Connect with us

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Empat Lawang

Banjir bandang sapu 3 buah jembatan gantung

Published

on

Caption : Tiga jembatan di terjang banjir bandang

 

#Hantam Tiga Jembatan gantung dan sapu lahan persawahan hingga perkebunan warga.

 

REL,Empat Lawang – Banjir bandang yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan hingga persawahan warga Kabupaten Empat Lawang pada hari Sabtu (25/1/20).

Dari data yang di himpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang ada tiga jembatan gantung di Desa Nanjungan Kecamatan Paiker,di Desa Lesung Batu Lintang Kanan yang mengalami rusak berat,pohon tumbang dan tanah longsor di Desa Cangguh kecamatan Talang Padang dan banjir di Desa Batu Raja Lama dan Sugiwaras kecamatan Tebing Tinggi serta lahan perkebunan dan persawahan milik warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto mengatakan kejadian tersebut di akibatkan curah hujan yang tinggi mengguyuri kabupaten Empat Lawang sejak dua hari terakhir ini.

“Intensitas curah hujan yang lebat mengguyuri Empat Lawang dalam dua hari ini yang mengakibatkan tanah menjadi erosi dan debit sungai meninggi sehingga mengakibatkan beberapa jembatan gantung di Empat Lawang mengalami kerusakan di terjang aliran sungai,”Ungkap Kuswinarto.Sabtu (25/1/20).

Atas kejadian bencana alam tersebut ,kerugian belum bisa di tafsir berapa kerugian yang di alami warga dan pemerintah dalam banjir bandang tersebut.

“Belum bisa di takar berapa kerugian yang di alami,terjadinya bencana alam yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan warga,”Jelasnya.

Kendati dirinya menghimbau masyarakat agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat musim penghujan yang bisa berdampak longsor dan banjir.

“Kepada masyarakat Empat Lawang yang rumahnya di pinggiran sungai dan di bawah lereng tebingan agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat intensitas curah hujan yang semakin tinggi yang bisa berdampak lonsor dan banjir,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang,

Published

on

Caption : Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang,

 

 

# Targetkan Tamat Kelas 6 SD IT Aisyiyah Hafal Juz 30

 

 

REL,Empat Lawang – Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang, pada hari Sabtu (25/1/2020).

Ketua PWA Sumsel, Darmi Hartati, turut mengapresiasi semangat dari ibu Aisyiyah Empatlawang, dengan mendirikan SD IT Aisyiyah Empat Lawang tersebut.

“Bahwa ini lah bentuk Aisyiyah, yang selalu berjuang dan berjihad untuk membangun amal usahanya. Maka dari itu masyarakat dan Pemerintah terkhusus warga muhammadiyah, dipersilakan membantu kami mendirikan bangunan tersebut “. Katanya.

Darmi menjelaskan, tidak hanya bangunan fisik SD IT Aisyiyah Empat Lawang. Namun juga membentuk Akhlak yang baik dan menamatkan murid kelas 6 SD IT Aisyiyah hafal Juz 30.

“SD IT Aisyiyah Empat Lawang ini memang harus menamatkan anak muridnya, harus hafal juz 30, aisyiyah ini juga akan mengajarkan menjadi imam, paling tidak dia (Murid) bisa mengimami temannya, dan anggota keluarganya, itu targetnya. Kemudian dia memiliki akhlak yang baik, akhlakul kharimah, ditengah tengah modernisasi yang begini pesat ini, agar jangan mudah terpengaruh”. Jelasnya

Ditempat yang sama, Ketua PWA Sumsel didampingi Anggota PWA lainnya memberikan bekal pelatihan Mubalighat kepada warga Aisyiyah Empat lawang, dengan materi yang berkenaan dengan ideologi Muhammadiyah.

“ideologi Muhammadiyah tentulah Ideologinya Aisyiyah, karena aisyiyah ini adalah organisasi perempuannya Muhammadiyah, maka dari itu pelatihan mubalighat ini dibentuk atau disusun dengan aturan-aturan yang berlaku, antaralain peserta pelatihan, harus menyampaikan dakwah ini sebagai warga Aisyiyah, bagaimana dakwah ini mengembalikan masyarakat kepada Alquran dan As-sunah yang makbullah”. Tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Empat Lawang, H Amran Rosyadi ZA, mengatakan bahwa SD IT Aisyiyah Empatlawang ini adalah salah satu bentuk kemajuan PDM di Aisyiyah Empat Lawang.

“Karena Prosfeknya sangat bagus, disamping tenaga pendidiknya profesional, dan peminatnya sangat banyak, khususnya dari anak-anak pejabat masuk kesekolah ini, semoga dengan adanya gedung ini nanti, mudah2an kita bisa menerima murid lebih banyak lagi, agar terwujud untuk mendidik anak yang berlandas islam”. Katanya

Lanjut H Amran, pembangunan gedung tersebut diperkirakan pada saat penerimaan murid baru, bisa ditingkatkan.

“Inshaa Allah, ini semua berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan. Penerimaan murid baru nanti bisa ditingkatkan. Dan jika ada warga muhammadiyah ingin membantu pendirian ini, baik berupa materil maupun semangat, apalagi dari wali murid kiranya dapat membantu pelaksanaanya terutama dari Dana” Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jembatan Roboh,Lahan persawahan ikut terendam banjir

Published

on

Caption : Lahan persawahan warga Kecamatan Paiker terendam banjir bandang

 

 

REL,Empat Lawang – Banjir bandang kembali melanda kabupaten Empat Lawang tepat nya di Desa Nanjungan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang mengakibatkan Jembatan dan sawah milik warga terendam banjir.

Dari pantauan wartawan rakyatempatlawang.com banjir bandang terjadi pada hari sabtu (25/1/20) sekitar pukul 11 : 30 Wib.dengan Intensitas Curah hujan yang lebat mengguyuri kabupaten empat lawang beberapa hari ini ,sehingga drainese diwilayah tersebut tidak mampu menampung debit air yang datang dan mengakibatkan banjir diwilayah Nanjungan.

Caption : Jembatan di Desa Nanjungan Kecamatan Paiker Roboh diterjang derasnya aliran sungai 

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto dampak dari bencana tersebut mengakibatkan satu unit jembatan roboh di hantam arus air dan merendam lahan persawahan warga.

“Dari pantauan petugas dilapangan kurang lebih 1 Unit Jembatan roboh dihantam arus air dan beberapa hektar sawah terendam banjir ,dari Kejadian banjir tersebut mengalami ditafsir kerugian materil yang diperkirakan keseluruhan kurang lebih sampai Puluhan Juta,”Jelasnya

Sementara Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) Noperman saat di kompirmasi melalui Via Telepon membenarkan telah terjadi banjir bandang yang merendam lahan persawahan warga paiker dan jembatan nanjungan.

“Ya benar Jembatan nanjungan roboh tapi itu akses jalan warga menuju ke perkebunan selain jembatan itu ada jalan alternatif yang bisa di lewati dan lahan persawahan warga juga ikut terendam banjir tapi saat ini bukan dalam keadaan mau panen tapi mau mulai bercocok tanam,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending