Connect with us

Empat Lawang

Dekat Fasilitas Kesehatan, Tumpukan Sampah Dikeluhkan

Published

on

SAMPAH : Tumpukan sampah di kawasan jalan poros Tebing Tinggi - Pendopo, lokasi tepatnya tak jauh dari Puskesmas Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Kamis (27/12/2018).

REL, Empat Lawang – Tumpukan sampah di kawasan jalan poros Tebing Tinggi – Pendopo, lokasi tepatnya tak jauh dari Puskesmas Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, sangat dikeluhkan pengguna jalan.

Pasalnya, selain membuat kondisi jalan tidak sedap dipandang dan berbau, tumpukan sampah tersebut telah memakan bahu jalan bahkan sudah melebar ke badan jalan, hingga mengganggu lalu lalang kendaraan.

“Kesannya, tumpukan sampah di sana seolah-olah menjadi gapura selamat datang di Kecamatan Pendopo. Saya selaku warga sangat berharap pemerintah segera melakukan tindakan tepat dan cepat, agar tumpukan sampah di sana dilakukan tindakan,” ungkap Rahman, salah seorang warga Kecamatan Pendopo, saat dibincangi wartawan, Kamis (27/12).

Menurut dia, tumpukan sampah yang berada tak jauh dari fasilitas kesehatan tersebut, sangat mengganggu dan sudah cukup lama terjadi. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan yang nyata untuk mengakhiri aktifitas pembuangan sampah oleh masyarakat di sana.

“Paling hanya digusur ke pinggir jalan. Tidak ada solusi yang terlihat agar tidak lagi terjadi pembuangan sampah di sana,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPTD) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kecamatan Pendopo, Muhibudin mengakui adanya tumpukan sampah di kawasan jalan poros di wilayah Kecamatan Pendopo. Menurut dia, tumpukan sampah di lokasi tersebut, tidak seluruhnya dari kawasan Pasar Pendopo Kabupaten Empat Lawang.

“Iya, hanya sekitar 25 persen saja sampah di sana dari Pasar Pendopo. Sisianya, 75 persen sampah sengaja dibuang oknum masyarakat sekitar situ,” ujar Muhibudin.

Keluhan tersebut memang pernah dia dengar dari masyarakat langsung. Tentu saja pihaknya sudah berupaya mengatasi hal itu dengan mengirimkan surat resmi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, untuk segera melakukan penggusuran sampah di lokasi agar tidak melebar ke badan jalan. “Namun, hingga saat ini belum juga ada tindakan dari mereka, pihak DLH Kabupaten Empat Lawang,” kata dia.

Padahal, lanjut dia, pihaknya telah menyurati DLH Kabupaten Empat Lawang, sejak 10 Desember 2018 lalu. “Namun hingga kini tak juga digusur pakai alat berat. Wajar saja jika kini sudah melebar ke badan jalan,” jelasnya.

Ditemui terpisah, Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali saat dikonfirmasi di kantornya yang beralamat di jalan poros Tebing Tinggi – Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) KM 7,5 Tebing Tinggi mengatakan, terjadinya tumpukan sampah di lokasi tersebut, karena di wilayah Kecamatan Pendopo tidak ada tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

“Makanya kita berharap di Kecamatan Pendopo ada lokasi TPS untuk pengelolaan sampah di sana,” jelas Munfazir.

Diapun menyebut, lokasi TPS yang diharapkan segera dibebaskan lahannya tersebut, merupakan lokasi tempat untuk menumpuk sampah sementara, yang selanjutnya diangkut kembali ke lokasi tempat pembuangan akhir (TPA). “Infonya, lahan untuk dibebaskan itu sudah ada dan pemiliknya sudah setuju. Entah mengapa sampai saat ini belum dibebaskan, kita juga tidak begitu faham,” sebutnya.

Terkait melubernya sampah di jalan poros kawasan Kecamatan Pendopo, Munfazir menyebut sampah tersebut memang ada yang berasal dari Pasar Pendopo, namun penumpukan sampah di lokasi tersebut bersifat sementara dan kendaraan yang menempuk sampah di lokasi, tidak pernah di bahu jalan, namun selalu ke arah luar jalan.

“Insyaallah secepatnya segera kita tindaklanjuti untuk membersihkannya, namun saat ini ada alat berat kita yang rusak. Kepada masyarakat juga, kami mohon pengertiannya agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, demi kebaikan kita bersama,” pintanya. (12).

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending