Connect with us

Empat Lawang

Dapati 28 Paket Sabu,Sa’ari Mendekap Dijeruji Besi

Published

on

Caption : Tersangka saat di bawa ke Mapolres Empat Lawang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

REL,Empat Lawang – Personil Mapolres Empat Lawang melalui Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) berhasil mengamankan tersangka Sa’ari (52) Bin Dalan (Alm) warga Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang.

yang memiliki 28 paket sabu dengan berat brutto 5.28 gram. didalam bungkus rokok, satu buah Handphone dan uang sebanyak 290 ribu.

Menurut pengakuan Tersangka Sa’ari saat di introgasi pihak kepolisian barang haram tersebut di dapatinya dari warga Kecamatan Tebing Tinggi.

“Modal saya 4 juta, saya beli dari Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang dan baru pertama kali ini melakukan jual beli sabu,” jelasnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatnarkoba) IPTU Rusdiyanto membenarkan kemarin Rabu (22/4/20) telah mengamankan 1 (satu) orang yang hendak melarikan diri kearah hutan yang berada dibelakang rumah tersangka.

Setelah diamankan,dilakukan penggeladahan terhadap tersangka dan di temukan disaku celana tersangka disebelah kanan depan.

“Kita dapati plastik hitam yang didalamnya terdapat sebuah kotak rokok dan setelah dibuka berisikan 28 (dua puluh delapan) paket plastik bening yg diduga narkotika jenis sabu,”Jelas IPTU Rusdiyanto.

Kemudian Lanjut Rusdiyanto,tersangka mengaku barang bukti yang didapatkannya dari seorang yang berinisial DY (DPO) yang beralamatkan di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Masih dikatakan Rusdiyanto,tersangka dan Barang Bukti dibawa dan diamankan ke kantor Satresnarkoba untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Tersangka dikenakan uud Primer pasal 114 ayat (1) Subsider 112 ayat (1) UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan acaman hukuman diatas 6 tahun penjara,”Tukasnya.(Mg20).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending