanya sebatas itu, Sukandi dan teman-teman semakin takjub dengan hal lain yang ditemukan. Di permukaan Batu Kumbang tersebut menyerupai seperti sebuah runagan rumah. Terdiri dari beranda, ruang tengah, dan dapur. Jika diperkirakan luas dari pondasi ruangan tersebut dari beranda hingga ke dapur sekitar 20 meter.

“Ini benar-benar luar biasa. Di permukaan Batu Kumbang ini terdapat ruangan-ruangan. Dan di bagian tengahnya terdapat ukiran-ukiran,” ucapnya.

Dikatakan olehnya, saat ini Sukandi bersama tim sedang membersihkan dengan cara menebas rumput-rumput liar yang ada di sekitar Batu kumbang.

“Hari ini kami baru selesai membersihkan berandanya. Besok kami akan membersihkan bagian-bagian yang lainnya termasuk mencari hal-hal lain yang unik disekitaran batu kumbang,” pungkas Sukandi.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Empat Lawang Mgs Nawawi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dirinya juga diberi informasi dari komunitas yang mengatasnamakan pesana Jarakan mengenai penemuan batu tersebut.

“Tadi saya sudah diberi tahu melalui pesan whats app dari pesan Jarakan, mereka sudah menemukanya, namun kita sendiri belum mengetahui persisnya seperti, namun nanti akan kita agendakan untuk datang kesana sendiri,” ungkap Nawawi.

Termasuk lanjut Nawawi, untuk penemuan batu megalith yang di Desa Jarakan beberapa hari lalu juga akan di tinjau, nanti akan di luangkan waktu untuk menuju kelokasi tersebut.

“Nanti akan kita cek semua informasi yang masuk ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan (Sumsel) Budi Wiyana saat dikonfirmasi pihaknya nanti akan mengagendakan untuk mengunjungi Kabupaten Empat Lawang ingin meninjau temuan dari warga desa.

“Tanggal 20-24 nanti tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Empat Lawang dan Balai Arkeologi Sumsel mau ninjau temuan,” ujarnya. (mg15/12).

Empat Lawang

Satlantas Amankan Sabu Seberat 16 Kg

Published

on

By

AMANKAN : Satlantas Polres Empat Lawang berhasil mengamankan barang bukti diduga sabu dari mobil yang dikendarai Adnan dengan nomor kendaraan  BL 1394 NG, Selasa (20/8/2019)
  • Masih Terus Dilakukan Pengembangan

 

REL, Empat Lawang –  Adnan, pria asal Aceh Utara, Louksumawe Provinsi Aceh ditangkap Satlantas Polres Empat Lawang diduga membawa Narkoba jenis Sabu seberat 16 kg.

Adnan terjaring Pihak Satlantas Mapolres Empat Lawang di depan Pos Satlantas Talang Gunung Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 07.00 Wib.

Informasi didapat, pelaku ditangkap saat melintas di Jalan lintas Tengah Sumatera Tebing Tinggi Empat Lawang

Pelaku membawa Narkoba jenis sabu menggunakan kendaraan Roda Empat jenis Minibus Avanza warna hitam plat BL 1394 NG, saat melihat anggota polantas melakukan razia pelaku gugup.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil pelaku, didapati barang bukti sabu sebanyak 16 bungkus lebih kurang 16 Kg Narkoba diduga sabu dengan dikemas dalam kemasan

Diduga pelaku, akan mengantar barang tersebut ke Palembang.

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto dikonfirmasi membenarkan adanya tangkapan tersebut. “Reales sama bapak Kapolda mas,” terang Kapolres.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan barang bukti beserta terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang.

“Benar, ada penangkapan, saat ini masih dikembangkan,” katanya.

Disampaikamnya, saat ini Direktorat Polda Sumsel sudah membentuk tim yang bertugas untuk melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga terlibat jaringan Narkoba lintas provinsi itu.

“Direktorat Narkoba sudah turun ke sana, membantu pengejaran. Nanti akan dirilis setelah lengkap,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Petani Karet Merasa Belum Merdeka

Published

on

By

KARET : Nampak salah satu pengepul karet di Tebing tinggi sedang membeli karet dari petani, Selasa (20/8/2019).

