oleh

Disinyalir Banyak Tanah Milik Negara Hilang

REL, Empat Lawang – Sejumlah lahan negara yang berada di desa/kelurahan dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang, disinyalir tidak memilki sertifikat. Akibatnya, lahan negara tersebut, banyak hilang karena dicaplok oknum warga.

“Dulu, setiap desa/kelurahan ada lahan yang diberikan pemerintah pusat untuk dikelolah oleh Kepala desa yang menjabat, sebagai lahan usaha. Namun keberadaan tanah itu sekarang banyak tidak tahu lagi, cuma ada beberapa desa/kelurahan yang masih ada dan itupun tinggal sedikit lagi,” ungkap Ali, salah seorang warga Tebing Tinggi, saat dibincangi wartawan.

Persoalan tidak adanya sertifikat lahan tersebut sejak awal dikuasakan pembeliannya kepemerintah desa, membuat lahan itu sangat mudah dijual oleh oknum kades atau bisa jadi dicaplok oleh warga itu sendiri. “Makanya, sangat sulit mencari di mana lokasi tanah usaha desa tersebut. Apalagi kades/gindo yang membeli lahan itu sudah meninggal dunia, tidak mungkin lagi bisa dicari alias sudah hilang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dinas Perkim) Kabupaten Empat Lawang, Darno Bakar mengatakan, pihaknya bisa membantu pihak kelurahan/desa, mensertifikatkan lahan negara di wilayah desa/kelurahan, agar tidak hilang atau dicaplok oknum.

“Pihak kelurahan tinggal pasang batas atau patok lahan milik negara tersebut, lalu buat surat berita acaranya dan laporkan ke kami. Selanjutnya, biar kami yang urus sertifikatnya ke BPN,” ujar Darno saat ditemui di ruang tugasnya, Selasa (5/6).

Dia tak menapik, banyak lahan milik negara yang sebelumnya dikuasai oleh desa sebagai lahan usaha Kepala desa, hilang tak tahu di mana. “Makanya, kita berharap kerjasama pihak desa/kelurahan, agar segera melaporkan lahan milik negara tersebut ke kita, agar segera kita sertifikatkan, agar kedepannya tidak hilang,” tandasnya. (12)

BACA JUGA