Connect with us

Empat Lawang

Dari Tukang Ojek ke Ketua DPRD Empat Lawang

Published

on

Persi, SE Ketua DPRD Empat Lawang

Ternyata, Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Persi SE ialah sosok pejuang tangguh. Bukanlah hal yang mudah untuk bisa menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang. Siapa sangka bahwa seorang Persi pernah menjalani profesi sebagai tukang ojek dan tenaga honorer. Penasaran dengan kisahnya, silakan baca tulisan di bawah ini.

Anita Silvia – Tebing Tinggi

Setelah mendengar sedikit kisah perjuangan dari ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, pastilah banyak yang tidak menyangka bahwa seorang Persi SE pernah menjalani profesi sebagai tukang ojek dan juga tenaga honorer di kota Lahat. Pertama kali SK nya turun sebagai tenaga honorer yakni pada tanggal 20 hari Jumat tahun 2005 tepatnya di kantor Dispenda Lahat ruangan Pengawasan.

“Saya 2005 ngojek sekaligus jadi tenaga honorer juga. Sepulang kerja sekalian ada waktu luang jadi saya ngojek,” kata Persi di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019).

Sejak kelas 2 sekolah Dasar, Persi sudah ditinggalkan oleh ayahnya. Persi merupakan sosok yang pandai bergaul dan ramah. Ia mempunyai hobi yang cukup unik yakni hobi menjenguk orang sakit. Dari hal kecil tersebut, sudah tergambar bahwa Persi ialah sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap orang lain. Jadi wajar saja, jika sekarang ia dipercayai untuk menjadi pelayan bagi masyarakat Empat Lawang.

“Sedari kecil saya itu suka sekali menjenguk orang yang sakit. Asal tahu siapa yang sakit pasti saya jenguk,” tuturnya.

Pada tahun 2014, Persi memenangkan pileg Dapil II Kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan dan diamanahkan menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang.

Kemudian di tahun 2019 kembali berjuang dan berkat doa orangtua, istri, dan tentunya doa dan dukungan dari masyarakat, Persi kembali duduk di kursi legislatif. Kali ini dengan diraihnya suara terbanyak maka Persi yang dulunya seorang tukang ojek menjelma menjadi seorang ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang.

Selain itu, Persi mengatakan alasan lainnya terjun ke dunia politik ialah termotivasi dari sosok kakak iparnya yang kini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Empat Lawang.

“Kakak ipar kan sudah lebih dulu terjun ke dunia politik. Nah dari situ saya belajar. Ada banyak teknik yang saya pelajari untuk terjun ke dunia politik,” ucap Persi.

Dengan menjabatnya Persi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, tentu akan banayak PR untuk mensejahterakan masyarakat yang sudah memberikan amanah kepadanya. Persi mengatakan ada point yang diutamakannya untuk membangun Empat Lawang menjadi lebih baik yakni Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan. (*)

Empat Lawang

Kabur Ketika Tim Gabungan Gerebek Gelanggang Sabung Ayam

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah dirobohkan dan di bakar.

REL,Empat Lawang – Tim gabungan Tni -Polri serta polisi pamong praja Kabupaten Empat Lawang menggerebek arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang.Selasa (24/11).

Hal tersebut dikarenakan dari informasi masyarakat,bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim polres Empat Lawang AKP.Mursal Mahdi,S.H,.M.H mengatakan Diduga pemilik gelanggang sabung ayam sudah mengetahui bahwa hari ini akan ada penggerebekan oleh tim gabungan.

“Diduga kedatangan tim gabungan sudah diketahui oleh pemilik gelanggang sabung ayam, sehingga arena gelanggang sabung ayam sudah kosong tidak Ada orang,”Kata AKP.Mursal Mahdi.

Namun lanjutnya ,setelah didapati dilokasi sudah tidak ada lagi pelaku sabung ayam, tim gabungan langsung membongkar dan membakar arena tempat sabung ayam

“Tim langsung merobohkan dan membakar tempat perjudian di Arena gelanggang sabung ayam yang bertempat di Desa Muara Semah Kecamatan Muara pinang tersebut,”Jelasnya(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending