oleh

Dewan Terima Aduan Kegiatan Pungli di Sekolah

REL, Empat Lawang – Komisi III DPRD Empat Lawang, mengingatkan pemerintah Kabupaten Empat Lawang, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang, untuk pro aktif mengawasi seluruh sekolah di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’.

Pasalnya, ada salah satu sekolah, diduga melakukan kegiatan pungutan diluar prosedur yang berlaku, hingga memberatkan wali murid.

“Kami telah menerima aduan terkait adanya dugaan pungutan liar di salah satu SMP. Dalam waktu dekat, sekolah tersebut segera kami datangi untuk memastikan itu,” ungkap anggota Komisi III DPRD Empat Lawang, Joni Riko saat dibincangi wartawan, Rabu (5/9).

Menurut anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Empat Lawang tersebut, pihaknya mendapat aduan langsung terkait dugaan pungutan liar (pungli) tersebut dari masyarakat. Jika aduan itu benar kata dia, ini merupakan preseden buruk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Empat Lawang, disaat ini.

“Saya belum bisa sebutkan nama sekolahnya, hanya saja saya sangat meyakini informasi ini benar adanya dan segera kita tindaklanjuti dengan mendatangi sekolah itu,” tegasnya.

Dijelaskannya, modus sekolah yang dia maksud dalam melakukan kegiatan pungli meminta uang dengan nilai bervariasi, dari Rp160 ribu per siswa hingga Rp800 ribu per siswa dan ini pungli murni bukan untuk beli baju seragam.

“Bahkan yang lebih miris, berdasarkan laporan yang kami terima, siswa kelas IX dipintai uang sebesar Rp200 ribu per siswa. Modusnya untuk buat tempat parkir, namun sampai sekarang tempat parkirnya belum juga dibuat,” beber Riko.

Bahkan lanjut Riko, berdasarkan sumber yang dapat dipercaya, sekolah tersebut secara terang-terangan melakukan kegiatan pungli tersebut. “Ini yang sangat kami sesalkan. Data laporan warga ini akan kami teruskan ke Dinas Pendidikan untuk segera ditindaklanjuti, setelah kami lakukan sidak dalam waktu dekat,” cetusnya. (12)

BACA JUGA