REL, Tebing Tinggi – Petani Karet Kabupaten Empat lawang semakin menjerit, pasalnya pasca Idul Adha kemarin harga jual di tingkat petani semakin anjlok.

Seperti yang dikeluhkan Subhan petani karet Sesa Mekar Jaya kecamatan Tebing Tinggi, yang tak menyangka harga jual karet semakin hari semakin tidak menentu.

“Bukannya naik, malahan semakin hari semakin menurun harga jual karet ini,” keluhnya.

Dikatakannya, dirinya tidak mengetahui pasti penyebab dari semakin hari semakin anjloknya harga tersebut.

“Entahlah di daerah atau kabupaten lain apakah semakin anjlok juga atau hanya di Empat lawang saja yang kian hari kian tak berharga,” katanya.

Masih dikatakan Subhan, selain harga karet sangat tidak berimbang dengan harga sembako di pasaran seperti beras, cabe dan telur apalagi ayam, saat ini juga petani mengeluh karena sedang musim kemarau.

“Mano saat ini sedang musim kemarau, jangankan getah sungai pun ikut kering,” ungkapnya.

Senada dengan Lan petani lainnya juga mengeluhkan harga jual tersebut, dirinya bersama petani – petani yang lain sangat berharap kepada pemerintah untuk kembali menstabilkan harga jual karet sebab sebagian besar mata pencarian warga di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati adalah bergantung dengan hasil bumi juga yaitu Kopi dan karet.

“Harapan kami pemerintah kabupaten segera memberikan solusi untuk mensejahterakan kami para petani karena kalau tidak salah sektor pertanian menjadi salah satu program dari pemerintahan Empat lawang ke depan, saat inilah momen yang tepat kalau ingin membantu para petani. Kalau seperti ini terus kami petani merasa belum merdeka walaupun saat ini sedang perayaan Hut RI,” tuturnya.

Terpisah, Pen salah seorang pengepul karet mengatakan memang benar semenjak Idul Adha sampai saat ini harga karet kian menurun yang awalnya ia mampu membeli karet bersih (TS) dengan harga kisaran 7 ribu sampai 8 ribu perkilo namun sekarang hanya 5 ribu sampai 6 ribu saja dan untuk karet kotor (TJ) dibeli dengan harga 4 ribuan saja.

“Iya, memang dari pabrik tempat kita menjual itu harganya turun dan kita tak bisa berbuat banyak,” tukasnya. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bupati Kukuhkan 27 Anggota Paskibraka

Published

on

By

KUKUHKAN : Pelaksanaan upacara pengukuhan anggota Paskibra Kabuapaten Empat Lawang, di rumah dinas Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 27 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi di halaman Pemkab Empat Lawang, Sabtu (17/8/2019) mendatang, dikukuhkan Bupati Empat Lawang, di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Empat Lawang, Kamis (15/8/2019) malam.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyampaikan amanatnya mengatakan, anggota Paskibra merupakan putra-putri terpilih yang akan menjalankan tugas mulia mengibarkan sang merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sabtu mendatang.

“Pertanggungjawabkan itu, karena tidak semua orang yang bisa terpilih menjalankan tugas mulia ini,” kata Joncik.

Diapun mengingatkan, agar para anggota Paskibra yang sudah terpilih tersebut, mempersiapkan diri dengan baik, demi kesuksesan pelakasanaan upacara HUT Republik Indonesia nantinya.

“Jaga diri, jaga pola makan dan persiapkan diri kalian, agar pada saat mejalankan tugas mengibarkan merah putih berlangsung tanpa hambatan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, selaku Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik TNI maupun Polri yang telah melatih putra-putri terbaik ini, menjadi anggota Paskibaraka Kabupaten Empat Lawang.

“Mudah-mudahan, apa yang dilakuakan ini bernilai ibadah di hadapan Tuhan yang maha esa,” tandasnya. (mg20).

Baca Selengkapnya

Trending

Graha Rakyat Empat Lawang Jl. Lintas Sumatera Talang Banyu Tebing Tinggi Empat Lawang Sumatera Selatan Telp : 0702 7320044 Fex 0702 7320044